Hitung Kalori Dimsum Kukus, Makan Enak Tetap Terkendali

DAFTAR ISI
- Rincian Kalori Berdasarkan Jenis Dimsum
- Kandungan Nutrisi di Dalam Dimsum
- Bahaya Konsumsi Dimsum Berlebihan
- Tips Makan Dimsum Sehat Saat Diet
- Studi Terkait
- FAQ
Siapa yang bisa menolak kelezatan dimsum? Camilan asal Tiongkok ini telah menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Mulai dari kedai pinggir jalan hingga restoran bintang lima, dimsum selalu dicari karena rasanya yang gurih, teksturnya yang lembut, dan variasi pilihannya yang sangat beragam. Namun, bagi kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan atau sekadar menjaga gaya hidup sehat, pertanyaan dimsum berapa kalori pasti sering terlintas di pikiran.
Meskipun ukurannya kecil dan sering dianggap sebagai “makanan ringan”, kalori di dalam dimsum bisa menumpuk dengan cepat tanpa kamu sadari. Bahan baku utamanya yang terdiri dari daging berlemak, tepung tapioka, dan penggunaan minyak pada jenis tertentu membuat makanan ini memiliki kepadatan energi yang cukup tinggi. Penting untuk memahami nilai gizi di balik setiap butir siomay atau hakau yang kamu santap agar target kesehatanmu tetap terjaga.
Memahami asupan kalori harian adalah langkah awal yang krusial dalam manajemen berat badan. Jika kamu merasa kesulitan mengatur pola makan atau memiliki kondisi medis tertentu seperti kolesterol tinggi yang dipicu oleh pola makan, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan panduan gizi yang tepat.
Nah, mau tahu apa saja rincian kalori dari berbagai jenis dimsum dan bagaimana cara menikmatinya dengan tetap sehat? Berikut ulasannya!
Rincian Kalori Berdasarkan Jenis Dimsum
Pertanyaan mengenai dimsum berapa kalori tidak bisa dijawab dengan satu angka pasti, karena setiap jenis memiliki bahan baku dan metode memasak yang berbeda. Berikut adalah estimasi kalori untuk jenis-jenis dimsum yang paling populer di Indonesia:
1. Siomay (Shumai) Ayam atau Udang
Siomay adalah jenis dimsum yang paling umum. Biasanya terbuat dari campuran daging ayam atau udang dengan tepung tapioka dan bumbu. Satu butir siomay kukus (sekitar 30-40 gram) rata-rata mengandung 50 hingga 80 kalori. Jika kamu memakan satu porsi berisi 4 butir, maka total kalorinya bisa mencapai 200-320 kkal. Angka ini belum termasuk saus sambal atau kecap asin yang sering menyertainya.
2. Hakau (Dumpling Udang)
Hakau dikenal dengan kulit transparannya yang kenyal dan isian udang utuh. Karena kulitnya cenderung lebih tipis dan isiannya didominasi protein laut, kalorinya sedikit lebih rendah dibandingkan siomay daging. Satu butir hakau mengandung sekitar 40 hingga 60 kalori. Namun, hati-hati dengan kandungan natriumnya yang seringkali cukup tinggi dari bumbu perendam udang.
3. Ceker Ayam (Feng Zhao)
Dimsum ceker biasanya diolah dengan cara digoreng terlebih dahulu sebelum dikukus dengan saus dadih kacang merah atau saus tiram. Karena proses penggorengan dan penggunaan saus yang kental, kalori pada ceker cukup tinggi. Satu porsi ceker ayam (isi 3-4 potong) bisa mengandung sekitar 150 hingga 250 kalori, dengan persentase lemak yang cukup dominan dari kulit ayam.
4. Lumpia Goreng (Spring Rolls)
Jenis ini adalah “musuh” bagi kamu yang sedang diet. Karena dimasak dengan cara deep-frying, satu buah lumpia goreng ukuran sedang bisa mengandung 100 hingga 150 kalori. Lemak jenuh dari minyak goreng menambah beban kalori secara signifikan dibandingkan versi kukus.
5. Bakpao Kecil (Bakpao Karakter/Mini)
Bakpao kukus dengan isian daging ayam, kacang hijau, atau telur asin memiliki kalori yang berasal dari karbohidrat tepung terigu. Satu buah bakpao mini mengandung sekitar 90 hingga 150 kalori, tergantung pada jenis isiannya. Isian telur asin atau daging babi biasanya memiliki kalori yang lebih tinggi dibandingkan isian sayur atau ayam tanpa lemak.
Tips Mengontrol Porsi Dimsum
- Gunakan piring kecil agar porsi makanan terlihat lebih banyak.
- Minum segelas air putih sebelum mulai makan untuk memberi rasa kenyang lebih cepat.
- Pilih maksimal dua jenis dimsum yang digoreng, sisanya pilih yang dikukus.
Kandungan Nutrisi di Dalam Dimsum
Selain mengetahui dimsum berapa kalori, kamu juga perlu memperhatikan profil makronutrisinya. Dimsum umumnya tinggi akan karbohidrat dan protein, namun juga mengandung lemak dan natrium yang perlu diwaspadai.
1. Protein
Isian seperti udang, ayam, dan ikan memberikan asupan protein yang baik untuk perbaikan jaringan tubuh. Namun, seringkali produsen menambahkan lemak ayam atau lemak sapi ke dalam adonan untuk memberikan tekstur yang juicy dan rasa yang lebih gurih. Hal ini secara otomatis meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam makanan tersebut.
