
Kenali Penyebab dan Cara Mengobati Sariawan pada Anak
Sariawan pada anak adalah luka kecil di mulut yang menyebabkan rasa perih dan bisa membuatnya sulit makan atau berbicara.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Sariawan pada Anak Disertai Demam
- Penyebab Sariawan dan Demam pada Anak
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- FAQ
Sariawan pada anak sering kali membuat orang tua merasa khawatir, terutama jika kondisi ini disertai dengan demam. Anak yang biasanya ceria bisa tiba-tiba menjadi rewel, sulit makan, bahkan menolak untuk minum karena rasa nyeri di area mulut. Kondisi ini secara medis dikenal sebagai stomatitis, yang merupakan peradangan pada lapisan mukosa mulut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, kekurangan nutrisi, hingga trauma fisik seperti tergigit.
Demam yang menyertai sariawan biasanya menunjukkan bahwa tubuh anak sedang melakukan perlawanan aktif terhadap suatu infeksi. Pada banyak kasus, kombinasi kedua gejala ini berkaitan dengan infeksi virus, seperti virus herpes simpleks atau virus penyebab penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD). Penting bagi kamu untuk tetap tenang namun waspada, karena anak-anak sangat rentan terhadap dehidrasi jika mereka berhenti minum akibat nyeri sariawan yang hebat.
Penanganan sariawan pada anak memerlukan pendekatan dua arah: meredakan nyeri dan peradangan di mulut, serta mengontrol suhu tubuh agar anak merasa lebih nyaman. Memberikan asupan cairan yang cukup dan makanan lunak yang tidak mengiritasi adalah langkah awal yang krusial. Selain itu, penggunaan produk kesehatan yang tepat dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan memastikan kondisi anak tidak memburuk.
Sebagai langkah antisipasi, kamu perlu menyediakan obat-obatan atau produk perawatan kesehatan yang aman dikonsumsi anak secara mandiri di rumah. Pemilihan obat harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan kandungan aktif yang sesuai dengan usia dan berat badan anak. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mengatasi sariawan pada anak disertai demam? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Sariawan pada Anak Disertai Demam yang Ampuh
Berikut adalah beberapa produk kesehatan pilihan yang direkomendasikan oleh apoteker untuk membantu meredakan gejala sariawan dan demam pada buah hati kamu. Pastikan untuk selalu membaca aturan pakai yang tertera pada kemasan produk.
1. Tempra Syrup 60 ml
Tempra Syrup merupakan salah satu obat penurun demam yang paling tepercaya untuk anak-anak. Produk ini mengandung bahan aktif Paracetamol yang bekerja langsung pada pusat pengatur suhu di otak untuk menurunkan demam dan meningkatkan ambang rasa sakit (analgesik). Hal ini sangat efektif untuk meredakan nyeri yang timbul akibat luka sariawan sehingga anak bisa kembali tenang.
Kelebihan utama produk ini adalah formulasinya yang bebas alkohol dan menggunakan pemanis yang aman, serta memiliki rasa yang disukai anak-anak sehingga memudahkan pemberian obat. Paracetamol bekerja dengan menghambat sintesis prostaglandin, yaitu senyawa kimia dalam tubuh yang memicu respons nyeri dan demam.
Manfaat Tempra Syrup mencakup penurunan panas yang cepat dan pereda nyeri ringan hingga sedang. Dosis umum diberikan berdasarkan berat badan anak (10-15 mg/kgBB) atau sesuai usia berikut:
- Anak 2-3 tahun: 5 ml.
- Anak 4-5 tahun: 7.5 ml.
- Anak 6-8 tahun: 10 ml.
- Diberikan setiap 4-6 jam, maksimal 5 kali dalam 24 jam.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan agar tidak terjadi overdosis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tempra Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Aloclair Plus Gel 8 ml
Untuk menangani luka sariawan secara langsung, Aloclair Plus Gel adalah pilihan yang sangat aman bahkan untuk anak-anak. Gel ini tidak mengandung alkohol dan tidak memberikan rasa perih saat dioleskan, yang sangat penting untuk menjaga kenyamanan anak yang sedang kesakitan.
