Ad Placeholder Image

Kekurangan Vitamin C: Gejala, Dampak, dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Kekurangan Vitamin C: Gejala, Efek, & Cara Mengatasi

Kekurangan Vitamin C: Gejala, Dampak, dan Cara MengatasiKekurangan Vitamin C: Gejala, Dampak, dan Cara Mengatasi

Kekurangan vitamin C, atau defisiensi vitamin C, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan karena peran vital vitamin ini dalam produksi kolagen, penyerapan zat besi, fungsi kekebalan tubuh, dan sebagai antioksidan. Kondisi ini bisa dicegah dengan asupan vitamin C yang cukup setiap hari.

Apa Itu Kekurangan Vitamin C?

Kekurangan vitamin C terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan vitamin C yang cukup dari makanan atau suplemen. Vitamin C, atau asam askorbat, adalah nutrisi penting yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Oleh karena itu, asupan dari luar sangat diperlukan.

Defisiensi vitamin C yang parah dan berlangsung lama dapat menyebabkan penyakit skorbut, kondisi yang jarang terjadi di negara maju tetapi masih bisa ditemukan pada kelompok tertentu seperti orang dengan diet terbatas atau masalah penyerapan nutrisi.

Gejala Kekurangan Vitamin C

Gejala kekurangan vitamin C berkembang secara bertahap dan dapat bervariasi. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Gusi berdarah dan bengkak: Kekurangan kolagen menyebabkan gusi menjadi lemah dan mudah berdarah.
  • Penyembuhan luka yang lambat: Kolagen penting untuk perbaikan jaringan, sehingga luka lebih lama sembuh.
  • Kulit kasar dan kering: Produksi kolagen yang berkurang membuat kulit kehilangan elastisitas dan menjadi kasar.
  • Mudah memar: Dinding pembuluh darah menjadi lebih lemah tanpa kolagen yang cukup.
  • Kelelahan dan lemas: Vitamin C berperan dalam produksi energi.
  • Nyeri sendi: Kekurangan kolagen dapat mempengaruhi kesehatan sendi.
  • Rambut rontok: Kekurangan vitamin C dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut.
  • Anemia: Vitamin C membantu penyerapan zat besi, sehingga kekurangannya dapat menyebabkan anemia.
  • Penurunan kekebalan tubuh: Vitamin C penting untuk fungsi sel imun.

Penyebab Kekurangan Vitamin C

Penyebab utama kekurangan vitamin C adalah asupan yang tidak memadai dari makanan. Faktor risiko lain termasuk:

  • Diet yang tidak seimbang dan kurang buah serta sayuran.
  • Merokok, karena merokok meningkatkan kebutuhan vitamin C.
  • Kondisi medis tertentu yang mempengaruhi penyerapan nutrisi, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa.
  • Usia yang sangat muda atau sangat tua.
  • Kecanduan alkohol.

Diagnosis Kekurangan Vitamin C

Diagnosis kekurangan vitamin C biasanya dilakukan berdasarkan gejala klinis dan riwayat diet. Dokter dapat melakukan tes darah untuk mengukur kadar vitamin C dalam tubuh. Namun, tes ini tidak selalu akurat karena kadar vitamin C dalam darah dapat berfluktuasi.

Pengobatan Kekurangan Vitamin C

Pengobatan utama untuk kekurangan vitamin C adalah meningkatkan asupan vitamin C melalui makanan dan suplemen. Dokter mungkin merekomendasikan dosis tinggi suplemen vitamin C untuk mengatasi defisiensi yang parah. Penting untuk mengikuti anjuran dokter mengenai dosis yang tepat.

Pencegahan Kekurangan Vitamin C

Pencegahan kekurangan vitamin C melibatkan konsumsi makanan yang kaya vitamin C setiap hari. Sumber makanan yang baik meliputi:

  • Buah-buahan: Jeruk, lemon, stroberi, kiwi, jambu biji, dan buah beri lainnya.
  • Sayuran: Brokoli, tomat, paprika, kentang, bayam, dan kubis.

Kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan adalah 75 mg untuk wanita dewasa dan 90 mg untuk pria dewasa. Perokok memerlukan asupan vitamin C yang lebih tinggi.

Suplemen vitamin C juga dapat membantu memastikan asupan yang cukup, terutama jika diet tidak mencukupi. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen, terutama dalam dosis tinggi.

Komplikasi Kekurangan Vitamin C

Jika tidak diobati, kekurangan vitamin C dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk:

  • Skorbut: Kondisi yang ditandai dengan anemia, gusi berdarah, gigi tanggal, nyeri sendi, dan kelelahan.
  • Masalah jantung: Kekurangan vitamin C yang parah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Penurunan kekebalan tubuh: Meningkatkan risiko infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala kekurangan vitamin C, terutama jika memiliki faktor risiko seperti diet yang buruk atau kondisi medis tertentu. Diagnosis dan pengobatan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Butuh informasi lebih lanjut mengenai kekurangan vitamin C dan bagaimana cara mengatasinya? Download Halodoc sekarang juga!