2. Karbohidrat
Kulit dimsum terbuat dari tepung tapioka, tepung gandum, atau tepung beras. Ini adalah sumber karbohidrat sederhana yang cepat dicerna tubuh. Konsumsi berlebihan tanpa diimbangi serat bisa menyebabkan lonjakan gula darah, terutama jika dimsum dikonsumsi sebagai makanan utama dalam jumlah besar.
3. Natrium (Garam)
Ini adalah aspek yang sering terlupakan. Dimsum diolah dengan banyak bumbu seperti kecap asin, saus tiram, dan MSG. Satu porsi makan dimsum bisa memenuhi hampir 50% dari kebutuhan natrium harianmu. Kelebihan natrium dapat menyebabkan retensi air dalam tubuh (bloating) dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
Bahaya Konsumsi Dimsum Berlebihan
Makan dimsum sesekali tentu tidak masalah. Namun, menjadikannya menu harian dalam porsi besar bisa berdampak negatif pada kesehatan:
- Peningkatan Berat Badan: Karena ukurannya kecil, kita cenderung tidak merasa kenyang setelah makan beberapa butir, sehingga terus menambah porsi. Akumulasi kalori yang melebihi kebutuhan harian akan disimpan sebagai lemak.
- Kadar Kolesterol Tinggi: Penggunaan bagian daging yang berlemak dan proses penggorengan menyumbang kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang dapat menyumbat pembuluh darah.
- Gangguan Pencernaan: Dimsum yang terlalu berminyak atau pedas dapat memicu gejala asam lambung atau GERD pada individu yang sensitif.
Jika kamu merasa memiliki gejala kolesterol tinggi atau masalah pencernaan setelah mengonsumsi makanan tertentu, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc guna mendapatkan penanganan medis dan saran pola makan yang lebih sehat.
Tips Makan Dimsum Sehat Saat Diet
Kamu tetap bisa menikmati dimsum tanpa merusak program dietmu dengan mengikuti beberapa tips berikut:
1. Prioritaskan Dimsum Kukus
Selalu pilih varian yang dikukus (steamed) daripada yang digoreng. Teknik mengukus tidak menambahkan lemak ekstra ke dalam makanan dan menjaga nutrisi bahan baku tetap terjaga dengan baik.
2. Batasi Penggunaan Saus
Saus sambal kemasan, saus tiram, atau kecap asin mengandung gula dan garam yang tinggi. Gunakan sesedikit mungkin, atau ganti dengan irisan cabai segar dan sedikit perasan jeruk nipis untuk rasa pedas asam yang lebih alami.
3. Tambahkan Sayuran
Pesanlah menu sampingan berupa sayuran kukus seperti kailan atau brokoli. Serat dari sayuran akan membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan memperlambat penyerapan lemak dari dimsum.
4. Perhatikan Urutan Makan
Mulailah dengan minum air putih, lalu makan sayuran, kemudian barulah menikmati dimsum. Urutan ini efektif untuk mencegah makan berlebihan (overeating).
Studi Mengenai Konsumsi Makanan Olahan dan Kalori
The American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa konsumsi makanan dengan kepadatan energi tinggi namun rendah serat (seperti banyak jenis dimsum olahan) berkaitan erat dengan peningkatan risiko obesitas pada orang dewasa. Penelitian tersebut menekankan pentingnya kontrol porsi pada makanan kecil yang memiliki kalori tersembunyi.
Selain itu, riset dalam Journal of Hypertension menunjukkan bahwa asupan natrium tersembunyi dalam camilan gurih merupakan kontributor utama peningkatan tekanan darah di masyarakat perkotaan. Hal ini memperkuat alasan mengapa kita harus bijak dalam menentukan berapa banyak butir dimsum yang masuk ke perut kita dalam satu waktu.
Jika kamu ingin mendukung metabolisme tubuh selama menjalankan pola diet, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan suplemen vitamin atau serat tambahan yang sesuai dengan anjuran tenaga medis.
Sangat penting untuk diingat bahwa kunci dari kesehatan bukanlah menghindari makanan enak sepenuhnya, melainkan menjaga keseimbangan (moderasi). Jika keluhan kesehatan seperti pusing atau rasa berat di tengkuk muncul setelah makan dimsum, segeralah periksakan diri.
Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung diet dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah gizi dan berat badan yang sedang dialami melalui Halodoc.
Punya Keluhan Berat Badan atau Pencernaan? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa berat badan naik setelah sering jajan dimsum, atau bingung menentukan menu diet yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Dim Sum Calories and Nutrition Facts.
MyFitnessPal. Diakses pada 2026. Calories in Dim Sum Steamed Dumplings.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sodium: How to Tame Your Salt Habit.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Hidden Calories in Popular Snacks.
FAQ
1. Dimsum berapa kalori jika isiannya hanya sayur?
Dimsum sayur kukus umumnya mengandung kalori paling rendah, yakni sekitar 30-45 kalori per butir. Namun, tetap perhatikan jenis tepung kulit yang digunakan.
2. Apakah makan dimsum di malam hari bikin gemuk?
Prinsipnya adalah total kalori harian. Namun, makan makanan tinggi natrium dan kalori seperti dimsum di malam hari dapat memicu retensi air dan gangguan tidur jika perut terlalu kenyang.
3. Jenis dimsum apa yang paling tinggi kalorinya?
Biasanya adalah jenis yang digoreng dan mengandung daging babi berlemak atau telur asin, seperti Lumpia Goreng atau Bakpao Telur Asin, yang bisa melebihi 150 kalori per porsi kecil.
4. Bolehkah penderita hipertensi makan dimsum?
Boleh, namun harus sangat dibatasi karena kandungan garamnya yang tinggi. Sebaiknya pilih versi buatan rumah yang rendah garam dan tanpa tambahan MSG.