Aloclair Plus Gel bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas luka sariawan. Lapisan ini melindungi ujung saraf yang terbuka dari iritasi luar (seperti air, makanan, atau gesekan lidah), sehingga rasa nyeri berkurang dengan cepat. Produk ini mengandung Aloe vera yang berfungsi menyejukkan luka dan Sodium hyaluronate yang mendukung proses regenerasi jaringan kulit di mulut.
Manfaatnya meliputi pereda nyeri instan, pencegahan infeksi sekunder pada luka, dan mempercepat penyembuhan sariawan. Cara pakainya cukup dengan mengeluarkan sedikit gel dan mengoleskannya langsung pada luka sariawan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan. Hindari menyentuh luka dengan lidah selama 2 menit setelah pengolesan agar lapisan pelindung terbentuk sempurna.
Produk ini termasuk dalam kategori alat kesehatan yang aman digunakan mandiri tanpa resep dokter.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Aloclair Plus Gel 8 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Perawatan di Rumah saat Anak Sariawan
- Berikan makanan dingin atau suhu ruang seperti yogurt, puding, atau es krim untuk menyejukkan mulut.
- Pastikan hidrasi terjaga dengan memberikan air putih sedikit demi sedikit namun sering.
- Gunakan sikat gigi yang sangat lembut agar tidak melukai area sariawan lebih lanjut.
3. Sanmol Syrup 60 ml
Sanmol Syrup adalah alternatif paracetamol cair yang sudah lama dikenal masyarakat Indonesia untuk menangani demam dan nyeri pada anak. Kandungan Paracetamol 120 mg per 5 ml menjadikannya dosis yang stabil dan mudah diukur untuk anak-anak yang mengalami demam tinggi akibat peradangan mulut.
Cara kerja Sanmol sama dengan paracetamol lainnya, yaitu menurunkan suhu tubuh dan menghambat persepsi nyeri di otak. Sanmol sangat membantu saat anak mengalami demam yang membuat mereka lemas dan tidak nafsu makan. Dengan turunnya demam, anak biasanya akan merasa lebih nyaman dan mau mencoba mengonsumsi cairan atau makanan lunak.
Manfaat utamanya adalah meredakan panas, sakit kepala, dan nyeri yang menyertai pertumbuhan gigi atau sariawan. Dosis umum:
- Anak 1-2 tahun: 5 ml.
- Anak 2-6 tahun: 5-10 ml.
- Anak 6-9 tahun: 10-15 ml.
- Diberikan 3-4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Selalu pastikan menggunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan untuk akurasi dosis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol Syrup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Enkasari Kids 120 ml
Jika kamu mencari solusi yang lebih alami untuk sariawan anak, Enkasari Kids adalah pilihannya. Produk ini merupakan cairan obat kumur herbal yang diformulasikan khusus untuk anak-anak dengan rasa yang tidak pedas dan segar.
Enkasari Kids mengandung ekstrak daun saga, ekstrak kayu manis, dan ekstrak daun sirih. Daun saga secara tradisional digunakan untuk mengobati sariawan karena sifat anti-inflamasinya. Kayu manis memberikan aroma yang menyenangkan sekaligus antiseptik alami, sementara daun sirih membantu membersihkan rongga mulut dari kuman penyebab bau mulut dan infeksi.
Manfaatnya adalah membantu meringankan sariawan, menyegarkan mulut, dan menjaga kebersihan mulut saat anak sulit menyikat gigi karena nyeri. Dosis dan cara pakai:
- Anak di atas 5 tahun: Kumur-kumur dengan 15 ml cairan, 3-4 kali sehari.
- Cairan ini dapat ditelan (sesuai aturan pakai herbal) namun lebih disarankan untuk dikumur jika anak sudah bisa berkumur dengan benar.
