Ad Placeholder Image

Kenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

“Tidak hanya sumber karbohidrat yang membuat cepat kenyang, ada banyak manfaat talas untuk kesehatan tubuh. Contohnya, mengontrol gula darah, antikanker, alternatif menu diet, dan memperlambat penuaan.✔️Artikel ini telah di-review dokter.”

Kenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan TubuhKenali Kandungan Nutrisi dan 9 Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Talas adalah salah satu jenis umbi-umbian yang sudah sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia. Tanaman dengan nama latin Colocasia esculenta ini tidak hanya lezat diolah menjadi berbagai camilan, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang sering kali terabaikan. Sejak zaman dahulu, talas telah menjadi sumber karbohidrat alternatif selain nasi yang kaya akan serat dan nutrisi penting lainnya.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus melalui prosedur medis yang rumit. Terkadang, langkah sederhana dimulai dari apa yang kita konsumsi sehari-hari. Talas hadir sebagai solusi pangan fungsional yang mendukung kesehatan pencernaan, menjaga kestabilan gula darah, hingga memelihara kesehatan jantung. Memasukkan talas ke dalam menu diet harian bisa menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan tubuhmu.

Namun, meski kaya manfaat, kamu juga perlu mengetahui cara mengolahnya dengan benar agar terhindar dari efek samping seperti rasa gatal atau iritasi. Selain itu, pemenuhan nutrisi dari makanan utuh terkadang perlu didukung dengan suplemen jika kondisi tubuh sedang tidak fit. Untuk menjaga daya tahan tubuh tetap optimal, kamu juga bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Nah, mau tahu apa saja manfaat luar biasa dan kandungan di balik talas? Berikut ulasannya!

Mengenal Lebih Dekat: Talas Adalah Umbi Kaya Manfaat

Talas merupakan tanaman tropis yang bagian utamanya, yaitu umbi, dikonsumsi sebagai sumber energi. Di Indonesia, talas memiliki berbagai nama daerah dan varietas, seperti talas Bogor yang terkenal dengan teksturnya yang empuk dan aromanya yang khas. Berbeda dengan umbi lainnya, talas memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibanding kentang, sehingga lebih ramah bagi mereka yang perlu menjaga kadar gula darah.

Kandungan Nutrisi dalam Talas

Kehebatan talas adalah karena profil nutrisinya yang sangat lengkap. Dalam sekitar 150 gram talas yang sudah dimasak, terkandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: Sekitar 150–180 kkal.
  • Serat: 6–7 gram (memenuhi hampir 25% kebutuhan harian).
  • Mangan: 30% dari kebutuhan harian (penting untuk metabolisme dan kesehatan tulang).
  • Vitamin B6: 22% dari kebutuhan harian (mendukung kesehatan otak dan imun).
  • Vitamin C: 11% dari kebutuhan harian (sebagai antioksidan).
  • Kalium: 18% dari kebutuhan harian (menjaga tekanan darah).
  • Magnesium dan Tembaga: Mineral penting untuk fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah.

9 Manfaat Talas untuk Kesehatan Tubuh

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Talas mengandung serat dalam jumlah yang cukup tinggi, baik serat larut maupun tidak larut. Serat ini berfungsi membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus (prebiotik). Dengan sistem pencernaan yang lancar, penyerapan nutrisi lain pun akan lebih maksimal.

2. Membantu Mengontrol Gula Darah

Meskipun mengandung karbohidrat, talas memiliki jenis pati yang disebut resistant starch atau pati resisten. Pati ini tidak mudah dicerna di usus kecil, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis. Hal ini membuat talas menjadi pilihan karbohidrat yang lebih aman bagi penyandang diabetes atau mereka yang ingin mencegah risiko diabetes tipe 2.

3. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kandungan kalium yang tinggi dalam talas membantu merelaksasi pembuluh darah dan arteri, sehingga tekanan darah dapat tetap terkendali. Selain itu, serat dalam talas juga berperan dalam membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

Tips Mengonsumsi Talas untuk Kesehatan Jantung
  1. Hindari menggoreng talas dengan minyak berlebih; pilihlah cara kukus atau rebus.
  2. Jangan menambahkan santan kental atau gula berlebih saat mengolahnya.
  3. Padukan dengan sayuran hijau untuk menambah asupan antioksidan.

