Ad Placeholder Image

Kenapa Kucing Mencret? Temukan Penyebab dan Solusinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Kenapa Kucing Mencret? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Kenapa Kucing Mencret? Temukan Penyebab dan SolusinyaKenapa Kucing Mencret? Temukan Penyebab dan Solusinya

DAFTAR ISI


Kucing merupakan hewan peliharaan yang sangat populer karena tingkahnya yang menggemaskan, namun sebagai pemilik, kamu pasti akan merasa khawatir ketika melihat kondisi kesehatannya menurun, salah satunya adalah saat kucing mengalami diare atau mencret. Kondisi feses yang cair, berbau tajam, atau frekuensi buang air besar yang meningkat drastis merupakan indikasi adanya gangguan pada sistem pencernaan kucing kesayanganmu.

Mengetahui penyebab kucing mencret sangat penting agar kamu bisa memberikan penanganan awal yang tepat. Diare pada kucing bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari hal ringan seperti perubahan pola makan hingga kondisi serius yang mengancam nyawa seperti infeksi virus atau parasit usus. Menunda penanganan bisa berisiko menyebabkan kucing mengalami dehidrasi akut yang sangat berbahaya bagi hewan kecil ini.

Sebagai langkah awal, penting bagi kamu untuk memantau perilaku kucing, tekstur feses, serta gejala penyerta lainnya seperti muntah atau kelesuan. Dalam beberapa kasus ringan, penggunaan suplemen pencernaan atau cairan elektrolit bisa membantu memulihkan kondisi fisiknya. Namun, jika gejala menetap, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosa yang lebih akurat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu menjaga kondisi kucing saat mengalami gangguan pencernaan ringan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Kesehatan Pencernaan yang Ampuh

Diare dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh dan ketidakseimbangan flora usus pada kucing. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang umum digunakan untuk membantu menangani gejala dehidrasi dan gangguan pencernaan pada hewan peliharaan (dengan arahan yang tepat):

1. Pharolit Bubuk 4 g 1 Sachet

Pharolit merupakan bubuk oralit yang mengandung senyawa Natrium klorida, Kalium klorida, Trisodium sitrat dihidrat, dan Glukosa anhidrat. Produk ini bekerja dengan cara mengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang akibat diare atau muntah.

Manfaat utamanya adalah mencegah dehidrasi pada kucing. Kucing yang mencret seringkali kehilangan banyak ion tubuh yang penting untuk fungsi jantung dan otot, sehingga pemberian larutan elektrolit sangat krusial sebagai pertolongan pertama.

Dosis dan aturan pakai:

  • Larutkan 1 sachet ke dalam 200 ml air matang.
  • Berikan sedikit demi sedikit menggunakan spuit (suntikan tanpa jarum) sesuai dengan ukuran berat badan kucing.
  • Jangan dipaksa jika kucing menolak, berikan secara perlahan.

Produk ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan jumlah pemberian yang tepat pada tenaga medis hewan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pharolit Bubuk 4 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Lacto-B 1 g 1 Sachet

Lacto-B adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus. Kandungan ini bekerja dengan cara menyeimbangkan jumlah bakteri dalam usus.

Manfaat Lacto-B adalah memperbaiki fungsi pencernaan dan menghentikan diare yang disebabkan oleh ketidakseimbangan flora usus (dysbiosis). Probiotik membantu memperkuat sistem imun saluran cerna kucing sehingga pemulihan bisa berjalan lebih cepat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Untuk kucing, biasanya disarankan 1/4 hingga 1/2 sachet per hari, dicampurkan ke dalam makanan basah.
  • Gunakan air suhu ruang, jangan campur dengan air panas karena bisa mematikan bakteri baik di dalamnya.

Suplemen ini termasuk kategori suplemen kesehatan dan aman dikonsumsi sesuai anjuran. Pastikan untuk tetap memberikan air minum yang cukup selama penggunaan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lacto-B 1 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Penanganan Pertama Kucing Mencret
  1. Pastikan air minum bersih selalu tersedia untuk mencegah dehidrasi.
  2. Puasakan makanan selama 6-12 jam (kecuali air putih) untuk mengistirahatkan usus, lalu beri makanan lunak.
  3. Bersihkan area kotak pasir (litter box) secara rutin agar kuman tidak menyebar kembali ke tubuh kucing.

3. New Diatabs 600 mg 4 Tablet

New Diatabs mengandung Attapulgite aktif. Senyawa ini bekerja sebagai adsorbent (penyerap) yang mampu mengikat bakteri, toksin, atau virus penyebab diare di dalam saluran pencernaan, kemudian membuangnya bersama feses.

Manfaatnya adalah membantu memadatkan feses kucing yang cair dan mengurangi frekuensi buang air besar. Attapulgite tidak diserap oleh tubuh, sehingga bekerja secara lokal di dalam usus.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dosis untuk kucing sangat kecil, biasanya hanya sekitar 1/8 hingga 1/4 tablet per 2-4 kg berat badan.
  • Sangat disarankan untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter hewan sebelum memberikan obat ini.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hentikan penggunaan jika kucing mengalami sembelit.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan New Diatabs 600 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Utama Kucing Mencret yang Perlu Diwaspadai

Memahami penyebab kucing mencret adalah langkah krusial. Kondisi ini bukan sekadar masalah kotoran yang lembek, melainkan sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh kucing. Berikut adalah beberapa penyebab yang paling sering ditemukan:

1. Perubahan Pola Makan Secara Mendadak

Saluran pencernaan kucing sangat sensitif terhadap perubahan jenis protein atau merek makanan. Jika kamu mengganti makanannya secara tiba-tiba tanpa proses transisi, usus kucing mungkin kesulitan beradaptasi, yang memicu peradangan ringan dan diare.

