Ad Placeholder Image

Kenali 5 Manfaat Bunga Lawang untuk Kesehatan Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Kandungan senyawa dalam rempah ini bisa digunakan sebagai antijamur, antibakteri, dan antioksidan, bahkan meredakan flu dan batuk.

Kenali 5 Manfaat Bunga Lawang untuk Kesehatan TubuhKenali 5 Manfaat Bunga Lawang untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Pekak adalah istilah yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kondisi kehilangan pendengaran atau tuli. Dalam dunia medis, gangguan pendengaran ini bisa bervariasi tingkat keparahannya, mulai dari derajat ringan, sedang, hingga berat atau total. Kondisi ini bukan hanya sekadar masalah fisik, tetapi juga dapat memengaruhi aspek psikologis dan interaksi sosial seseorang karena hambatan komunikasi yang muncul.

Penting bagi kita untuk memahami bahwa pekak bukan selalu terjadi secara mendadak. Sering kali, penurunan fungsi indra pendengaran ini berlangsung secara bertahap sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa mereka telah kehilangan kemampuan mendengar frekuensi suara tertentu. Mengenali penyebab dan jenis pekak sejak dini sangat krusial agar tindakan penanganan yang tepat bisa segera diambil sebelum kerusakan saraf menjadi permanen.

Penanganan pekak bergantung pada penyebab dasarnya. Jika disebabkan oleh sumbatan kotoran telinga, prosedur pembersihan sederhana mungkin cukup. Namun, jika berkaitan dengan kerusakan saraf akibat usia atau paparan bising, alat bantu dengar mungkin diperlukan. Untuk memastikan kondisi telinga kamu tetap sehat, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin ke spesialis THT.

Nah, mau tahu apa saja informasi lengkap mengenai kondisi ini serta bagaimana langkah penanganan yang tepat? Berikut ulasannya!

Apa Itu Pekak?

Pekak adalah ketidakmampuan seseorang untuk mendengar suara, baik secara parsial maupun total, pada satu atau kedua telinga. Secara terminologi, pekak sering kali disamakan dengan tuli (deafness). Namun, dalam klasifikasi medis, terdapat gradasi atau tingkatan kehilangan pendengaran. Seseorang dikatakan mengalami gangguan pendengaran jika mereka tidak mampu mendengar sejelas orang dengan pendengaran normal (ambang dengar 20 dB atau lebih baik pada kedua telinga).

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari bayi baru lahir (tuli kongenital), anak-anak, dewasa, hingga lansia (presbiakusis). Penurunan pendengaran ini dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, meningkatkan risiko depresi, hingga mempercepat penurunan fungsi kognitif pada orang tua jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, memahami penyebab dan gejalanya adalah langkah awal yang sangat penting.

Jenis-Jenis Gangguan Pendengaran (Pekak)

Dunia medis membagi gangguan pendengaran menjadi tiga kategori utama berdasarkan lokasi kerusakannya di dalam anatomi telinga:

1. Pekak Konduktif (Conductive Hearing Loss)

Terjadi ketika gelombang suara tidak dapat dihantarkan dengan baik melalui telinga luar ke telinga tengah. Penyebabnya bisa karena adanya sumbatan serumen (kotoran telinga), adanya cairan di telinga tengah akibat infeksi (otitis media), atau kerusakan pada tulang-tulang pendengaran. Kondisi ini sering kali bersifat sementara dan bisa diperbaiki melalui prosedur medis atau obat-obatan.

2. Pekak Sensorineural (Sensorineural Hearing Loss)

Ini adalah jenis pekak yang paling umum dan biasanya bersifat permanen. Kerusakan terjadi pada bagian telinga dalam (koklea) atau pada jalur saraf yang menghubungkan telinga ke otak. Penyebab utamanya adalah proses penuaan, paparan suara keras dalam jangka panjang, infeksi virus, atau faktor genetik.

3. Pekak Campuran (Mixed Hearing Loss)

Kondisi ini merupakan kombinasi antara pekak konduktif dan sensorineural. Artinya, terdapat masalah baik di telinga luar/tengah maupun di telinga dalam. Penanganannya memerlukan pendekatan yang lebih kompleks dari dokter spesialis THT.

Penyebab Umum Seseorang Mengalami Pekak

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami pekak, di antaranya:

  • Paparan Bising (Noise-Induced): Mendengarkan musik terlalu keras melalui earphone atau bekerja di lingkungan pabrik yang bising tanpa pelindung telinga dapat merusak sel rambut halus di koklea.
  • Usia (Presbiakusis): Seiring bertambahnya usia, struktur telinga bagian dalam akan mengalami degenerasi secara alami, yang biasanya dimulai pada frekuensi suara tinggi.
  • Infeksi: Infeksi telinga yang tidak diobati (seperti congek atau otitis media) dapat merusak gendang telinga atau tulang pendengaran.
  • Obat Ototoksik: Beberapa jenis obat keras, seperti antibiotik golongan aminoglikosida atau obat kemoterapi tertentu, dapat memberikan efek samping berupa kerusakan pada indra pendengaran.
  • Trauma Fisik: Cedera kepala yang hebat atau perubahan tekanan udara mendadak (barotrauma) dapat memicu pecahnya gendang telinga.
Tips Mencegah Gangguan Pendengaran
  1. Gunakan pelindung telinga (earplug) saat berada di lingkungan bising.
  2. Gunakan aturan 60/60: volume maksimal 60% dan durasi maksimal 60 menit saat memakai headset.
  3. Jangan membersihkan telinga dengan cotton bud secara paksa karena dapat mendorong kotoran lebih dalam.

