Ad Placeholder Image

Kawasaki Disease: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Kawasaki Disease: Gejala, Penyebab, & Pengobatan Dini

Kawasaki Disease: Gejala, Penyebab, dan PengobatanKawasaki Disease: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Apa Itu Kawasaki Disease?

Kawasaki disease, atau sindrom Kawasaki, adalah penyakit langka yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah di seluruh tubuh. Kondisi ini paling sering menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun. Peradangan ini terutama memengaruhi arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Jika tidak diobati dengan cepat, penyakit Kawasaki dapat menyebabkan kerusakan jantung yang serius.

Gejala Kawasaki Disease yang Perlu Diwaspadai

Gejala Kawasaki disease dapat bervariasi dari anak ke anak, tetapi ada beberapa gejala umum yang sering muncul:

  • Demam Tinggi: Suhu tubuh di atas 39°C yang berlangsung selama 5 hari atau lebih dan tidak merespon terhadap obat penurun panas biasa.
  • Mata Merah: Kedua mata tampak merah tanpa disertai adanya cairan atau kotoran mata.
  • Perubahan pada Mulut: Bibir menjadi kering, pecah-pecah, dan berwarna merah. Lidah juga bisa tampak merah dan bengkak, kondisi ini disebut “lidah stroberi”.
  • Ruam Kulit: Muncul bercak kemerahan pada kulit di berbagai bagian tubuh, termasuk area genital.
  • Pembengkakan pada Tangan dan Kaki: Telapak tangan dan kaki mengalami pembengkakan dan kemerahan. Setelah beberapa waktu, kulit di jari tangan dan kaki dapat mengelupas.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening: Biasanya terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher.

Penyebab Kawasaki Disease Belum Diketahui Pasti

Penyebab pasti Kawasaki disease masih belum diketahui. Para ahli menduga bahwa penyakit ini disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Infeksi oleh bakteri atau virus dapat memicu respons imun yang berlebihan pada anak-anak yang rentan terhadap penyakit ini.

Bahaya dan Komplikasi Kawasaki Disease

Kawasaki disease berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung. Peradangan pada arteri koroner dapat menyebabkan pelebaran (aneurisma) atau penyempitan pembuluh darah. Komplikasi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung pada anak.

Pengobatan Kawasaki Disease Secara Intensif

Pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi jantung. Idealnya, pengobatan harus dimulai dalam 7 hari pertama sejak demam muncul. Terapi utama untuk Kawasaki disease meliputi:

  • Imunoglobulin Intravena (IVIG): Pemberian IVIG melalui infus untuk mengurangi peradangan pada pembuluh darah.
  • Aspirin Dosis Tinggi: Pemberian aspirin dosis tinggi untuk membantu mengurangi peradangan dan mencegah pembekuan darah.
  • Ekokardiografi: Pemeriksaan USG jantung secara berkala untuk memantau kondisi jantung dan mendeteksi adanya komplikasi.

Yang Harus Dilakukan Orang Tua Jika Anak Menunjukkan Gejala Kawasaki Disease

Jika anak mengalami demam tinggi selama lebih dari 5 hari dan menunjukkan gejala-gejala khas Kawasaki disease, segera bawa anak ke dokter. Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Ikuti semua instruksi dari dokter spesialis anak atau dokter jantung anak. Jangan panik dan percayakan penanganan kepada tenaga medis yang profesional.

Pencegahan Kawasaki Disease

Karena penyebab pasti penyakit Kawasaki belum diketahui, tidak ada cara pasti untuk mencegahnya. Namun, dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, risiko komplikasi serius dapat dikurangi.

Rekomendasi dari Halodoc

Jika memiliki kekhawatiran tentang kesehatan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak melalui aplikasi Halodoc. Dengan Halodoc, konsultasi medis menjadi lebih mudah dan cepat.