• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaki Bengkak Setelah Melahirkan Akibat Darah Tinggi

Kaki Bengkak Setelah Melahirkan Akibat Darah Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Preeklampsia dan preeklampsia postpartum adalah gangguan hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan. Gangguan ini adalah salah satu yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Tekanan darah tinggi pada kehamilan terjadi jika tekanan darah berada di atas 140/90. Hal ini menyebabkan pembengkakan pada tubuh, terutama pada kaki. 

Preeklampsia postpartum terjadi setelah melahirkan, baik ibu mengalami tekanan darah tinggi atau tidak selama kehamilan. Selain tekanan darah tinggi, gejala yang terjadi mungkin termasuk sakit kepala, sakit perut, dan mual. Kondisi ini dapat memperpanjang pemulihan setelah melahirkan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius. 

Baca juga: Kaki Bengkak Saat Hamil? Ini Cara Mengatasinya

Alasan Terjadinya Pembengkakan Setelah Melahirkan

Sementara tekanan darah tinggi berlangsung setelah melahirkan, tubuh membawa cairan ekstra selama kehamilan. Volume darah ibu pun dapat berlipat ganda. Volume cairan yang ekstra terdorong selama persalinan ke area kaki dan wajah. Kamu mungkin akan merasa seperti lebih bengkak atau gemuk di bagian wajah, lengan, dan kaki. 

Tubuh wanita menghasilkan 50 persen lebih banyak darah dan cairan tubuh selama kehamilan untuk mendukung bayi yang sedang berkembang. Seorang wanita dapat mempertahankan lebih dari 3 kilogram cairan di seluruh tubuh selama kehamilan. 

Kaki bengkak setelah lahir adalah hal yang sering terjadi pada ibu setelah melahirkan. Baik itu ibu yang melalui proses persalinan alami ataupun operasi caesar. Bagi ibu yang melewati persalinan operasi caesar cairan ekstra juga didapat dari infus. 

Baca juga: Darah Tinggi pada Ibu Hamil, Ini Cara Mengobatinya

Mengatasi Pembengkakan Setelah Melahirkan

Untungnya, pembengkakan kaki atau pembekakan tubuh lainnya setelah melahirkan dapat disembuhkan. Ginjal akan mengeluarkan cairan tersebut melalui kencing. Selain itu, ibu dapat melakukan beberapa usaha lain untuk mengeluarkan cairan. Setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu untuk pulih. Ibu hanya perlu menjaga pola makan sehat, istirahat yang cukup, dan melakukan beberapa olahraga untuk membantu tubuh kembali ke keadaan normal. 

Cara-cara berikut ini dapat membantu mengurangi pembengkakan pasca-persalinan dengan meningkatkan sirkulasi:

1. Minum Air 

Tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi berat air dalam tubuh. Ini karena dehidrasi membuat tubuh menahan air tambahan. Air juga membantu mendorong produk limbah melalui ginjal, yang dapat menjaga sistem tubuh tetap sehat dan mempercepat pemulihan setelah kehamilan. 

2. Tinggikan Posisi Kaki

Untuk mengurangi pembengkakan pada kaki dan meningkatkan sirkulasi, cobalah untuk mengangkat kaki beberapa waktu. Ini dapat mendorong air mengalir ke seluruh tubuh. Cairan mengalir secara alami ke kaki ketika seseorang berdiri, sehingga dengan mengangkat kaki dapat mengurangi pembengkakan sementara. 

3. Lakukan Olahraga Ringan

Banyak orang yang merasakan bahwa olahraga ringan dapat mengurangi pembengkakan dan gejala yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi. Bergerak dapat membantu darah dan air bersirkulasi dan mencegahnya menggenang. Rekomendasi olahraga yang dapat kamu lakukan pasca persalinan yaitu berjalan, yoga ringan, berenang, dan pilates. 

Baca juga: Ibu Hamil, Begini Cara Menjaga Tekanan Darah Normal

4. Kenakan Kaus Kaki Kompresi

Dengan mengenakan kaus kaki atau stoking kompresi dapat membantu mengurangi pembengkakan dalam periode 24 jam setelah melahirkan. Stoking kompresi dapat membantu meningkatkan aliran darah dengan mengurangi ukuran pembuluh darah di kaki. Ini mendorong pembuluh untuk mensirkulasi lebih banyak darah dalam waktu yang lebih singkat. 

Itulah yang perlu ibu ketahui mengenai pembengkakan pasca-persalinan dengan kaitannya dengan tekanan darah tinggi. Jika gejala tekanan darah tinggi pasca-persalinan cukup mengganggu, sebaiknya segera bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Parents. Diakses pada 2020. Postpartum Swelling: Everything You Need to Know.
Healthline Parenthood. Diakses pada 2020. What You Should Know About Preeclampsia After Birth.