• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 5 Jenis Suntik Filler agar Kulit Awet Muda
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 5 Jenis Suntik Filler agar Kulit Awet Muda

Kenali 5 Jenis Suntik Filler agar Kulit Awet Muda

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 07 Oktober 2022

“Filler adalah prosedur kecantikan dengan menyuntikkan gel. Beberapa jenisnya yaitu calcium hydroxylapatite, PMMA, hyaluronic acid, PLLA dan kolagen bovine.”

Kenali 5 Jenis Suntik Filler agar Kulit Awet MudaKenali 5 Jenis Suntik Filler agar Kulit Awet Muda

Halodoc, Jakarta – Filler termasuk ke dalam prosedur kecantikan yang dilakukan dengan menyuntikkan gel di bawah kulit. Tujuannya adalah menambah volume atau mempercantik bentuk wajah.

Filler berisi bahan sintetis atau alami yang umumnya dilakukan untuk mengoreksi masalah pada wajah. Beberapa keluhan seperti hidung pesek, garis halus atau kantung mata, bisa diatasi dengan prosedur ini. 

Durasi ketahanan filler tergantung pada jenisnya. Umumnya bisa bertahan dalam waktu 4 bulan hingga 2 tahun. Beberapa jenisnya yaitu calcium hydroxylapatite, PMMA, hyaluronic acid, PLLA dan kolagen bovine.

Jenis Filler yang Umum Digunakan

1. Calcium Hydroxylapatite

Calcium hydroxylapatite adalah zat alami yang terdapat dalam tulang. Teksturnya lembut seperti gel, tapi sedikit lebih kental. Jenis filler ini mampu bertahan dalam waktu hingga 12 bulan.

Tak hanya berperan membuat kulit awet muda dengan mengurangi kerutan, calcium hydroxylapatite dapat membantu merangsang produksi kolagen. Ini adalah kandungan yang dapat membuat wajah lebih kencang.

2. PMMA

Polymethylmethacrylate (PMMA) termasuk jenis filler sintetis semipermanen. Di dalamnya mengandung kolagen dan berbentuk menyerupai bola kecil. PMMA berguna untuk mengurangi kerutan dan garis halus pada kulit. Filler jenis ini juga efektif menghilangkan bekas jerawat atau bopeng. 

3. Hyaluronic Acid

Hyaluronic acid bertekstur lembut seperti gel. Ini merupakan zat alami yang terdapat dalam kulit guna menjaga kelembapan dan menghidrasi kulit. Filler untuk jenis ini aman digunakan semua jenis kulit, termasuk pemilik kulit sensitif. 

Hyaluronic acid juga bersifat antioksidan. Ini bermanfaat untuk mencegah radikal bebas akibat polusi udara masuk ke dalam kulit. Filler dari bahan ini mampu bertahan dalam waktu 12 bulan. 

4. PLLA

Poly-L-Lactic Acid (PLLA) adalah zat sintetis yang efektif menyamarkan garis halus pada kulit. Tak hanya itu, jenis filler ini juga efektif memperbaiki bagian wajah yang kehilangan volume akibat penuaan. PLLA dapat bertahan hingga 2 tahun.

5. Kolagen Bovine

Kolagen bovine adalah jenis filler yang berasal kulit sapi. Jenis ini memiliki harga lebih terjangkau, tapi perlu dilakukan 2 hingga 4 kali dalam setahun. Sebab, tubuh secara alami memecah kolagen dari filler.

Sebelum melakukan prosedur, tes alergi perlu dilakukan karena dapat memicu reaksi alergi bagi sebagian pengguna. Kolagen bovine juga tidak disarankan untuk pengidap alergi.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Setiap prosedur kecantikan yang dilakukan memiliki risikonya masing-masing, tak terkecuali suntik filler. Adapun risiko yang bisa saja terjadi, di antaranya:

  • Rasa nyeri di area suntikan.
  • Kemerahan dan bengkak di area suntikan.
  • Reaksi alergi, seperti bersin-bersin, ruam kulit, gatal dan bengkak.
  • Kulit di area suntikan menjadi memar dan rentan berdarah.
  • Terdapat benjolan kecil di bawah kulit yang bersifat permanen.
  • Perubahan warna kulit jadi kebiruan (tyndall).

Risiko efek samping semakin tinggi ketika prosedur dilakukan oleh salon yang tidak bersertifikasi. Penggunaan alat tidak steril juga meningkatkan dampak pasca prosedur, seperti infeksi atau penyumbatan pembuluh darah.

Kondisi tersebut bisa berujung pada kematian jaringan kulit dan kerusakan permanen, serta kebutaan. Jika mengalami efek samping yang disebutkan, segera buat janji rumah sakit untuk melakukan pengobatan.

Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Dermatology Center for Skin Health. Diakses pada 2022. Comparing Different Types of Facial Fillers.
Verywell Health. Diakses pada 2022. Comparing Different Types of Facial Fillers.
Mymed.com. Diakses pada 2022. Types of fillers.