Ad Placeholder Image

Kenapa Eksim Gatal di Malam Hari? Ternyata Ini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 April 2026

Kenapa Eksim Gatal di Malam Hari? Ini Lho Pemicunya!

Kenapa Eksim Gatal di Malam Hari? Ternyata Ini!Kenapa Eksim Gatal di Malam Hari? Ternyata Ini!

Kenapa Eksim Terasa Lebih Gatal di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Eksim, atau dermatitis atopik, adalah kondisi kulit kronis yang ditandai dengan kulit kering, merah, dan gatal. Rasa gatal yang intens, terutama di malam hari, seringkali menjadi keluhan utama penderita. Fenomena eksim terasa lebih gatal di malam hari ini bukan tanpa alasan, melainkan dipicu oleh kombinasi faktor internal dan eksternal tubuh yang memengaruhi kondisi kulit.

Kombinasi faktor seperti hilangnya kelembapan kulit, perubahan suhu tubuh, peningkatan aktivitas saraf, dan aktivitas penggarukan saat tidur membuat kulit lebih sensitif dan kering, sehingga memicu gatal hebat. Pemahaman mendalam mengenai penyebab gatal eksim di malam hari dapat membantu dalam manajemen kondisi ini.

Penyebab Eksim Gatal di Malam Hari

Beberapa mekanisme tubuh dan faktor lingkungan berkontribusi pada intensitas gatal eksim yang meningkat saat malam hari. Berikut adalah penjelasan detail mengenai penyebab eksim gatal di malam hari:

Kelembapan Kulit Berkurang (Transepidermal Water Loss)

Selama malam hari, kulit cenderung kehilangan lebih banyak air melalui proses yang disebut transepidermal water loss (TWL). Pada penderita eksim, fungsi pelindung kulit (skin barrier) mengalami gangguan, membuatnya lebih rentan terhadap kehilangan kelembapan. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih kering, pecah-pecah, dan memperburuk sensasi gatal.

Perubahan Suhu Tubuh

Suhu tubuh mengalami fluktuasi sepanjang hari dan cenderung sedikit meningkat saat tidur. Peningkatan suhu tubuh ini dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah di kulit, yang pada gilirannya dapat meningkatkan aliran darah ke area kulit yang meradang. Kondisi ini dapat memperburuk peradangan dan memicu pelepasan histamin, zat kimia tubuh yang berperan dalam reaksi alergi dan gatal.

Peningkatan Aktivitas Saraf

Pada malam hari, saat tubuh rileks dan tidak terdistraksi oleh aktivitas atau rangsangan eksternal seperti di siang hari, fokus pada sensasi gatal bisa meningkat. Sistem saraf otonom juga mengalami perubahan. Aktivitas sistem saraf parasimpatik yang dominan saat istirahat dapat memengaruhi ambang batas rasa gatal dan respons kulit terhadap iritasi.

Penggarukan Saat Tidur Tanpa Disadari

Tanpa disadari, penderita eksim sering menggaruk kulit secara refleks saat tidur. Penggarukan ini dapat memperparah kerusakan pelindung kulit, memicu siklus gatal-garuk yang berkelanjutan, dan bahkan menyebabkan infeksi sekunder. Kondisi kulit yang teriritasi akibat garukan ini akan terasa lebih gatal saat terbangun.

Faktor Pemicu Eksternal dan Internal Lainnya

Beberapa faktor lain juga dapat memperburuk gatal eksim di malam hari:

  • Udara kering: Penggunaan pendingin ruangan (AC) atau pemanas ruangan yang berlebihan dapat mengurangi kelembapan udara, sehingga membuat kulit semakin kering dan gatal.
  • Stres: Stres psikologis diketahui dapat memperburuk gejala eksim. Saat malam hari, pikiran yang gelisah atau stres yang menumpuk dapat memicu respons tubuh yang meningkatkan sensitivitas kulit terhadap gatal.
  • Alergen: Paparan alergen di lingkungan tidur, seperti tungau debu, bulu hewan peliharaan, atau deterjen pakaian yang tidak cocok pada sprei dan selimut, dapat memicu reaksi alergi dan memperparah gatal.

Mengatasi Gatal Eksim di Malam Hari

Manajemen eksim yang efektif melibatkan kombinasi perawatan kulit, modifikasi gaya hidup, dan terkadang intervensi medis. Untuk mengurangi gatal eksim di malam hari, beberapa langkah bisa diterapkan:

  • Melembapkan kulit secara rutin: Gunakan pelembap tebal (emolien) segera setelah mandi dan sebelum tidur untuk mengunci kelembapan kulit.
  • Mandi air hangat: Hindari mandi dengan air terlalu panas yang dapat menghilangkan minyak alami kulit.
  • Jaga suhu kamar tetap sejuk: Pertahankan suhu kamar tidur yang nyaman dan tidak terlalu panas atau kering.
  • Gunakan pakaian tidur berbahan katun lembut: Pakaian longgar dan lembut dapat mengurangi iritasi pada kulit.
  • Hindari pemicu: Identifikasi dan hindari alergen atau iritan yang dapat memperburuk eksim.
  • Manajemen stres: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga sebelum tidur untuk mengurangi stres.
  • Konsultasi dokter: Jika gatal sangat parah atau tidak membaik dengan perawatan rumahan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat, termasuk resep obat-obatan.

Kapan Harus ke Dokter?

Apabila rasa gatal eksim di malam hari semakin intens, mengganggu kualitas tidur, atau menyebabkan luka terbuka dan tanda-tanda infeksi, disarankan untuk segera mencari bantuan medis. Dokter dapat membantu mendiagnosis penyebab pasti dan meresepkan terapi yang sesuai, seperti kortikosteroid topikal, antihistamin, atau obat imunosupresan, sesuai kebutuhan.

Untuk mendapatkan penanganan eksim yang tepat dan efektif, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Melalui aplikasi Halodoc, dapat mencari dan membuat janji dengan dokter, membeli obat, atau mendapatkan informasi kesehatan tepercaya kapan saja dan di mana saja.