Ad Placeholder Image

Kenapa Mata Juling Sebelah? Yuk, Cari Tahu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Penyebab Kenapa Mata Juling Sebelah, Kamu Perlu Tahu

Kenapa Mata Juling Sebelah? Yuk, Cari Tahu!Kenapa Mata Juling Sebelah? Yuk, Cari Tahu!

Apa Itu Mata Juling Sebelah (Strabismus)?

Mata juling sebelah, atau secara medis disebut strabismus, adalah kondisi ketika kedua mata tidak bergerak sejajar dan melihat ke arah yang berbeda. Satu mata mungkin melihat lurus ke depan, sementara mata lainnya melihat ke dalam (esotropia), ke luar (eksotropia), ke atas (hipertropia), atau ke bawah (hipotropia). Kondisi ini dapat bersifat permanen atau muncul sesekali.

Strabismus memengaruhi kemampuan mata untuk bekerja sama sebagai satu tim. Ini dapat menyebabkan penglihatan ganda atau ambliopia, yaitu mata malas, jika tidak segera ditangani.

Gejala Mata Juling Sebelah

Gejala mata juling sebelah dapat bervariasi pada setiap individu. Selain ketidaksejajaran visual, ada beberapa tanda lain yang mungkin muncul.

  • Mata tidak sejajar atau tampak mengarah ke arah berbeda.
  • Sering menyipitkan mata atau memiringkan kepala saat mencoba fokus.
  • Mata berkedip berlebihan.
  • Penglihatan ganda (diplopia).
  • Kesulitan dalam memperkirakan jarak objek.
  • Sakit kepala atau kelelahan mata.

Kenapa Mata Juling Sebelah Terjadi?

Penyebab mata juling sebelah seringkali berkaitan dengan masalah pada otot penggerak bola mata atau kontrol neuromuskular dari otak. Otot-otot mata tidak bekerja sama dengan baik, sehingga menghambat koordinasi pandangan.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan kondisi strabismus:

Masalah pada Otot Mata

Setiap mata memiliki enam otot yang bekerja sama untuk mengontrol pergerakannya. Jika salah satu atau beberapa otot ini lemah, kaku, atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, kesejajaran mata dapat terganggu.

Gangguan pada otot ini menyebabkan mata tidak dapat fokus pada satu titik secara bersamaan.

Faktor Genetik

Riwayat keluarga dengan strabismus meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kondisi serupa. Anak-anak yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan mata juling lebih rentan mengalaminya.

Genetika dapat memengaruhi perkembangan otot mata dan jalur saraf yang mengontrol pergerakan mata.

Kelainan Refraksi

Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi, seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), atau astigmatisme, dapat menyebabkan strabismus. Mata mungkin harus bekerja lebih keras untuk fokus, yang dapat memicu ketidaksejajaran.

Pada kasus rabun dekat yang parah, mata bisa menyipit ke dalam untuk mencoba melihat lebih jelas.

Kondisi Neurologis

Gangguan pada sistem saraf yang mengontrol mata juga dapat menjadi penyebab. Ini termasuk kondisi seperti cerebral palsy, sindrom Down, dan cedera kepala. Kondisi neurologis ini memengaruhi sinyal antara otak dan otot mata.

Kerusakan saraf yang mengendalikan gerakan mata dapat menyebabkan otot tidak merespons dengan benar.

Penyakit Lain

Beberapa penyakit sistemik atau kondisi medis lainnya dapat berkontribusi pada strabismus. Diabetes, tumor otak, dan stroke adalah contoh penyakit yang dapat memengaruhi saraf dan otot mata.

Kondisi ini dapat merusak saraf kranial yang bertanggung jawab atas pergerakan mata, mengakibatkan juling.

Juling Palsu pada Bayi (Pseudoesotropia)

Pada bayi, terkadang ada penampilan mata juling yang sebenarnya bukan strabismus sejati. Kondisi ini disebut pseudoesotropia.

Pseudoesotropia disebabkan oleh lipatan kulit lebar di sudut dalam mata atau pangkal hidung yang datar. Seiring waktu, seiring pertumbuhan wajah bayi, lipatan kulit ini biasanya menghilang, dan penampilan juling palsu akan membaik.

Pengobatan Mata Juling Sebelah

Pengobatan strabismus bertujuan untuk meluruskan mata dan meningkatkan penglihatan. Pilihan pengobatan bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan.

  • Kacamata atau Lensa Kontak: Untuk mengoreksi kelainan refraksi dan membantu mata fokus.
  • Penutup Mata (Patching): Digunakan untuk merangsang mata yang lebih lemah agar bekerja lebih keras, seringkali pada kasus ambliopia.
  • Latihan Mata: Latihan tertentu dapat memperkuat otot mata atau meningkatkan koordinasi.
  • Operasi Otot Mata: Dalam kasus tertentu, operasi dapat dilakukan untuk mengencangkan atau melonggarkan otot mata untuk mengatur kembali kesejajaran mata.

Pencegahan Mata Juling Sebelah

Beberapa jenis strabismus tidak dapat dicegah, terutama yang disebabkan oleh faktor genetik atau kondisi neurologis bawaan. Namun, deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting.

Pemeriksaan mata rutin, terutama pada anak-anak, dapat membantu mengidentifikasi masalah sejak awal. Koreksi kelainan refraksi dengan kacamata sejak dini dapat mencegah perkembangan strabismus.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika dicurigai mengalami mata juling sebelah, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Deteksi dan penanganan dini sangat krusial, terutama pada anak-anak, untuk mencegah komplikasi seperti ambliopia (mata malas).

Konsultasi dengan dokter di Halodoc dapat memberikan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang sesuai. Dokter dapat membantu menentukan penyebab pasti dan merekomendasikan langkah terbaik untuk penglihatan yang lebih baik.