Ad Placeholder Image

Kenapa Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah? Ini 5 Sebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Mei 2026

Kenapa Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah? Cari Tahu!

Kenapa Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah? Ini 5 SebabnyaKenapa Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah? Ini 5 Sebabnya

Mengapa Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah? Ini Penyebab dan Penanganannya

Rasa sakit pada gigi geraham saat mengunyah adalah kondisi umum yang sering dialami banyak orang. Gejala ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat makan. Nyeri ini terjadi karena tekanan saat mengunyah langsung mengenai saraf atau jaringan sensitif gigi yang sudah bermasalah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor dan memerlukan perhatian medis segera dari dokter gigi.

Memahami penyebab di balik nyeri ini penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Mengabaikan sakit gigi geraham saat mengunyah dapat memperburuk kondisi dan menimbulkan komplikasi lebih serius. Informasi berikut akan menjelaskan berbagai penyebab, gejala, serta langkah penanganan dan pencegahan yang bisa dilakukan.

Penyebab Umum Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah

Sakit pada gigi geraham ketika mengunyah dapat berasal dari berbagai masalah pada gigi atau jaringan di sekitarnya. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemukan:

  • Gigi Berlubang

    Kerusakan email dan dentin akibat karies dapat menciptakan lubang pada gigi. Ketika makanan menyentuh lubang ini atau tekanan kunyah menekan saraf di dalamnya, rasa sakit akan muncul.

  • Gigi Retak atau Patah

    Retakan kecil yang tidak terlihat mata atau patahan pada gigi geraham bisa terjadi akibat trauma, menggigit benda keras, atau kebiasaan buruk. Retakan ini memungkinkan bakteri masuk dan paparan langsung ke saraf, memicu nyeri saat mengunyah.

  • Infeksi Gusi (Periodontitis)

    Periodontitis adalah peradangan parah pada gusi dan tulang penyangga gigi. Infeksi ini bisa menyebabkan gusi bengkak, kemerahan, dan nyeri, yang dapat menjalar ke gigi saat tekanan mengunyah diberikan.

  • Abses Gigi

    Abses gigi adalah kantung nanah yang terbentuk di sekitar akar gigi akibat infeksi bakteri. Kondisi ini sangat nyeri, terutama saat ada tekanan pada gigi yang terinfeksi. Abses bisa menyebabkan pembengkakan pada wajah dan demam.

  • Gigi Sensitif (Email Menipis atau Gusi Turun)

    Penipisan lapisan email atau resesi gusi (gusi turun) dapat mengekspos dentin, lapisan di bawah email yang mengandung ribuan tubulus kecil menuju saraf gigi. Saat mengunyah, suhu makanan atau minuman, serta tekanan, dapat merangsang saraf ini dan menyebabkan nyeri tajam.

  • Bruxism (Menggertakkan Gigi)

    Kebiasaan menggertakkan atau menggemeretakkan gigi, terutama saat tidur, dapat memberikan tekanan berlebihan pada gigi geraham. Tekanan terus-menerus ini bisa menyebabkan keausan gigi, retakan, atau nyeri pada sendi rahang dan otot, yang memicu rasa sakit saat mengunyah.

  • Impaksi Gigi Bungsu

    Gigi bungsu yang tidak tumbuh sempurna atau terjebak di bawah gusi (impaksi) seringkali menyebabkan nyeri. Impaksi dapat menekan gigi di sebelahnya atau memicu peradangan, sehingga menimbulkan rasa sakit, terutama saat mengunyah.

Gejala Tambahan yang Mungkin Menyertai

Selain nyeri saat mengunyah, gigi geraham yang bermasalah mungkin menunjukkan gejala lain, antara lain:

  • Nyeri berdenyut yang persisten, bahkan saat tidak mengunyah.
  • Sensitivitas terhadap makanan atau minuman panas, dingin, atau manis.
  • Pembengkakan gusi di sekitar gigi yang sakit.
  • Demam atau pembengkakan pada wajah, terutama jika ada abses.
  • Bau mulut atau rasa tidak enak di mulut.
  • Nyeri saat menggigit atau menekan gigi.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Sakit gigi geraham saat mengunyah adalah tanda bahwa ada masalah serius yang memerlukan perhatian profesional. Segera konsultasikan dengan dokter gigi jika mengalami nyeri yang persisten, parah, atau disertai gejala lain. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan gigi serta mulut secara keseluruhan.

Pengobatan Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah

Pengobatan akan bergantung pada penyebab yang mendasari. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendiagnosis masalah. Beberapa tindakan yang mungkin dilakukan meliputi:

  • Penambalan Gigi: Untuk gigi berlubang atau retakan kecil.
  • Perawatan Saluran Akar: Jika infeksi telah mencapai pulpa (saraf) gigi.
  • Pencabutan Gigi: Untuk gigi yang kerusakannya sudah parah atau gigi bungsu yang impaksi.
  • Pembersihan Karang Gigi Mendalam: Untuk mengatasi periodontitis.
  • Pemberian Antibiotik: Untuk mengobati infeksi bakteri, seperti pada abses gigi.
  • Penggunaan Pelindung Gigi (Mouthguard): Untuk kasus bruxism.
  • Desensitisasi Gigi: Untuk mengurangi sensitivitas pada gigi.

Pencegahan Gigi Geraham Sakit Saat Mengunyah

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi geraham meliputi:

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (flossing) setiap hari.
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis atau asam.
  • Menghindari kebiasaan menggigit benda keras.
  • Menggunakan pelindung gigi saat berolahraga atau jika memiliki bruxism.
  • Melakukan pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali.

Kesimpulan

Gigi geraham sakit saat mengunyah merupakan indikasi adanya masalah yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gigi berlubang, gigi retak, infeksi gusi, abses, atau gigi sensitif. Mengatasi masalah ini sejak dini adalah kunci untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Jika mengalami keluhan gigi geraham sakit saat mengunyah, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter gigi. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah menemukan dokter gigi terpercaya, membuat janji temu, dan mendapatkan penanganan yang akurat sesuai kondisi. Jaga kesehatan gigi dan mulut untuk kualitas hidup yang lebih baik.