Ad Placeholder Image

Kenapa di Selangkangan Ada Benjolan? Cari Tahu Yuk!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Maret 2026

Kenapa di Selangkangan Ada Benjolan? Yuk Kenali Penyebabnya

Kenapa di Selangkangan Ada Benjolan? Cari Tahu Yuk!Kenapa di Selangkangan Ada Benjolan? Cari Tahu Yuk!

Mengapa Ada Benjolan di Selangkangan? Ini Penjelasan Lengkapnya

Benjolan di selangkangan adalah kondisi yang seringkali menimbulkan kekhawatiran. Lokasinya yang sensitif membuat banyak orang bertanya-tanya tentang penyebab dan penanganannya. Benjolan ini bisa muncul akibat berbagai faktor, mulai dari yang ringan dan tidak berbahaya hingga kondisi medis yang memerlukan perhatian serius. Memahami penyebab potensial sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya.

Apa Itu Benjolan di Selangkangan?

Benjolan di selangkangan merujuk pada adanya massa atau pembengkakan yang teraba di area lipatan paha, antara perut bagian bawah dan paha. Ukurannya bisa bervariasi, dari sangat kecil hingga cukup besar, dan dapat disertai dengan gejala lain seperti nyeri, kemerahan, atau demam. Penting untuk diketahui bahwa tidak semua benjolan bersifat ganas.

Kenapa di Selangkangan Ada Benjolan? Penyebab Umumnya

Munculnya benjolan di selangkangan paling sering disebabkan oleh beberapa kondisi umum yang relatif tidak berbahaya. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemui:

1. Kelenjar Getah Bening Membengkak (Limfadenopati)

Ini adalah penyebab benjolan di selangkangan yang paling umum. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi menyaring zat berbahaya. Pembengkakan terjadi saat tubuh sedang melawan infeksi (bakteri, virus, jamur) atau peradangan di area sekitarnya, seperti kaki, alat kelamin, atau saluran kemih. Benjolan ini bisa terasa nyeri, lunak, dan terkadang disertai demam, nyeri tenggorokan, atau keringat dingin.

2. Infeksi Kulit

Beberapa jenis infeksi pada kulit di area selangkangan juga dapat menimbulkan benjolan:

  • Bisul atau Abses: Benjolan merah yang nyeri dan berisi nanah, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri pada folikel rambut.
  • Folikulitis: Peradangan pada folikel rambut, sering terjadi akibat gesekan, pencukuran, atau rambut tumbuh ke dalam. Benjolan yang muncul biasanya kecil dan merah.
  • Biang Keringat (Miliaria): Sumbatan pada kelenjar keringat yang menyebabkan benjolan kecil-kecil, gatal, dan sering muncul di area yang lembap dan tergesek.

3. Kista

Kista adalah kantung berisi cairan, udara, atau zat semisolid yang dapat terbentuk di bawah kulit.

  • Kista Epidermoid atau Sebasea: Keduanya adalah kista jinak yang terbentuk ketika sel-sel kulit atau minyak kelenjar sebasea terperangkap di bawah kulit. Umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa meradang atau terinfeksi dan terasa nyeri.

4. Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis terjadi ketika jaringan lunak, seperti sebagian usus atau lemak, menonjol melalui titik lemah pada otot dinding perut di area selangkangan. Benjolan ini terasa lunak, bisa hilang timbul, dan seringkali muncul saat mengejan, batuk, atau mengangkat beban berat. Terkadang disertai rasa nyeri atau tidak nyaman.

5. Gigitan Serangga

Gigitan atau sengatan serangga di area selangkangan dapat menyebabkan reaksi peradangan lokal. Benjolan yang muncul biasanya kecil, gatal, merah, dan bisa terasa nyeri.

Penyebab Benjolan di Selangkangan Lain yang Perlu Diwaspadai

Meskipun jarang, benjolan di selangkangan juga bisa menjadi indikasi kondisi medis yang lebih serius:

1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Beberapa IMS dapat menyebabkan benjolan atau lesi di area selangkangan atau alat kelamin.

  • Kutil Kelamin: Pertumbuhan kulit kecil yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV).
  • Herpes Genital: Benjolan kecil berisi cairan yang kemudian pecah menjadi luka, disebabkan oleh virus Herpes Simpleks (HSV).

2. Penyakit Autoimun

Pada beberapa kasus, penyakit autoimun tertentu dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening atau peradangan di berbagai bagian tubuh, termasuk selangkangan.

3. Limfoma (Kanker Kelenjar Getah Bening)

Ini adalah jenis kanker yang berasal dari sel-sel sistem kekebalan tubuh yang disebut limfosit. Benjolan akibat limfoma biasanya tidak nyeri, terasa keras, dan dapat terus membesar. Ini adalah kondisi serius yang memerlukan diagnosis dan penanganan medis segera.

Kapan Harus ke Dokter Mengenai Benjolan di Selangkangan?

Penting untuk mencari evaluasi medis jika benjolan di selangkangan disertai dengan gejala atau karakteristik berikut:

  • Benjolan terasa nyeri hebat, kemerahan, atau terasa panas saat disentuh.
  • Disertai demam, keringat dingin di malam hari, atau sakit tenggorokan.
  • Benjolan tidak membaik dalam beberapa hari atau terus membesar.
  • Terlihat seperti bernanah atau mengeluarkan cairan.
  • Benjolan hilang timbul atau muncul setelah cedera.
  • Benjolan terasa keras dan tidak bergerak saat disentuh.
  • Adanya penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Diagnosis dan Penanganan Benjolan di Selangkangan

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, termasuk meraba benjolan dan area sekitarnya. Untuk menentukan penyebab pasti, dokter mungkin akan merekomendasikan tes tambahan seperti tes darah, USG, MRI, atau biopsi jaringan. Penanganan akan disesuaikan dengan diagnosis, mulai dari antibiotik untuk infeksi, drainase untuk abses, hingga tindakan bedah untuk hernia atau kasus kanker.

Pencegahan Benjolan di Selangkangan

Meskipun tidak semua jenis benjolan dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko:

  • Menjaga kebersihan area selangkangan dengan baik.
  • Menggunakan pakaian dalam yang bersih dan tidak terlalu ketat.
  • Menghindari mencukur rambut kemaluan terlalu dekat atau menggunakan pisau cukur tumpul untuk mencegah folikulitis.
  • Melakukan hubungan intim yang aman untuk mencegah IMS.
  • Menghindari mengangkat beban berat yang berlebihan atau dengan teknik yang salah untuk mengurangi risiko hernia.

Jika merasakan adanya benjolan di selangkangan, terutama jika disertai gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter. Mendapatkan diagnosis dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif dan mencegah komplikasi. Untuk kemudahan akses layanan kesehatan dan mendapatkan saran medis yang akurat, kunjungi Halodoc dan buat janji konsultasi dengan dokter spesialis yang berpengalaman.