Kenapa Gigi Bawah Ngilu? Ini Dia Biang Keroknya

Gigi bawah yang terasa ngilu merupakan masalah umum yang dapat mengganggu kenyamanan. Sensasi ngilu ini sering muncul secara tiba-tiba dan tajam ketika gigi terkena rangsangan tertentu. Kondisi ini biasanya menandakan adanya masalah pada gigi atau gusi yang perlu diperhatikan.
Apa Itu Gigi Ngilu?
Gigi ngilu, atau hipersensitivitas dentin, adalah rasa nyeri tajam dan singkat yang muncul pada satu atau beberapa gigi. Rasa ngilu ini terjadi ketika lapisan dentin yang sensitif pada gigi terbuka dan terpapar rangsangan dari luar.
Dentin merupakan lapisan di bawah email gigi yang memiliki ribuan saluran mikroskopis menuju ke saraf gigi. Ketika lapisan pelindung email atau gusi menipis atau menyusut, dentin akan terekspos, menyebabkan cairan di dalam saluran dentin bergerak dan memicu respons nyeri pada saraf gigi.
Gejala Gigi Bawah Ngilu
Gejala utama gigi bawah yang ngilu adalah rasa nyeri tajam yang muncul secara tiba-tiba dan umumnya berlangsung singkat. Nyeri ini seringkali dipicu oleh berbagai rangsangan eksternal.
Pemicu umum termasuk konsumsi makanan atau minuman panas, dingin, manis, atau asam. Selain itu, menyikat gigi dengan keras atau menghirup udara dingin juga dapat menimbulkan sensasi ngilu yang tidak nyaman pada gigi bawah.
Penyebab Kenapa Gigi Bawah Terasa Ngilu
Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kenapa gigi bawah terasa ngilu. Sebagian besar masalah ini berkaitan dengan terbukanya lapisan dentin yang seharusnya dilindungi oleh email atau gusi. Pemahaman akan penyebab ini penting untuk menentukan penanganan yang tepat.
- Penipisan Email Gigi
Lapisan email gigi adalah pelindung terluar gigi. Penipisan lapisan ini dapat disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman asam berlebihan, kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, atau penggunaan sikat gigi berbulu kasar. Ketika email menipis, dentin akan terpapar, menyebabkan gigi menjadi sensitif.
- Penyusutan Gusi
Penyusutan gusi, atau resesi gingiva, adalah kondisi ketika jaringan gusi yang melindungi akar gigi mulai mundur, membuat permukaan akar yang mengandung dentin terbuka. Ini bisa dipicu oleh penyakit gusi, menyikat gigi terlalu keras, atau faktor genetik. Akibatnya, gigi akan terasa ngilu.
- Gigi Berlubang atau Rusak
Gigi berlubang adalah area kerusakan pada permukaan gigi yang berkembang menjadi lubang kecil. Jika lubang ini mencapai dentin, atau bahkan saraf gigi, rasa ngilu akan sangat terasa. Gigi retak atau patah juga dapat mengekspos dentin, memicu sensasi nyeri serupa.
- Kebiasaan Menggertakkan Gigi (Bruxism)
Bruxism adalah kebiasaan menggesekkan atau menggertakkan gigi secara tidak sadar, seringkali saat tidur. Kebiasaan ini dapat menyebabkan keausan berlebihan pada email gigi, terutama di area gigitan, yang pada akhirnya menipiskan email dan membuat gigi ngilu.
- Penyakit Gusi
Radang gusi (gingivitis) atau penyakit gusi yang lebih parah (periodontitis) dapat menyebabkan gusi membengkak, berdarah, dan menyusut. Kondisi ini bisa membuat akar gigi terpapar dan meningkatkan sensitivitas gigi. Infeksi dan peradangan pada gusi juga dapat memperburuk rasa ngilu.
- Efek Samping Prosedur Gigi
Beberapa prosedur gigi dapat menyebabkan gigi ngilu bersifat sementara. Contohnya seperti pembersihan karang gigi (scaling), pemutihan gigi, atau pemasangan tambalan baru. Sensitivitas ini umumnya akan mereda dalam beberapa hari atau minggu setelah prosedur.
Pengobatan Gigi Bawah Ngilu
Untuk mengatasi gigi bawah yang ngilu, langkah pertama adalah mengidentifikasi penyebabnya melalui pemeriksaan oleh dokter gigi. Pengobatan dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan sensitivitas.
Beberapa metode pengobatan meliputi penggunaan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, aplikasi fluoride varnish oleh dokter gigi untuk memperkuat email, atau prosedur penambalan jika ada gigi berlubang atau retak. Dalam kasus resesi gusi yang parah, tindakan cangkok gusi mungkin diperlukan. Dokter gigi juga dapat merekomendasikan penutup gigi (mouthguard) jika penyebabnya adalah bruxism.
Pencegahan Gigi Bawah Ngilu
Mencegah gigi bawah yang ngilu jauh lebih baik daripada mengobatinya. Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mengurangi risiko sensitivitas.
- Menyikat gigi dengan lembut menggunakan sikat gigi berbulu halus dan pasta gigi berfluoride.
- Menghindari makanan dan minuman yang terlalu asam atau manis, serta membatasi konsumsi minuman dingin atau panas ekstrem.
- Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari dan flossing secara teratur.
- Menggunakan mouthguard jika memiliki kebiasaan menggertakkan gigi (bruxism) untuk melindungi email.
- Melakukan pemeriksaan gigi rutin setiap enam bulan sekali untuk deteksi dini masalah.
Jika mengalami gigi bawah yang terasa ngilu secara terus-menerus, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter gigi. Dokter gigi dapat melakukan diagnosis akurat dan merekomendasikan perawatan yang sesuai. Dapatkan informasi lebih lanjut atau pesan janji temu dengan dokter gigi melalui Halodoc.



