Ad Placeholder Image

Kenapa Bayi Suka Menjulurkan Lidah? Normalnya Begini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 April 2026

Ini Alasan Kenapa Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Kok

Kenapa Bayi Suka Menjulurkan Lidah? Normalnya Begini!Kenapa Bayi Suka Menjulurkan Lidah? Normalnya Begini!

Kenapa Bayi Suka Menjulurkan Lidah? Ini Penjelasan Medisnya

Gerakan lidah yang menjulur pada bayi seringkali menjadi pemandangan lucu dan menggemaskan bagi orang tua. Umumnya, perilaku ini adalah hal yang normal dan merupakan bagian dari perkembangan alami bayi, terutama pada usia 0 hingga 6 bulan. Kondisi ini bukan selalu tanda adanya masalah kesehatan, melainkan seringkali merupakan respons bawaan atau cara bayi berinteraksi dengan dunia sekitarnya.

Penjelasan mengapa bayi suka menjulurkan lidah berkaitan dengan beberapa refleks alami, tahapan perkembangan, serta cara mereka berkomunikasi. Memahami penyebab di balik gerakan ini dapat membantu orang tua membedakan kapan perilaku tersebut normal dan kapan mungkin memerlukan perhatian lebih lanjut dari tenaga medis.

Penyebab Utama Bayi Sering Menjulurkan Lidah

Ada beberapa alasan medis dan perkembangan mengapa bayi sering menjulurkan lidah. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai setiap penyebab:

  • Refleks Alami (Tongue-Thrust Reflex)

    Ini adalah refleks bawaan lahir yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bayi. Refleks menjulurkan lidah membantu bayi menyusu dari payudara atau botol dengan mendorong puting atau dot ke bagian belakang mulut untuk menelan. Refleks ini juga berfungsi sebagai pelindung, mencegah benda asing masuk ke tenggorokan bayi dengan mendorongnya keluar secara otomatis.

    Tongue-thrust reflex biasanya mulai menghilang secara bertahap saat bayi mencapai usia 4 hingga 6 bulan. Hilangnya refleks ini merupakan salah satu tanda kesiapan bayi untuk mulai mengonsumsi makanan padat.

  • Tanda Lapar atau Kenyang

    Lidah yang menjulur bisa menjadi salah satu isyarat non-verbal bayi untuk berkomunikasi. Saat bayi lapar, mereka mungkin menjulurkan lidah bersamaan dengan tanda-tanda lain seperti mencari-cari payudara atau dot, mengecap-ngecap, atau rewel. Sebaliknya, beberapa bayi mungkin menjulurkan lidah sebagai tanda bahwa mereka sudah kenyang dan tidak ingin menyusu lagi.

  • Eksplorasi Mulut dan Lingkungan

    Bayi belajar tentang dunia di sekitarnya menggunakan panca indra, dan mulut adalah salah satu alat eksplorasi utama. Mereka menggunakan lidah untuk merasakan tekstur, suhu, dan bentuk benda. Gerakan menjulurkan lidah adalah cara bayi melatih otot-otot di sekitar mulut dan mempelajari bagaimana lidah dapat bergerak serta berinteraksi dengan lingkungan.

  • Pertumbuhan Gigi (Teething)

    Saat gusi bayi mulai gatal, sakit, atau tidak nyaman karena akan tumbuh gigi, mereka mungkin akan menjulurkan lidah. Gerakan ini bisa menjadi cara bayi untuk mencoba meredakan ketidaknyamanan pada gusi atau sekadar memainkan lidah sebagai respons terhadap sensasi baru di dalam mulut mereka.

  • Tanda Belum Siap MPASI (Makanan Pendamping ASI)

    Jika bayi menjulurkan lidah saat diberikan makanan padat pertama kali, ini seringkali merupakan tanda bahwa ia belum sepenuhnya siap untuk MPASI. Refleks menjulurkan lidah ini membuat makanan didorong keluar, menandakan bahwa bayi belum menguasai koordinasi otot lidah untuk memindahkan makanan ke bagian belakang mulut dan menelannya.