4. Mendukung Penurunan Berat Badan

Karena kandungan seratnya yang tinggi, talas memberikan efek kenyang yang lebih lama. Hal ini sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang dalam program diet karena dapat membantu menekan keinginan untuk ngemil di antara waktu makan besar. Kalorinya yang terukur juga menjadikannya pengganti nasi yang ideal.

5. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kombinasi vitamin C dan vitamin B6 dalam talas berperan penting dalam memperkuat sistem imun. Vitamin C bertindak sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas, sementara vitamin B6 diperlukan untuk memproduksi sel darah putih yang bertugas melawan infeksi.

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Talas mengandung vitamin E dan vitamin A yang baik untuk regenerasi sel kulit. Antioksidan di dalamnya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV dan polusi, sehingga kulit tampak lebih sehat dan memperlambat tanda-tahun penuaan dini.

7. Mencegah Kanker

Senyawa polifenol dan antioksidan yang ditemukan dalam talas, seperti quercetin, dikaitkan dengan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia, sifat anti-inflamasi dari talas sangat baik untuk perlindungan sel jangka panjang.

8. Menjaga Kesehatan Mata

Beta-karoten dan cryptoxanthin yang ada dalam talas dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh. Nutrisi ini krusial untuk mencegah degradasi makula dan katarak, serta menjaga kejernihan penglihatan terutama saat malam hari.

9. Meningkatkan Energi

Sebagai sumber karbohidrat kompleks, talas memberikan energi yang dilepaskan secara bertahap ke dalam tubuh. Ini berbeda dengan gula sederhana yang memberikan energi instan namun cepat turun (sugar crash). Talas cocok dikonsumsi oleh atlet atau individu dengan aktivitas fisik tinggi.

Tips Mengolah Talas dengan Aman

Talas mentah mengandung kalsium oksalat yang tinggi, senyawa yang dapat menyebabkan rasa gatal di tenggorokan atau kulit, bahkan dapat memicu batu ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa diolah. Berikut tips mengolahnya:

  • Kupas dan Rendam: Gunakan sarung tangan saat mengupas talas untuk menghindari gatal di tangan. Rendam potongan talas dalam air garam selama 15-30 menit untuk melarutkan sebagian oksalat.
  • Masak Hingga Matang: Jangan pernah mengonsumsi talas setengah matang. Pastikan talas dikukus, direbus, atau dipanggang hingga teksturnya benar-benar lunak.

Studi Mengenai Manfaat Umbi-Umbian

Journal of Food Science and Technology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa pati resisten dalam umbi-umbian seperti talas secara signifikan meningkatkan sensitivitas insulin dan kesehatan mikrobiota usus.

Temuan ini menegaskan bahwa talas bukan sekadar makanan pokok, melainkan memiliki potensi terapeutik dalam mengelola gangguan metabolisme tubuh. Konsumsi serat alami dari talas terbukti lebih efektif dalam menjaga kestabilan energi harian dibandingkan karbohidrat olahan.

Jika kamu mengalami keluhan seperti perut kembung yang tak kunjung reda atau gejala alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan kesehatan dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. 7 Surprising Benefits of Taro Root.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What are the health benefits of taro root?
WebMD. Diakses pada 2026. Taro Root: Health Benefits, Nutrition, and Uses.
Food Data Central USDA. Diakses pada 2026. Taro, cooked, without salt.

FAQ

1. Apakah talas aman untuk penderita asam lambung?

Ya, talas relatif aman karena teksturnya yang lembut saat dimasak dan kandungan seratnya yang membantu menetralisir asam lambung. Namun, konsumsilah dalam porsi wajar dan jangan digoreng kering.

2. Mengapa talas menyebabkan gatal di kulit?

Hal ini disebabkan oleh kristal kalsium oksalat yang berbentuk seperti jarum kecil pada umbi talas mentah. Mencuci dengan air garam dan memasaknya hingga matang sempurna akan menghilangkan efek gatal ini.

3. Apakah talas bisa menggantikan nasi putih?

Sangat bisa. Talas memiliki serat lebih tinggi dan indeks glikemik yang lebih rendah, sehingga memberikan energi yang lebih tahan lama dibandingkan nasi putih.

4. Bolehkah ibu hamil makan talas?

Boleh, karena talas mengandung folat dan vitamin B6 yang sangat penting bagi perkembangan janin dan membantu mengurangi gejala mual pada ibu hamil.


## Punya Keluhan Pencernaan atau Pertanyaan Soal Diet? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengenai asupan nutrisi harianmu? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.