Gejala dan Tanda-Tanda Penurunan Pendengaran

Sering kali, seseorang tidak menyadari bahwa mereka mulai mengalami pekak. Beberapa gejala awal yang patut diwaspadai meliputi:

  • Sering meminta orang lain untuk mengulang perkataan mereka.
  • Kesulitan mendengar pembicaraan di tempat yang ramai (seperti restoran).
  • Merasa suara orang lain terdengar bergumam atau tidak jelas (mumbling).
  • Menyetel volume televisi atau radio jauh lebih keras dari orang normal.
  • Mengalami telinga berdenging (tinnitus) secara terus-menerus.
  • Menarik diri dari percakapan sosial karena merasa lelah harus berkonsentrasi penuh untuk mendengar.

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala di atas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan rujukan pemeriksaan audiometri.

Cara Menangani dan Mencegah Pekak

Penanganan pekak harus disesuaikan dengan diagnosis dokter. Berikut adalah beberapa langkah yang biasanya diambil:

1. Pembersihan Serumen

Jika pekak disebabkan oleh sumbatan kotoran telinga, dokter akan melakukan prosedur irigasi telinga atau pengambilan serumen dengan alat khusus. Kamu juga bisa menggunakan produk pembersih telinga yang aman dengan beli obat online di Halodoc sesuai rekomendasi tenaga medis.

2. Penggunaan Alat Bantu Dengar (Hearing Aids)

Untuk pekak sensorineural ringan hingga berat, alat bantu dengar adalah solusi paling efektif. Alat ini bekerja dengan memperkuat gelombang suara sehingga dapat diterima lebih jelas oleh telinga dalam.

3. Operasi dan Implan Koklea

Pada kasus pekak konduktif yang disebabkan oleh kelainan struktur tulang atau pekak sensorineural total, prosedur bedah atau pemasangan implan koklea (cochlear implant) mungkin diperlukan untuk menggantikan fungsi telinga dalam yang rusak.

Studi Mengenai Gangguan Pendengaran

World Health Organization (WHO) menerbitkan laporan bahwa pada tahun 2050, diproyeksikan hampir 2,5 miliar orang akan hidup dengan beberapa derajat gangguan pendengaran.

Studi ini menekankan pentingnya pencegahan sejak usia muda, terutama terkait pengendalian polusi suara dan akses terhadap teknologi bantu dengar. Deteksi dini pada bayi baru lahir melalui skrining OAE (Otoacoustic Emissions) juga terbukti efektif mencegah keterlambatan bicara pada anak yang mengalami pekak bawaan.

Pekak adalah kondisi yang dapat dicegah dan dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Jangan abaikan telinga yang terasa penuh, berdenging, atau penurunan pendengaran yang mendadak. Langkah awal yang paling tepat adalah berkonsultasi dengan profesional medis.

Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan seperti vitamin untuk mendukung kesehatan saraf telinga secara praktis di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis THT terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2026. Deafness and hearing loss.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hearing loss – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Hearing Loss: Types, Causes, Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Gangguan Pendengaran dan Pencegahannya.

FAQ

1. Apakah pekak adalah kondisi yang bisa sembuh total?

Tergantung jenisnya. Pekak konduktif akibat kotoran atau infeksi biasanya bisa sembuh total setelah penyebabnya diatasi. Namun, pekak sensorineural akibat kerusakan saraf umumnya bersifat permanen dan hanya bisa dibantu dengan alat bantu dengar.

2. Apa perbedaan antara pekak dan tuli?

Dalam bahasa medis, keduanya sering merujuk pada gangguan pendengaran. Namun, istilah “tuli” biasanya digunakan untuk kondisi kehilangan pendengaran total, sedangkan “pekak” atau kurang dengar bisa mencakup gangguan dari derajat ringan hingga berat.

3. Apakah kebiasaan memakai earphone bisa menyebabkan pekak?

Ya, paparan suara keras dari earphone dalam durasi lama dapat merusak sel-sel rambut di telinga dalam, yang memicu terjadinya pekak sensorineural permanen di masa depan.

4. Kapan saya harus menemui dokter THT?

Segera temui dokter jika kamu mengalami kehilangan pendengaran mendadak, telinga sakit terus-menerus, keluar cairan dari telinga, atau jika gangguan pendengaran mulai mengganggu komunikasi sehari-hari.


## Mengalami Gangguan Pendengaran atau Telinga Terasa Budek? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti telinga berdenging atau pendengaran mulai menurun, tapi bingung harus periksa ke mana? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.