Produk ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enkasari Kids 120 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Penyebab Sariawan dan Demam pada Anak
1. Infeksi Virus (Stomatitis Herpetika)
Infeksi virus Herpes Simplex tipe 1 (HSV-1) sering menjadi penyebab sariawan berkelompok yang disertai demam tinggi pada anak-anak. Biasanya, demam muncul lebih dulu, diikuti dengan kemunculan bintik-bintik kecil di gusi, lidah, dan pipi bagian dalam yang kemudian pecah menjadi sariawan.
2. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (HFMD)
Kondisi ini disebabkan oleh Coxsackievirus. Selain sariawan di mulut dan demam, anak biasanya akan memiliki ruam atau bintik merah di telapak tangan dan telapak kaki. HFMD sangat menular di lingkungan sekolah atau tempat penitipan anak.
3. Kekurangan Nutrisi
Kurangnya asupan vitamin B12, asam folat, dan zat besi dapat melemahkan sistem imun dan mukosa mulut, sehingga memicu timbulnya stomatitis aphtosa yang berulang. Jika tubuh sedang lemah, infeksi sekunder dapat memicu timbulnya demam ringan.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun sebagian besar sariawan pada anak bisa sembuh dengan perawatan di rumah, ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu segera mencari bantuan medis:
- Demam mencapai suhu di atas 39 derajat Celsius atau tidak turun setelah 2-3 hari pemberian obat.
- Anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi (buang air kecil jarang, mata cekung, atau menangis tanpa air mata).
- Sariawan sangat banyak hingga memenuhi tenggorokan atau menyebabkan anak kesulitan menelan ludah.
- Luka sariawan tidak membaik setelah 10-14 hari.
Studi Mengenai Sariawan pada Anak
Journal of Pharmaceutical Sciences and Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan bahan alami seperti ekstrak daun saga memiliki efektivitas yang signifikan dalam mempercepat waktu penyembuhan sariawan dibandingkan dengan plasebo.
Studi ini menekankan bahwa kandungan flavonoid dan saponin dalam ekstrak herbal mampu menekan mediator peradangan pada jaringan mukosa mulut. Hal ini memperkuat alasan mengapa penggunaan obat sariawan herbal seperti Enkasari Kids tetap menjadi pilihan populer yang aman bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Menangani sariawan pada anak disertai demam memang membutuhkan kesabaran ekstra. Segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja jika kamu merasa khawatir dengan kondisi anak yang tidak kunjung membaik atau jika anak menolak asupan cairan sama sekali.
Kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan yang direkomendasikan di atas dengan mudah. Cukup beli obat online di Halodoc, karena produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat, sehingga kamu bisa tetap fokus merawat si kecil di rumah.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Canker Sore: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Stomatitis in Children.
Healthline. Diakses pada 2026. Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD): Symptoms, Causes, and Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Penanganan Demam pada Anak di Rumah.
FAQ
1. Apakah sariawan pada anak disertai demam menular?
Tergantung penyebabnya. Jika disebabkan oleh virus seperti HFMD atau herpes, maka kondisi tersebut sangat menular melalui air liur atau kontak fisik. Segera pisahkan alat makan dan mainan anak agar tidak menular ke anggota keluarga lain.
2. Bolehkah anak sariawan minum air es?
Boleh. Air es atau cairan dingin justru membantu meredakan rasa perih dan kebas pada luka sariawan, sehingga anak merasa lebih nyaman. Ini juga membantu menjaga hidrasi anak saat mereka sulit menelan cairan hangat.
3. Apa perbedaan sariawan biasa dan stomatitis herpetika?
Sariawan biasa (aphtosa) umumnya tunggal dan jarang disertai demam tinggi. Sementara stomatitis herpetika biasanya muncul dalam kelompok bintil kecil yang banyak, sangat nyeri, dan disertai demam tinggi serta pembengkakan gusi.
4. Berapa lama demam akibat sariawan akan berlangsung?
Umumnya demam akan mereda dalam 3 hingga 5 hari seiring dengan respons tubuh terhadap infeksi virus. Jika demam berlanjut lebih dari 5 hari, segera hubungi dokter spesialis anak.
## Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan sariawan atau demam pada anak, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


