Ad Placeholder Image

Kenali Regio Gigi: Pembagian Lokasi Gigi Mudah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 Februari 2026

Regio Gigi: Pahami Sistem Penomoran Gigi Rahang

Kenali Regio Gigi: Pembagian Lokasi Gigi MudahKenali Regio Gigi: Pembagian Lokasi Gigi Mudah

Apa Itu Regio Gigi? Pemahaman Sistem Penomoran Gigi Internasional

Regio gigi adalah sistem pembagian area rahang menjadi empat kuadran yang bertujuan untuk memudahkan identifikasi lokasi gigi secara internasional. Sistem ini sangat penting dalam dunia kedokteran gigi karena memungkinkan komunikasi yang jelas dan universal antara profesional gigi di seluruh dunia, serta membantu dalam pencatatan riwayat kesehatan gigi yang akurat. Dengan memahami regio gigi, setiap gigi dapat diidentifikasi secara unik, baik itu gigi permanen maupun gigi susu (desidui).

Sistem Dua Angka dalam Penomoran Regio Gigi

Sistem penomoran regio gigi yang paling umum digunakan adalah sistem dua angka, yang dikenal juga sebagai sistem FDI (Federation Dentaire Internationale) atau ISO (International Standards Organization). Angka pertama dalam sistem ini menandakan kuadran atau regio gigi, sedangkan angka kedua menunjukkan jenis gigi dalam kuadran tersebut. Dengan kombinasi dua angka ini, lokasi dan jenis gigi bisa langsung diketahui tanpa keraguan.

Pembagian Regio Gigi Permanen

Gigi permanen, yang berjumlah 32 pada orang dewasa, dibagi menjadi empat regio. Setiap regio memiliki penandaan angka 1 hingga 4. Penomoran dimulai dari kuadran kanan atas dan bergerak searah jarum jam.

Regio 1 (Kanan Atas)

Regio 1 merujuk pada area rahang atas sebelah kanan. Ini mencakup gigi-gigi seperti gigi seri, gigi taring, gigi premolar, dan gigi geraham di sisi kanan atas mulut. Misalnya, gigi 11 adalah gigi seri pertama kanan atas, dan gigi 13 adalah gigi taring kanan atas.

Regio 2 (Kiri Atas)

Regio 2 adalah kuadran rahang atas sebelah kiri. Gigi-gigi yang terletak di area ini akan dimulai dengan angka 2. Contohnya, gigi 21 adalah gigi seri pertama kiri atas, dan gigi 27 adalah geraham kedua kiri atas.

Regio 3 (Kiri Bawah)

Regio 3 mencakup area rahang bawah sebelah kiri. Penomoran gigi di kuadran ini akan diawali dengan angka 3. Sebagai ilustrasi, gigi 31 merupakan gigi seri pertama kiri bawah, dan gigi 38 adalah geraham bungsu kiri bawah.

Regio 4 (Kanan Bawah)

Regio 4 adalah kuadran rahang bawah sebelah kanan. Gigi-gigi di area ini akan memiliki penandaan angka pertama 4. Contohnya adalah gigi 41 sebagai gigi seri pertama kanan bawah, dan gigi 46 sebagai geraham pertama kanan bawah.

Pembagian Regio Gigi Desidui (Gigi Susu)

Gigi desidui, atau gigi susu, berjumlah 20 pada anak-anak dan juga dibagi menjadi empat regio, namun menggunakan angka 5 hingga 8 untuk menghindari kebingungan dengan gigi permanen. Penomoran regio gigi desidui juga dimulai dari kanan atas dan bergerak searah jarum jam.

Regio 5 (Kanan Atas Desidui)

Regio 5 adalah kuadran rahang atas sebelah kanan untuk gigi susu. Gigi 51, misalnya, adalah gigi seri pertama kanan atas pada anak.

Regio 6 (Kiri Atas Desidui)

Regio 6 mencakup area rahang atas sebelah kiri untuk gigi susu. Gigi 63 adalah gigi taring kiri atas pada anak.

Regio 7 (Kiri Bawah Desidui)

Regio 7 adalah kuadran rahang bawah sebelah kiri untuk gigi susu. Contohnya, gigi 75 adalah geraham kedua kiri bawah pada anak.

Regio 8 (Kanan Bawah Desidui)

Regio 8 merujuk pada area rahang bawah sebelah kanan untuk gigi susu. Gigi 81 adalah gigi seri pertama kanan bawah pada anak.

Pentingnya Memahami Regio Gigi bagi Pasien

Memahami konsep regio gigi mungkin terdengar seperti hal teknis bagi profesional, namun pengetahuan dasar ini juga bermanfaat bagi masyarakat umum. Dengan mengetahui sistem ini, pasien dapat lebih mudah memahami penjelasan dokter gigi mengenai gigi yang bermasalah atau perawatan yang diperlukan. Ini juga membantu pasien lebih aktif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta menanyakan pertanyaan yang relevan kepada dokter.

Contoh Identifikasi Gigi Menggunakan Sistem Regio

Untuk memperjelas, berikut beberapa contoh spesifik bagaimana sistem regio gigi digunakan untuk mengidentifikasi gigi:

  • Gigi 11: Gigi seri pertama (incisivus central) di regio 1 (kanan atas).
  • Gigi 23: Gigi taring (caninus) di regio 2 (kiri atas).
  • Gigi 36: Gigi geraham pertama (molar pertama) di regio 3 (kiri bawah).
  • Gigi 48: Gigi geraham ketiga (molar ketiga/geraham bungsu) di regio 4 (kanan bawah).
  • Gigi 52: Gigi seri kedua (incisivus lateralis) di regio 5 (kanan atas, gigi susu).
  • Gigi 84: Gigi geraham pertama (molar pertama) di regio 8 (kanan bawah, gigi susu).

Pertanyaan Umum tentang Regio Gigi

Apa perbedaan sistem regio gigi dengan sistem penomoran lainnya?

Sistem regio gigi (FDI) adalah salah satu dari beberapa metode penomoran gigi. Sistem lain yang sering digunakan adalah sistem Universal Numbering System (UNS) di Amerika Serikat, yang menggunakan angka 1-32 untuk gigi permanen dan huruf A-T untuk gigi susu, serta sistem Palmer yang menggunakan simbol dan angka. Namun, sistem FDI yang berbasis regio adalah yang paling banyak diterima secara internasional.

Mengapa penting bagi dokter gigi menggunakan sistem regio?

Penggunaan sistem regio sangat krusial bagi dokter gigi untuk memastikan konsistensi dan akurasi dalam dokumentasi medis. Ini meminimalkan risiko kesalahan identifikasi gigi, terutama saat merujuk pasien ke spesialis atau berdiskusi dengan kolega. Sistem ini juga efisien dalam merekam riwayat perawatan dan perkembangan kondisi gigi pasien.

Kesimpulan

Regio gigi adalah fondasi komunikasi yang efektif dalam kedokteran gigi. Memahami sistem penomoran ini, baik untuk gigi permanen maupun gigi susu, memungkinkan identifikasi lokasi gigi yang presisi dan universal. Ini krusial tidak hanya bagi profesional medis, tetapi juga bagi pasien untuk memahami diagnosis dan rencana perawatan yang diberikan. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai kesehatan gigi atau memerlukan konsultasi profesional, jangan ragu untuk menggunakan layanan Halodoc. Halodoc menyediakan akses mudah untuk berbicara dengan dokter gigi terpercaya, mendapatkan informasi medis yang akurat, dan menemukan solusi untuk masalah gigi dan mulut.