Ad Placeholder Image

Kala 2 Persalinan: Proses, Durasi dan Tips Mengejan!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Februari 2026

Kala 2 Persalinan: Tanda, Durasi & Cara Mengejan Efektif

Kala 2 Persalinan: Proses, Durasi dan Tips Mengejan!Kala 2 Persalinan: Proses, Durasi dan Tips Mengejan!

Apa Itu Kala 2 Persalinan?

Kala 2 persalinan adalah fase krusial dalam proses melahirkan, yaitu saat bayi dilahirkan. Tahap ini dimulai ketika leher rahim (serviks) telah membuka sepenuhnya, mencapai diameter 10 cm, dan berakhir saat bayi keluar dari rahim ibu.

Pada fase ini, ibu akan merasakan kontraksi yang semakin kuat dan sering, berlangsung antara 60 hingga 90 detik. Sensasi ingin mengejan juga akan semakin kuat seiring dengan turunnya kepala bayi ke jalan lahir.

Tanda dan Gejala Kala 2 Persalinan

Beberapa tanda dan gejala yang menandakan dimulainya kala 2 persalinan meliputi:

  • Dorongan kuat untuk mengejan, mirip seperti ingin buang air besar.
  • Peningkatan tekanan pada area rektum dan vagina.
  • Perineum (area antara vagina dan anus) tampak menonjol.
  • Vulva dan vagina mulai membuka.

Berapa Lama Durasi Kala 2 Persalinan?

Durasi kala 2 persalinan bervariasi pada setiap ibu. Secara umum, durasi normal adalah:

  • Ibu yang baru pertama kali melahirkan (primipara): Maksimal 2 jam.
  • Ibu yang sudah pernah melahirkan (multipara): Maksimal 1 jam.

Jika kala 2 berlangsung lebih lama dari waktu tersebut, tenaga medis akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan tindakan yang diperlukan.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Kala 2 Persalinan?

Selama kala 2 persalinan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Mengejan dengan benar: Ibu harus mengejan bersamaan dengan datangnya kontraksi, mengarahkan kekuatan ke arah anus.
  • Pemenuhan kebutuhan cairan: Pastikan ibu tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup.
  • Posisi yang nyaman: Pilih posisi mengejan yang paling nyaman untuk membantu mendorong bayi keluar.
  • Pengurangan nyeri: Minta bantuan tenaga medis untuk mengurangi rasa sakit.
  • Istirahat di antara kontraksi: Manfaatkan waktu istirahat untuk memulihkan tenaga.

Manajemen Kala 2 Persalinan oleh Tenaga Medis

Tenaga medis akan melakukan beberapa tindakan untuk membantu kelancaran kala 2 persalinan, antara lain:

  • Memastikan pembukaan lengkap: Melakukan pemeriksaan dalam untuk memastikan serviks sudah membuka 10 cm.
  • Memimpin mengejan: Memberikan instruksi kapan dan bagaimana cara mengejan yang efektif.
  • Pertolongan kelahiran: Membantu menahan perineum (perasat Ritgen) untuk mencegah robekan dan memandu keluarnya kepala, bahu, dan badan bayi.

Kala 2 Persalinan Lama, Kapan Harus ke Dokter?

Jika kala 2 persalinan berlangsung lebih lama dari durasi normal (2 jam untuk primipara dan 1 jam untuk multipara), kondisi ini disebut sebagai kala 2 lama. Beberapa faktor dapat menyebabkan kala 2 lama, seperti:

  • Posisi bayi yang tidak optimal.
  • Kontraksi yang tidak efektif.
  • Ibu kelelahan.
  • Ukuran bayi yang besar.

Dalam kondisi ini, tenaga medis akan melakukan evaluasi untuk menentukan penyebabnya dan mengambil tindakan yang sesuai, seperti:

  • Memberikan bantuan persalinan dengan vakum atau forsep.
  • Melakukan operasi caesar.

Komplikasi Kala 2 Persalinan

Meskipun jarang terjadi, beberapa komplikasi dapat muncul selama kala 2 persalinan, meliputi:

  • Robekan perineum: Terjadi akibat peregangan jaringan perineum saat bayi keluar.
  • Perdarahan: Dapat terjadi akibat robekan atau atonia uteri (rahim tidak berkontraksi dengan baik).
  • Distosia bahu: Bahu bayi tersangkut di belakang tulang kemaluan ibu.
  • Gawat janin: Bayi mengalami kekurangan oksigen.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Kala 2 persalinan adalah tahap penting dalam proses kelahiran. Memahami tanda dan gejala, serta tindakan yang perlu dilakukan, dapat membantu ibu merasa lebih siap dan tenang. Jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran seputar persalinan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan melalui aplikasi Halodoc. Dengan Halodoc, ibu dapat terhubung dengan dokter terpercaya kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang akurat.