    Menunggu hingga refleks ini menghilang sepenuhnya dapat membantu proses MPASI berjalan lebih lancar dan aman.

  • Kebiasaan atau Meniru

    Terkadang, bayi hanya bermain-main dengan lidahnya karena merasa penasaran atau itu menjadi kebiasaan baru yang menyenangkan. Bayi juga sangat pandai meniru ekspresi dan gerakan orang dewasa di sekitarnya. Jika orang tua atau pengasuh sering menjulurkan lidah saat berinteraksi dengan bayi, bayi mungkin akan meniru gerakan tersebut.

Kapan Harus Waspada Jika Bayi Menjulurkan Lidah?

Meskipun menjulurkan lidah umumnya normal, ada beberapa situasi di mana orang tua perlu lebih waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter. Tanda-tanda ini bisa menunjukkan adanya kondisi medis yang mendasari dan memerlukan evaluasi lebih lanjut:

  • Lidah menjulur secara terus-menerus dan tampak tidak wajar.
  • Kesulitan menelan makanan atau air liur, yang dapat terlihat dari batuk atau tersedak saat makan.
  • Produksi air liur berlebihan yang terus-menerus (drooling).
  • Berat badan bayi tidak naik sesuai dengan kurva pertumbuhan normal.
  • Terlihat tanda-tanda kelemahan otot pada wajah atau tubuh bayi.
  • Adanya perubahan warna pada lidah atau bibir bayi.
  • Kesulitan bernapas, terutama saat tidur.

Jika bayi menunjukkan salah satu atau lebih dari gejala di atas bersamaan dengan kebiasaan menjulurkan lidah, sangat disarankan untuk mencari saran medis profesional.

Tips untuk Orang Tua Menanggapi Bayi Menjulurkan Lidah

Apabila gerakan menjulurkan lidah pada bayi dianggap normal dan tidak disertai gejala mengkhawatirkan, orang tua dapat melakukan beberapa hal:

  • Observasi dan Catat

    Perhatikan kapan dan dalam situasi apa bayi menjulurkan lidah. Apakah saat lapar, bermain, atau saat akan tumbuh gigi? Pencatatan ini dapat membantu memahami pola dan penyebabnya.

  • Berikan Stimulasi Oral yang Aman

    Jika diduga karena eksplorasi atau tumbuh gigi, berikan mainan gigit (teether) yang aman dan sesuai usia. Ini membantu bayi memenuhi rasa ingin tahu oralnya dan meredakan ketidaknyamanan gusi.

  • Tanggapi Kebutuhan Bayi

    Jika menjulurkan lidah adalah tanda lapar atau kenyang, segera respons dengan menyusui atau menghentikan pemberian makan. Ini membantu bayi merasa dipahami dan membangun komunikasi yang baik.

  • Konsultasi Saat MPASI

    Jika bayi terus-menerus mendorong keluar makanan saat MPASI, tunda dulu pemberian makanan padat selama beberapa hari atau minggu, lalu coba lagi. Ini menandakan bayi belum siap.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis Halodoc

Kebiasaan bayi menjulurkan lidah merupakan bagian normal dari perkembangan mereka. Sebagian besar kasus disebabkan oleh refleks alami, eksplorasi, atau respons terhadap lingkungan. Namun, kewaspadaan diperlukan jika gerakan ini persisten dan disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Jika memiliki kekhawatiran tentang bayi yang sering menjulurkan lidah, terutama jika disertai kesulitan menelan, penurunan berat badan, atau tanda kelemahan otot, segera konsultasikan dengan dokter anak. Melalui aplikasi Halodoc, orang tua dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter anak tepercaya untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rekomendasi medis yang sesuai dengan kondisi bayi. Halodoc berkomitmen menyediakan informasi kesehatan yang detail, akurat, dan berbasis riset ilmiah untuk mendukung kesehatan keluarga.