Ad Placeholder Image

Keluar Darah dari Penis? Ini yang Wajib Kamu Tahu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Waspada! Keluar Darah dari Penis: Penyebab dan Solusi

Keluar Darah dari Penis? Ini yang Wajib Kamu Tahu!Keluar Darah dari Penis? Ini yang Wajib Kamu Tahu!

Keluar darah dari penis atau yang dikenal dalam dunia medis sebagai hematuria, merupakan kondisi yang tidak boleh diabaikan. Gejala ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan serius pada saluran kemih atau organ reproduksi pria. Memahami penyebab dan kapan harus mencari pertolongan medis adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan.

Darah yang keluar dari penis bisa terlihat secara kasat mata, seperti bercak merah pada celana dalam atau saat buang air kecil, atau hanya terdeteksi melalui pemeriksaan laboratorium. Kondisi ini bisa disertai dengan gejala lain seperti nyeri, demam, atau kesulitan buang air kecil, yang memerlukan diagnosis dan penanganan yang tepat dari dokter spesialis andrologi atau urologi.

Apa Itu Keluar Darah dari Penis?

Keluar darah dari penis merujuk pada adanya darah yang tampak pada urine, cairan mani, atau keluar langsung dari uretra (saluran kemih di dalam penis). Ini adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian serius karena dapat menjadi tanda dari berbagai gangguan kesehatan. Darah yang keluar bisa sedikit berupa bercak atau cukup banyak hingga mengubah warna cairan.

Kemunculan darah pada penis menandakan adanya perdarahan di sepanjang saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, prostat, hingga uretra. Meskipun terkadang tidak disertai nyeri, kondisi ini tetap memerlukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Penyebab Umum Keluar Darah dari Penis

Berbagai kondisi kesehatan dapat menyebabkan darah keluar dari penis, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit serius seperti kanker. Berikut adalah beberapa penyebab umum yang perlu diketahui:

Infeksi Saluran Kemih (ISK) dan Prostat

Infeksi merupakan salah satu penyebab paling sering. Infeksi saluran kemih (ISK) bisa terjadi pada uretra, kandung kemih, atau ginjal. Gejala ISK sering meliputi nyeri saat buang air kecil (disuria), sering buang air kecil (anyang-anyangan), urine keruh, dan terkadang demam. Prostatitis, atau radang prostat, juga dapat menyebabkan darah keluar dari penis, seringkali disertai nyeri di area panggul atau selangkangan.

Batu Saluran Kemih

Batu ginjal atau batu kandung kemih dapat melukai dinding saluran kemih saat bergerak atau jika ukurannya besar, menyebabkan perdarahan. Kondisi ini seringkali disertai nyeri hebat di punggung, perut bagian bawah, atau selangkangan. Gejala lain bisa termasuk mual, muntah, dan sering buang air kecil.

Penyakit Menular Seksual (PMS/IMS)

Beberapa infeksi menular seksual (IMS) seperti gonore atau klamidia dapat menyebabkan peradangan pada uretra (uretritis). Peradangan ini bisa menyebabkan keluarnya nanah atau darah dari penis, disertai nyeri saat buang air kecil dan rasa tidak nyaman. Penting untuk segera mencari pengobatan untuk IMS agar tidak menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Pembengkakan Prostat (BPH)

Pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia/BPH) adalah kondisi umum pada pria lanjut usia. Pembengkakan prostat dapat menekan uretra, menyebabkan iritasi dan perdarahan. Gejala BPH meliputi kesulitan buang air kecil, aliran urine lemah, dan sering buang air kecil terutama di malam hari.

Cedera atau Trauma

Cedera pada penis atau area selangkangan dapat menyebabkan perdarahan. Ini bisa terjadi akibat aktivitas seksual yang berlebihan atau kasar, kecelakaan, atau trauma fisik langsung. Meskipun kadang ringan, cedera yang menyebabkan perdarahan tetap memerlukan evaluasi medis.

Kanker Saluran Kemih

Kondisi paling serius yang dapat menyebabkan darah keluar dari penis adalah kanker, seperti kanker kandung kemih, kanker ginjal, atau kanker prostat. Pada banyak kasus, perdarahan adalah satu-satunya gejala awal kanker saluran kemih, seringkali tanpa rasa sakit. Deteksi dini sangat penting untuk keberhasilan pengobatan.

Kapan Harus Segera ke Dokter Spesialis?

Keluar darah dari penis selalu merupakan alasan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, terutama jika disertai gejala berikut:

  • Perdarahan terus-menerus atau semakin banyak.
  • Nyeri hebat saat buang air kecil atau di area panggul.
  • Demam, menggigil, atau tanda-tanda infeksi lainnya.
  • Kesulitan buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sama sekali.
  • Merasa sangat lemah atau pusing.
  • Memiliki riwayat keluarga kanker saluran kemih.

Kunjungan ke dokter spesialis andrologi atau urologi akan membantu menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.

Diagnosis dan Penanganan Keluar Darah dari Penis

Untuk mendiagnosis penyebab keluar darah dari penis, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan. Ini dimulai dengan wawancara medis mengenai riwayat kesehatan dan gejala yang dialami. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan daerah genital dan rektal.

Pemeriksaan penunjang yang mungkin disarankan meliputi tes urine untuk mendeteksi infeksi atau sel darah merah mikroskopis, tes darah, USG ginjal dan kandung kemih, sistoskopi (pemeriksaan langsung kandung kemih dengan alat kecil berkamera), atau biopsi jika dicurigai kanker. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab yang ditemukan, seperti antibiotik untuk infeksi, pengangkatan batu, atau tindakan bedah untuk kasus kanker atau pembesaran prostat parah.

Pencegahan untuk Mencegah Keluar Darah dari Penis

Meskipun tidak semua penyebab dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko darah keluar dari penis:

  • Menjaga kebersihan area genital secara rutin.
  • Minum air putih yang cukup setiap hari untuk menjaga kesehatan saluran kemih.
  • Praktikkan seks aman untuk mencegah infeksi menular seksual.
  • Hindari aktivitas fisik atau seksual yang terlalu kasar yang dapat menyebabkan cedera.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi pria berusia di atas 50 tahun untuk deteksi dini masalah prostat.
  • Segera obati infeksi saluran kemih atau masalah kesehatan lainnya.

Pertanyaan Umum (Q&A) tentang Keluar Darah dari Penis

Apakah keluar darah dari penis selalu berbahaya?

Keluar darah dari penis merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan. Meskipun beberapa kasus mungkin disebabkan oleh cedera ringan, kondisi ini seringkali menandakan masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk infeksi, batu, atau bahkan kanker. Oleh karena itu, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis yang tepat.

Apa yang harus dilakukan jika keluar darah dari penis?

Jika mengalami darah keluar dari penis, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak panik. Segera buat janji konsultasi dengan dokter spesialis andrologi atau urologi. Hindari diagnosis mandiri atau menunda pemeriksaan, terutama jika disertai gejala lain seperti nyeri, demam, atau perdarahan yang terus-menerus.

Kesehatan adalah prioritas utama. Jika mengalami darah keluar dari penis, jangan ragu untuk mencari bantuan medis profesional. Konsultasikan kondisi kesehatan dengan dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc. Buat janji temu dengan dokter spesialis andrologi atau urologi terpercaya untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang akurat.