Ad Placeholder Image

Kenali Tanda Terkena Demam Berdarah Sejak Dini Yuk

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   30 April 2026

Kenali Tanda Terkena Demam Berdarah Lebih Awal

Kenali Tanda Terkena Demam Berdarah Sejak Dini YukKenali Tanda Terkena Demam Berdarah Sejak Dini Yuk

Tanda Terkena Demam Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Mengenali tanda terkena demam berdarah sejak dini sangat penting untuk penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi berbahaya. Penyakit ini memiliki karakteristik gejala yang berkembang dalam beberapa fase.

Definisi Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan infeksi virus yang ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang terinfeksi. Virus ini dapat menyebabkan spektrum penyakit, mulai dari gejala ringan hingga kondisi parah yang mengancam jiwa. Di Indonesia, DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan.

Tanda Terkena Demam Berdarah: Fase Awal (Demam)

Gejala awal DBD umumnya muncul 4-10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi. Fase ini sering disebut sebagai fase demam, yang berlangsung sekitar 2-7 hari. Ciri-ciri pada fase ini mirip dengan infeksi virus lainnya, sehingga sering salah diinterpretasikan.

  • Demam tinggi mendadak: Suhu tubuh bisa mencapai 40°C secara tiba-tiba dan berlangsung selama 2 hingga 7 hari.
  • Sakit kepala hebat: Rasa nyeri kepala yang parah, terutama di area belakang mata.
  • Nyeri otot, sendi, dan tulang: Penderita merasakan pegal linu yang sangat hebat, sering digambarkan seperti “patah tulang”.
  • Lemah dan lesu: Tubuh terasa sangat tidak bertenaga dan mudah lelah.
  • Mual dan muntah: Sering disertai dengan penurunan nafsu makan yang drastis.
  • Ruam kulit: Bintik-bintik merah dapat muncul di kulit, biasanya setelah beberapa hari demam.

Tanda Terkena Demam Berdarah: Fase Kritis (Penurunan Demam)

Fase kritis DBD biasanya terjadi pada hari ke-3 hingga ke-5 demam, saat suhu tubuh mulai turun atau normal. Penurunan demam ini seringkali disalahartikan sebagai tanda kesembuhan, padahal fase ini merupakan periode paling berbahaya. Pada fase ini, risiko kebocoran plasma dan perdarahan meningkat.

Ciri-ciri pada fase kritis yang harus diwaspadai meliputi:

  • Nyeri perut hebat dan terus-menerus: Rasa sakit pada perut yang tidak kunjung reda.
  • Muntah terus-menerus: Muntah lebih dari 3 kali dalam satu jam atau 4 kali dalam enam jam.
  • Perdarahan: Dapat berupa mimisan, gusi berdarah, bintik-bintik merah kecil di kulit (petekie), atau perdarahan lebih serius seperti muntah darah dan BAB hitam.
  • Kelelahan ekstrem atau gelisah: Penderita tampak sangat lelah atau sebaliknya menjadi sangat resah.
  • Pembesaran hati: Hati teraba membesar.
  • Kesulitan bernapas: Nafas menjadi cepat atau sesak.
  • Penurunan suhu tubuh drastis diikuti kondisi memburuk: Suhu tubuh turun di bawah normal, namun kondisi pasien justru memburuk.

Penyebab Demam Berdarah Dengue

Penyebab utama Demam Berdarah Dengue adalah infeksi salah satu dari empat serotipe virus Dengue. Virus ini ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan dalam kasus yang lebih jarang, Aedes albopictus. Nyamuk ini aktif menggigit pada siang hari.

Penyakit ini tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Penularan terjadi ketika nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi virus Dengue, kemudian nyamuk tersebut menggigit orang lain dan menularkan virusnya.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Mengingat fase kritis DBD dapat membahayakan jiwa, sangat penting untuk segera mencari pertolongan medis. Jika seseorang mengalami tanda terkena demam berdarah seperti demam tinggi mendadak, nyeri hebat, dan terutama jika muncul tanda-tanda fase kritis, jangan menunda untuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pemeriksaan darah dan pemantauan ketat oleh tenaga medis diperlukan untuk memastikan diagnosis dan memberikan penanganan yang sesuai. Penanganan dini dapat mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih parah.

Pencegahan Demam Berdarah

Pencegahan Demam Berdarah Dengue berpusat pada pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti. Metode yang paling efektif adalah menerapkan “3M Plus”:

  • Menguras: Menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, atau tempat minum hewan secara rutin.
  • Menutup: Menutup rapat tempat penampungan air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur.
  • Mendaur ulang: Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air.
  • Plus: Menaburkan larvasida di tempat penampungan air yang sulit dikuras, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta menggunakan losion antinyamuk.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Mengenali tanda terkena demam berdarah adalah langkah krusial dalam penanganan DBD. Demam tinggi, nyeri tubuh hebat, serta gejala perdarahan pada fase kritis memerlukan perhatian medis segera. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika ada kekhawatiran terkait gejala DBD.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai tanda-tanda DBD atau kondisi kesehatan lainnya, serta konsultasi langsung dengan dokter ahli, unduh aplikasi Halodoc. Melalui Halodoc, pemeriksaan dan konsultasi medis dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.