2. Intoleransi Makanan atau Alergi

Banyak kucing yang sebenarnya intoleran terhadap laktosa. Memberikan susu sapi pada kucing dewasa adalah penyebab kucing mencret yang sangat umum. Selain itu, alergi terhadap bahan tertentu seperti gandum atau jenis ikan tertentu juga bisa menyebabkan masalah kronis pada pencernaan.

3. Infeksi Parasit (Cacingan)

Cacing gelang (Roundworms), cacing tambang (Hookworms), maupun protozoa seperti Giardia atau Coccidia seringkali menyerang kucing, terutama yang sering bermain di luar rumah atau yang belum mendapatkan obat cacing secara rutin. Parasit ini merusak dinding usus dan mengganggu penyerapan nutrisi.

4. Infeksi Bakteri dan Virus

Bakteri seperti Salmonella atau Campylobacter yang berasal dari makanan mentah yang terkontaminasi dapat memicu diare hebat. Selain itu, virus mematikan seperti Feline Panleukopenia dapat menyebabkan diare berdarah, muntah, dan penurunan daya tahan tubuh yang drastis.

5. Stres dan Kecemasan

Sama seperti manusia, kucing yang mengalami stres akibat lingkungan baru, adanya hewan peliharaan baru, atau kebisingan yang berlebihan dapat mengalami gangguan sistem saraf yang memengaruhi pergerakan usus (motilitas), sehingga menyebabkan kotoran menjadi cair.

Kapan Harus Membawa Kucing ke Dokter Hewan?

Meskipun beberapa kasus mencret bisa sembuh dengan sendirinya, ada kondisi tertentu di mana kamu tidak boleh menunda pengobatan medis. Jika kucing menunjukkan gejala di bawah ini, segera konsultasikan ke ahli medis:

  • Diare terjadi lebih dari 24 jam berturut-turut.
  • Terdapat darah pada feses (berwarna merah segar atau hitam pekat seperti aspal).
  • Kucing tampak sangat lemas, tidak mau makan, atau mengalami demam.
  • Disertai dengan muntah yang terus-menerus.
  • Kucing menunjukkan tanda dehidrasi parah (mata cekung, gusi kering, atau kulit tidak kembali cepat saat dicubit).

Studi Mengenai Kesehatan Pencernaan Hewan

Journal of Feline Medicine and Surgery menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa ketidakseimbangan mikrobiota usus merupakan faktor risiko utama terjadinya diare kronis pada kucing peliharaan. Penelitian tersebut menekankan pentingnya penggunaan probiotik yang teruji secara klinis untuk membantu memulihkan populasi bakteri baik dan mempercepat durasi kesembuhan pada kasus enteritis non-spesifik.

Studi ini juga menyoroti bahwa pemberian suplemen yang tepat di awal gejala dapat menurunkan risiko komplikasi sistemik pada hewan, sehingga pemilik disarankan untuk selalu menyediakan pertolongan pertama di rumah.

Untuk memastikan kucing kamu mendapatkan penanganan yang paling aman, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk memenuhi kebutuhan suplemen atau vitamin pendukung pencernaan hewan kesayanganmu.

Selalu perhatikan bahwa kondisi fisik kucing berbeda-beda. Apa yang bekerja untuk satu kucing mungkin memerlukan penyesuaian untuk kucing lainnya. Jika kondisi tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berbicara dengan profesional medis.

Referensi:
Cornell University College of Veterinary Medicine. Diakses pada 2026. Feline Diarrhea.
WebMD Pets. Diakses pada 2026. Diarrhea in Cats: Causes and Treatments.
VCA Animal Hospitals. Diakses pada 2026. Diarrhea in Cats.
The Spruce Pets. Diakses pada 2026. Why Does My Cat Have Diarrhea?.
Journal of Feline Medicine and Surgery. Diakses pada 2026. Management of Cat Gastrointestinal Disorders.

FAQ

1. Apa penyebab kucing mencret secara mendadak?

Penyebab paling umum adalah perubahan makanan secara tiba-tiba, menelan benda asing, atau stres. Namun, infeksi bakteri atau virus juga bisa menjadi pemicu utama yang muncul secara mendadak.

2. Bolehkah kucing mencret diberikan susu?

Sangat tidak disarankan. Sebagian besar kucing dewasa intoleran terhadap laktosa. Memberikan susu justru akan memperparah kondisi diare karena usus mereka tidak bisa mencerna gula dalam susu dengan benar.

3. Bagaimana cara mengatasi dehidrasi pada kucing mencret?

Kamu bisa memberikan larutan elektrolit seperti oralit khusus hewan atau oralit bayi (Pharolit) dalam jumlah kecil melalui suntikan tanpa jarum secara bertahap agar cairan tubuhnya tetap terjaga.

4. Apakah cacingan bisa menjadi penyebab kucing mencret?

Ya, infeksi parasit usus seperti cacing adalah salah satu penyebab utama diare pada kucing, terutama jika kucing jarang diberikan obat cacing secara rutin setiap 3-6 bulan sekali.


Punya Keluhan Kesehatan pada Hewan Peliharaan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan terkait kondisi kesehatan hewan peliharaan atau masalah kesehatanmu sendiri, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA ([Halodoc Intelligent Digital Assistant](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.