Advertisement

Kedutan Betis Kanan? Ini Lho Penyebab dan Artinya!

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 Mei 2025

Kedutan betis kanan bisa terjadi karena dehidrasi, kelelahan otot, serta konsumsi kafein berlebihan.

Kedutan Betis Kanan? Ini Lho Penyebab dan Artinya!Kedutan Betis Kanan? Ini Lho Penyebab dan Artinya!

Daftar Isi:

  1. Apa Itu Kedutan Betis Kanan?
  2. Penyebab Kedutan Betis Kanan dari Sisi Medis
  3. Kedutan Betis Kanan Menurut Mitos
  4. Cara Mengatasi Kedutan Betis Kanan
  5. Kapan Harus ke Dokter?
  6. Pencegahan Kedutan Betis Kanan
  7. Kesimpulan

Kedutan pada betis, khususnya betis kanan adalah kondisi umum yang dialami banyak orang. Sensasi ini berasal dari getaran halus hingga kontraksi otot yang lebih kuat.

Lantas, apa sebenarnya penyebab kedutan betis kanan dan kapan kondisi ini perlu dikhawatirkan?

Yuk, bahas lebih lanjut mengenai penyebab medis, mitos yang populer di masyarakat, serta cara mengatasi dan mencegah kedutan pada betis kanan.

Apa Itu Kedutan Betis Kanan?

Kedutan betis kanan atau dalam istilah medis disebut fasikulasi adalah kontraksi otot involunter yang terjadi pada otot betis sebelah kanan.

Kondisi ini seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi bisa terasa mengganggu.

Kedutan bisa terjadi sesekali atau berulang, dan durasinya pun bervariasi.

Penyebab Kedutan Betis Kanan dari Sisi Medis

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kedutan pada betis kanan. Berikut adalah beberapa penyebab medis yang umum:

1. Kekurangan nutrisi

Kekurangan beberapa nutrisi penting dapat memicu kedutan otot, termasuk:

  • Magnesium: Penting untuk fungsi otot dan saraf yang sehat.
  • Kalsium: Berperan dalam kontraksi otot.
  • Kalium: Membantu menjaga keseimbangan elektrolit dan fungsi saraf.
  • Vitamin D: Membantu penyerapan kalsium dan memengaruhi fungsi otot.
  • Vitamin B12: Penting untuk kesehatan saraf.

2. Kelelahan otot

Aktivitas fisik yang berlebihan atau penggunaan otot betis secara intens dapat menyebabkan kelelahan otot dan memicu kedutan. Kondisi ini sering terjadi setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat.

3. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengganggu keseimbangan elektrolit, yang penting untuk fungsi otot dan saraf yang optimal.

Dehidrasi dapat menyebabkan otot menjadi lebih rentan terhadap kedutan.

4. Konsumsi kafein berlebihan

Kafein adalah stimulan yang dapat memengaruhi sistem saraf dan memicu kedutan otot pada beberapa orang.

Konsumsi kopi, teh, atau minuman energi yang berlebihan dapat menjadi pemicu.

5. Gangguan saraf (Benign Fasciculation Syndrome)

Benign Fasciculation Syndrome (BFS) adalah kondisi neurologis yang ditandai dengan kedutan otot kronis di seluruh tubuh, termasuk betis.

BFS umumnya tidak berbahaya dan tidak terkait dengan penyakit saraf serius lainnya.

6. Penyebab Kedutan Betis Kanan Lainnya

  • Efek samping obat-obatan tertentu.
  • Stres dan kecemasan.
  • Kekurangan oksigen pada otot.

Yuk, simak juga informasi lain tentang Sendi dan Tulang: Anatomi, Fungsi, dan Cara Menjaga Kesehatan.

Kedutan Betis Kanan Menurut Mitos

Dalam beberapa budaya, kedutan di bagian tubuh tertentu sering dikaitkan dengan pertanda atau ramalan.

Kedutan di betis kanan konon memiliki berbagai arti, seperti:

  • Akan melakukan perjalanan jauh.
  • Pertanda kekuatan dan ketahanan fisik.
  • Akan menerima kabar baik.
  • Peringatan untuk lebih berhati-hati dalam tindakan.
  • Indikasi peluang baru atau perubahan positif.

Meskipun mitos ini populer, penting untuk diingat bahwa interpretasi tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

Cara Mengatasi Kedutan Betis Kanan

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kedutan betis kanan:

  • Istirahat yang cukup: Berikan waktu bagi otot untuk pulih setelah aktivitas fisik.
  • Hidrasi yang cukup: Minum air yang cukup sepanjang hari untuk menjaga keseimbangan elektrolit.
  • Konsumsi makanan bergizi: Pastikan asupan nutrisi yang cukup, terutama magnesium, kalsium, dan kalium.
  • Peregangan otot: Lakukan peregangan otot betis secara teratur untuk mengurangi ketegangan.
  • Kompres hangat atau dingin: Tempelkan kompres hangat atau dingin pada area yang mengalami kedutan untuk meredakan ketegangan otot.
  • Batasi konsumsi kafein dan alkohol: Kurangi asupan zat-zat ini jika kedutan sering terjadi.

Kapan Harus ke Dokter?

Kedutan betis kanan umumnya tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.

Namun, segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Kedutan terjadi terus-menerus dan tidak membaik setelah beberapa minggu.
  • Kedutan disertai dengan gejala lain, seperti kelemahan otot, mati rasa, atau nyeri.
  • Kedutan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab kedutan dan memberikan penanganan yang sesuai.

Pencegahan Kedutan Betis Kanan

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kedutan betis kanan meliputi:

  • Menjaga hidrasi yang cukup.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.
  • Melakukan peregangan otot secara teratur.
  • Menghindari aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Mengelola stres dengan baik.

Kesimpulan

Kedutan betis kanan umumnya disebabkan oleh faktor-faktor seperti kekurangan nutrisi, kelelahan otot, dehidrasi, atau konsumsi kafein berlebihan. Meskipun seringkali tidak berbahaya, penting untuk memperhatikan gejala yang menyertai.

Jika kedutan berlangsung terus-menerus atau mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan dengan dokter spesialis ortopedi di Halodoc. Tujuannya untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Simak selengkapnya, ini Rekomendasi Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi yang bisa kamu hubungi.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Muscle Twitching.
WebMD. Diakses pada 2025. 15 Causes of Muscle Twitches and Spasms. 
Healthline. Diakses pada 2025. Muscle Twitching: Causes, Symptoms, Treatment, and More.