• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam?

Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 07 April 2021
Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam?

Halodoc, Jakarta – Saat mengalami gejala kesehatan tertentu, kamu dianjurkan untuk menemui dokter umum terlebih dahulu untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui kondisi yang kamu alami. Namun, setelah itu, terkadang dokter umum bisa merujuk kamu untuk menemui dokter spesialis penyakit dalam bila ternyata kamu mengidap penyakit dalam tertentu.

Ada beberapa penyakit yang memang hanya bisa ditangani oleh dokter spesialis. Hal itu karena dokter spesialis sudah menempuh dan menyelesaikan program pendidikan untuk mengatasi suatu penyakit yang spesifik. Dokter spesialis penyakit dalam adalah dokter yang secara khusus menangani penyakit dalam, yaitu kondisi yang memengaruhi organ dalam. Lantas, kapan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam?

Baca juga: Siklus Haid Tidak Teratur, Kapan Harus ke Dokter?

Mengenal Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Dokter spesialis penyakit dalam atau internis adalah spesialis yang mengaplikasikan ilmu ilmiah dan keahlian klinis untuk mendiagnosis, mengobati dan merawat orang dewasa dan lansia yang memiliki kondisi kesehatan tertentu hingga penyakit yang kompleks. 

Untuk mendapatkan gelar dokter spesialis penyakit dalam atau SpPD, seorang dokter harus sudah menyelesaikan pendidikan dokter umum terlebih dahulu selama kira-kira 5-6 tahun, lalu menempuh dan menyelesaikan program pendidikan spesialisisasi penyakit dalam sesuai dengan spesialis apa yang ingin diambil. 

Dokter spesialis penyakit dalam sangat terlatih dalam mendiagnosis masalah medis yang rumit, melakukan perawatan penyakit kronis yang sedang berlangsung, dan merawat pengidap yang memiliki lebih dari satu penyakit. Dokter ini juga memiliki spesialisasi dalam membuat perencanaan untuk meningkatkan kesehatan dan pencegahan penyakit.

Pengidap penyakit jantung, hipertensi, diabetes, obesitas dan penyakit paru kronis adalah orang-orang yang dianjurkan untuk menemui dokter spesialis penyakit dalam secara rutin. Bila kamu memiliki gejala yang tidak terdiagnosis, penyakit kronis atau riwayat penyakit keluarga, kamu juga bisa menemui dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan diagnosis, rencana pencegahan dan perawatan yang komprehensif.

Baca juga: Jenis Dokter Spesialis yang Perlu Diketahui

Waktu yang Tepat Menemui Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Kamu dianjurkan untuk menemui dokter spesialis penyakit dalam setidaknya setahun sekali untuk pemeriksaan kesehatan umum guna memantau karakteristik kesehatan, seperti berat badan, kolesterol, tekanan darah dan kebiasaan yang berhubungan dengan gaya hidup, termasuk merokok dan olahraga.

Selain itu, kamu dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam bila mengalami kondisi berikut:

  • Peningkatan atau penurunan berat badan yang tidak normal.
  • Nyeri kronis atau nyeri akut.
  • Mengalami masalah pencernaan, seperti darah di tinja, muntah, atau diare, atau sembelit yang sudah berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Memiliki gaya hidup atau perilaku yang berisiko tinggi, seperti penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang secara berlebihan, dan perilaku seksual berisiko tinggi, seperti bergonta-ganti pasangan dan tidak menggunakan kondom.
  • Sakit kepala yang sering terjadi dan disertai gejala lain, seperti demam dan batuk.
  • Demam tinggi, di atas 39 derajat Celcius.
  • Mengalami mengi ringan atau sesak napas (kamu perlu mencari perawatan darurat bila mengalami sesak napas sedang hingga berat.
  • Cedera ringan yang tidak bisa ditangani sendiri di rumah.
  • Kelelahan atau kelemahan yang berkelanjutan dan tidak berkaitan dengan penyakit seperti flu.
  • Kecemasan yang tidak biasa, stres, kesedihan atau masalah emosional lainnya.

Bila kamu adalah orang dewasa yang mengalami salah satu dari kondisi tersebut dan membutuhkan perawatan pencegahan primer atau diagnosis dan pengobatan penyakit, temui dokter spesialis penyakit dalam dengan buat janji di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: 11 Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Itulah penjelasan mengenai kapan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam. Jangan lupa, download aplikasi Halodoc sekarang juga agar kamu bisa mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
American College of Physicians. Diakses pada 2021. What is a Doctor of Internal Medicine, or Internist?
Health Grades. Diakses pada 2021. Internist: Your Adult Care Specialist.