Ad Placeholder Image

Kenapa Ambeien Berdarah? Cek 7 Penyebab Utamanya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 April 2026

Kenapa Ambeien Berdarah? Jangan Panik, Ini Sebabnya

Kenapa Ambeien Berdarah? Cek 7 Penyebab UtamanyaKenapa Ambeien Berdarah? Cek 7 Penyebab Utamanya

Ambeien berdarah merupakan kondisi yang kerap menimbulkan kekhawatiran. Pendarahan ini seringkali disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum yang menjadi rapuh dan rentan pecah akibat tekanan berlebih. Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya darah merah segar saat atau setelah buang air besar, dan memerlukan perhatian medis untuk memastikan penyebabnya.

Mengapa Ambeien Berdarah? Memahami Penyebab dan Mekanisme Perdarahan Hemoroid

Munculnya darah segar saat buang air besar menjadi gejala yang sering dikaitkan dengan ambeien atau hemoroid. Perdarahan pada ambeien, atau yang dikenal sebagai ambeien berdarah, terjadi ketika pembuluh darah yang membengkak di area anus mengalami kerusakan. Memahami alasan di balik perdarahan ini sangat penting untuk penanganan dan pencegahan yang efektif.

Mengenal Ambeien (Hemoroid)

Ambeien adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah di dalam rektum (bagian akhir usus besar) atau di sekitar anus. Pembuluh darah ini dapat membengkak karena peningkatan tekanan, menyebabkan jaringan di sekitarnya meradang dan menonjol. Ambeien bisa berada di dalam rektum (internal) atau menonjol keluar dari anus (eksternal).

Gejala Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Gejala utama ambeien berdarah adalah munculnya darah merah segar. Darah ini mungkin terlihat menetes setelah buang air besar, menempel pada tisu toilet, atau tercampur di permukaan tinja. Darah pada ambeien umumnya berwarna merah terang karena berasal dari pembuluh darah superfisial. Terkadang, darah bisa muncul tanpa rasa nyeri yang signifikan, namun seringkali disertai rasa tidak nyaman atau gatal di area anus.

Penyebab Utama Ambeien Berdarah

Ambeien berdarah terjadi ketika pembuluh darah yang sudah membengkak dan meradang di anus pecah. Penyebab utamanya adalah peningkatan tekanan berlebih pada pembuluh darah di anus dan rektum. Tekanan ini menyebabkan pembuluh darah menjadi rapuh dan lebih rentan terhadap cedera.

Mekanisme Terjadinya Perdarahan pada Ambeien

Pembuluh darah yang membengkak pada ambeien menjadi lebih tipis dan sensitif. Saat tekanan berlebih terjadi atau saat terjadi gesekan dengan tinja, pembuluh darah ini dapat robek atau pecah. Kondisi ini kemudian menyebabkan darah merah segar keluar saat atau setelah buang air besar. Robekan bisa terjadi karena tinja yang keras menggesek pembuluh darah, atau karena ambeien yang menonjol keluar saat buang air besar mengalami trauma.

Faktor-Faktor Pemicu Tekanan dan Perdarahan Ambeien

Beberapa kondisi dan kebiasaan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah anus dan rektum, sehingga memicu pembentukan ambeien dan risiko perdarahannya:

  • Konstipasi atau Sembelit Kronis: Tinja yang keras memerlukan penderita untuk mengejan kuat, meningkatkan tekanan pada area anus secara signifikan.
  • Diare Kronis: Diare yang berkepanjangan dapat menyebabkan iritasi dan tekanan berulang pada area anus.
  • Mengejan Kuat: Baik saat buang air besar maupun saat mengangkat beban berat, mengejan dapat memicu peningkatan tekanan intra-abdominal.
  • Duduk Terlalu Lama: Terutama di toilet, posisi duduk yang terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di rektum.
  • Kehamilan: Rahim yang membesar menekan pembuluh darah di panggul, serta perubahan hormon dapat melemahkan dinding pembuluh darah.
  • Kegemukan (Obesitas): Berat badan berlebih meningkatkan tekanan intra-abdominal yang dapat memengaruhi pembuluh darah di anus.
  • Aktivitas Fisik Berat: Sering mengangkat benda berat dapat menyebabkan peningkatan tekanan secara tiba-tiba.
  • Hubungan Seks Anal: Dapat menyebabkan cedera langsung atau iritasi pada area anus dan rektum.
  • Penuaan: Jaringan penyokong di sekitar anus cenderung melemah seiring bertambahnya usia, membuat pembuluh darah lebih rentan membengkak.
  • Penyakit Lain: Kondisi medis tertentu seperti radang usus, polip rektum, atau dalam kasus yang jarang, kanker usus besar, juga dapat menyebabkan perdarahan.

Kapan Harus Konsultasi Dokter untuk Ambeien Berdarah?

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami ambeien berdarah. Meskipun seringkali disebabkan oleh ambeien yang tidak serius, perdarahan dari anus juga bisa menjadi tanda kondisi medis lain yang lebih serius, seperti polip usus atau bahkan kanker usus besar. Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab perdarahan dan memberikan penanganan yang tepat.

Pencegahan Ambeien dan Perdarahannya

Mencegah ambeien dan perdarahannya melibatkan pengelolaan faktor risiko:

  • Tingkatkan Asupan Serat: Konsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk melunakkan tinja dan mencegah sembelit.
  • Minum Cukup Air: Pastikan hidrasi yang adekuat untuk menjaga konsistensi tinja yang lembut.
  • Hindari Mengejan Berlebihan: Jangan menahan buang air besar dan hindari mengejan kuat saat di toilet.
  • Jangan Duduk Terlalu Lama di Toilet: Batasi waktu buang air besar untuk menghindari peningkatan tekanan pada anus.
  • Olahraga Teratur: Aktivitas fisik membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah.
  • Jaga Berat Badan Ideal: Mengurangi berat badan berlebih dapat menurunkan tekanan intra-abdominal.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Ambeien berdarah umumnya disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di anus yang pecah karena tekanan berlebih akibat sembelit, diare, mengejan, duduk terlalu lama, kehamilan, atau mengangkat beban berat. Mekanismenya melibatkan gesekan tinja keras atau trauma pada pembuluh darah yang rapuh. Jika mengalami kondisi ini, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah menemukan dokter spesialis yang berpengalaman untuk mendapatkan saran medis yang profesional dan personal.