Ad Placeholder Image

Kenali Gejala Multiple Sclerosis Sejak Dini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Gejala Multiple Sclerosis: Pahami Tanda-tanda Umumnya

Kenali Gejala Multiple Sclerosis Sejak DiniKenali Gejala Multiple Sclerosis Sejak Dini

Mengenali Gejala Multiple Sclerosis: Panduan Lengkap

Multiple Sclerosis (MS) merupakan penyakit autoimun kronis yang memengaruhi sistem saraf pusat, meliputi otak, sumsum tulang belakang, dan saraf optik. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang mielin, lapisan pelindung di sekitar serabut saraf. Kerusakan mielin ini mengganggu komunikasi antara otak dan bagian tubuh lainnya, yang kemudian memunculkan berbagai gejala neurologis.

Mengenali gejala multiple sclerosis menjadi sangat penting karena kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya secara signifikan. Gejala MS bervariasi pada setiap individu, seringkali muncul dan menghilang, serta dapat berbeda intensitasnya tergantung pada area saraf mana yang terkena dampak.

Apa Itu Multiple Sclerosis?

Multiple Sclerosis adalah suatu kondisi medis di mana sistem imun tubuh menyerang mielin. Mielin adalah selubung lemak yang membungkus serabut saraf, berfungsi mempercepat transmisi sinyal listrik. Kerusakan mielin, yang disebut demielinasi, menyebabkan perlambatan atau blokade sinyal saraf. Akibatnya, fungsi saraf yang mengendalikan gerakan, sensasi, penglihatan, dan fungsi kognitif terganggu.

MS bukanlah penyakit menular dan penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami. Namun, kombinasi faktor genetik dan lingkungan diperkirakan berperan dalam perkembangannya.

Gejala Multiple Sclerosis yang Perlu Diwaspadai

Gejala multiple sclerosis sangat beragam dan bisa memengaruhi berbagai bagian tubuh. Gejala dapat berupa episodik, muncul secara tiba-tiba dan berlangsung beberapa hari atau minggu, kemudian mereda (relaps), atau dapat berkembang secara progresif seiring waktu.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang sering dialami oleh penderita MS:

  • Kelelahan Ekstrem (Fatigue): Ini adalah salah satu gejala paling umum dan melemahkan. Penderita merasa sangat lelah tanpa alasan yang jelas, berbeda dengan rasa lelah biasa, dan tidak membaik dengan istirahat. Kelelahan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Masalah Sensorik:
    • Mati rasa atau kesemutan: Sering terasa di wajah, lengan, kaki, atau tubuh.
    • Sensasi aneh lainnya: Rasa terbakar, nyeri tajam, atau sensasi seperti kejutan listrik yang menjalar ke tulang belakang saat menggerakkan leher (tanda Lhermitte).
  • Masalah Penglihatan:
    • Penglihatan kabur atau ganda (diplopia): Terjadi akibat kerusakan saraf yang mengontrol gerakan mata atau penglihatan.
    • Nyeri mata: Terkadang disertai dengan kehilangan sebagian penglihatan pada satu mata (neuritis optik), yang bisa menyebabkan buta warna sementara.
  • Gangguan Gerak dan Koordinasi:
    • Kelemahan otot: Sering terjadi di satu sisi tubuh atau pada kaki.
    • Kekakuan otot (spastisitas) dan kejang: Dapat menyebabkan gerakan yang tidak terkontrol atau nyeri.
    • Tremor: Gemetar yang tidak disengaja, terutama saat mencoba melakukan gerakan.
    • Gangguan keseimbangan dan koordinasi: Menyebabkan pusing, sensasi vertigo, atau kesulitan berjalan (ataksia).
  • Masalah Kandung Kemih dan Usus:
    • Masalah kandung kemih: Sering buang air kecil, urgensi, inkontinensia (tidak dapat menahan buang air kecil), atau kesulitan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.
    • Masalah usus: Sembelit adalah keluhan umum, namun diare atau inkontinensia feses juga bisa terjadi.
  • Masalah Kognitif dan Perubahan Suasana Hati:
    • Kesulitan berpikir: Gangguan memori, sulit berkonsentrasi, atau kesulitan memproses informasi.
    • Perubahan suasana hati: Depresi, kecemasan, atau irritabilitas adalah hal yang umum terjadi pada penderita MS.
  • Nyeri: Nyeri dapat timbul akibat kerusakan saraf secara langsung (nyeri neuropatik) atau akibat spastisitas dan kelemahan otot.

Kapan Harus ke Dokter?

Apabila seseorang mengalami satu atau lebih gejala multiple sclerosis yang disebutkan di atas, terutama jika gejala-gejala tersebut muncul secara tiba-tiba, berlangsung lama, atau memburuk, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Diagnosis dini sangat penting untuk memulai penanganan yang tepat dan memperlambat perkembangan penyakit.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, neurologis, dan mungkin merekomendasikan tes tambahan seperti MRI otak dan sumsum tulang belakang, tes cairan serebrospinal, atau studi potensial evocated untuk memastikan diagnosis. Jangan menunda untuk mencari bantuan medis guna mendapatkan evaluasi dan penanganan yang akurat.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi medis terkait gejala multiple sclerosis, dapat menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Tim medis profesional Halodoc siap memberikan saran dan penanganan yang sesuai.