Ad Placeholder Image

Kenapa Batugin Ditarik? Bukan Karena Berbahaya Kok!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Maret 2026

Kenapa Batugin Ditarik? Ternyata Hanya Masalah Label Aman

Kenapa Batugin Ditarik? Bukan Karena Berbahaya Kok!Kenapa Batugin Ditarik? Bukan Karena Berbahaya Kok!

Menguak Fakta: Kenapa Batugin Sempat Ditarik dari Peredaran?

Masyarakat mungkin pernah bertanya, kenapa Batugin ditarik dari peredaran? Isu penarikan obat seringkali menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait keamanan produk kesehatan. Batugin, sebagai salah satu obat herbal yang dikenal luas untuk membantu meluruhkan batu urin di Indonesia, memang pernah mengalami penarikan. Namun, penting untuk dipahami bahwa penarikan tersebut pada tahun 2021 disebabkan oleh masalah administratif terkait penandaan kemasan, bukan karena kandungan zat berbahaya seperti isu cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang mencuat pada obat sirup lain di tahun 2022. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci kronologi dan klarifikasi terkait keamanan Batugin.

Ringkasan Fakta: Penarikan Batugin dan Keamanannya

Batugin Elixir 120 ml pernah ditarik dari peredaran pada tahun 2021. Alasan penarikan ini adalah penandaan kemasan atau label yang tidak sesuai dengan persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). PT Kimia Farma selaku produsen diwajibkan menarik seluruh stok untuk dikemas ulang sesuai standar yang berlaku. Penarikan ini bersifat administratif dan tidak berkaitan dengan masalah keamanan bahan berbahaya. Berbeda dengan kasus obat sirup di tahun 2022 yang ditarik karena cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG), Batugin telah dinyatakan aman oleh BPOM dan tidak mengandung cemaran berbahaya tersebut. Produk ini tetap aman dikonsumsi dan telah beredar luas kembali setelah perbaikan kemasan.

Apa Itu Batugin Elixir?

Batugin Elixir merupakan obat herbal yang diformulasikan untuk membantu meluruhkan batu urin pada saluran kemih. Produk ini mengandung ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis) dan keji beling (Strobilanthes crispus) yang dikenal memiliki khasiat diuretik dan litotriptik, yaitu membantu peluruhan batu ginjal dan melancarkan buang air kecil. Batugin tersedia dalam bentuk sirup atau elixir yang mudah dikonsumsi.

Kronologi Penarikan Batugin pada Tahun 2021

Pada tahun 2021, Badan POM mengeluarkan instruksi kepada PT Kimia Farma untuk melakukan penarikan produk Batugin Elixir 120 ml dari peredaran. Penarikan ini didasari oleh temuan bahwa penandaan kemasan, khususnya bagian label, pada produk tersebut tidak sesuai dengan standar yang telah disetujui oleh BPOM.

Poin-poin penting terkait penarikan ini meliputi:

  • Alasan Utama: Penandaan kemasan (label) pada Batugin Elixir 120 ml tidak sesuai dengan persetujuan BPOM. Ini adalah masalah teknis terkait informasi pada kemasan, bukan karena kualitas atau keamanan bahan aktif obat.
  • Tindakan yang Diambil: PT Kimia Farma segera menarik seluruh stok produk dari fasilitas distribusi dan peredaran untuk dilakukan pengemasan ulang. Proses ini memastikan bahwa semua produk yang beredar kembali memenuhi standar penandaan yang ditetapkan.
  • Status Penarikan: Penarikan Batugin pada tahun 2021 bersifat administratif. Artinya, masalah yang ditemukan terkait dengan prosedur perizinan dan penandaan, bukan karena adanya kandungan zat berbahaya atau risiko kesehatan langsung bagi konsumen.

Setelah proses perbaikan dan pengemasan ulang selesai, Batugin Elixir kembali mendapatkan izin edar dan tersedia kembali di pasaran.

Perbedaan dengan Kasus Obat Sirup yang Ditarik pada Tahun 2022

Kekhawatiran masyarakat seringkali muncul karena adanya kasus penarikan obat sirup lain pada tahun 2022. Kasus tersebut melibatkan penarikan sejumlah besar obat sirup yang ditarik karena terbukti mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas aman. Cemaran ini sangat berbahaya dan diduga menjadi penyebab kasus gagal ginjal akut misterius pada anak.

Penting untuk menggarisbawahi perbedaan krusial antara kedua kejadian ini:

  • Penyebab Penarikan 2022: Terkait cemaran berbahaya Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang bersifat toksik bagi ginjal.
  • Keterlibatan Batugin: Batugin sama sekali tidak termasuk dalam daftar obat sirup yang ditarik terkait kasus gagal ginjal akut pada tahun 2022. BPOM telah secara resmi mengonfirmasi bahwa Batugin tidak mengandung cemaran EG/DEG yang berbahaya tersebut.
  • Sifat Batugin: Batugin merupakan produk herbal dengan bahan alami, bukan obat kimia sintetik yang rentan terhadap cemaran EG/DEG yang biasanya ditemukan pada pelarut propilen glikol.

Dengan demikian, kekhawatiran akan adanya cemaran berbahaya pada Batugin adalah tidak berdasar, karena produk ini telah melewati uji keamanan dan dinyatakan aman oleh BPOM.

Keamanan Batugin untuk Dikonsumsi

Berdasarkan klarifikasi dari BPOM dan sifat penarikan yang bersifat administratif pada tahun 2021, dapat disimpulkan bahwa Batugin aman untuk dikonsumsi. Penarikan sebelumnya hanya bertujuan untuk memastikan kesesuaian administrasi dan standar penandaan kemasan. Produk Batugin yang beredar saat ini telah memenuhi semua persyaratan kualitas dan keamanan yang ditetapkan. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait penggunaan Batugin selama mengikuti dosis dan petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.

Tindakan BPOM dalam Menjamin Keamanan Obat

Badan POM memiliki peran vital dalam mengawasi keamanan, khasiat, dan mutu obat serta makanan yang beredar di Indonesia. Penarikan Batugin pada tahun 2021 dan juga penarikan obat sirup pada tahun 2022 adalah bukti nyata dari keseriusan BPOM dalam menjalankan fungsinya. Lembaga ini secara berkala melakukan inspeksi, pengujian sampel, dan evaluasi pasca-pemasaran untuk memastikan bahwa semua produk yang dikonsumsi masyarakat aman dan sesuai standar. Mekanisme penarikan produk adalah salah satu upaya BPOM untuk melindungi kesehatan masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Batugin Elixir memang pernah ditarik dari peredaran pada tahun 2021, namun hal itu disebabkan oleh masalah administratif terkait penandaan kemasan, bukan karena kandungan zat berbahaya. Produk ini tidak terkait dengan isu cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang menyebabkan penarikan obat sirup lain pada tahun 2022. Saat ini, Batugin dinyatakan aman untuk dikonsumsi dan telah beredar kembali di pasaran setelah perbaikan kemasan.

Meskipun demikian, penggunaan obat herbal maupun obat-obatan lainnya tetap harus dilakukan secara bijak. Jika memiliki keluhan kesehatan atau memerlukan informasi lebih lanjut mengenai Batugin atau obat lainnya, disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter terpercaya untuk mendapatkan rekomendasi medis yang akurat dan sesuai kondisi kesehatan. Pastikan untuk selalu membaca label dan petunjuk penggunaan obat dengan seksama sebelum mengonsumsinya.