Ad Placeholder Image

Kenapa Mata Pegal? Mungkin Ini Alasannya.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Terkuak! Kenapa Mata Pegal? Bukan Hanya Layar Gadget

Kenapa Mata Pegal? Mungkin Ini Alasannya.Kenapa Mata Pegal? Mungkin Ini Alasannya.

Kenapa Mata Pegal? Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata pegal merupakan keluhan umum yang sering dialami banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, rasa lelah pada mata, hingga mengganggu fokus saat beraktivitas. Penting untuk memahami penyebabnya agar dapat melakukan penanganan yang tepat dan efektif.

Meskipun seringkali ringan dan dapat pulih dengan istirahat, mata pegal juga bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Mengenali gejala dan faktor pemicunya menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan mata.

Apa Itu Mata Pegal (Asthenopia)?

Mata pegal adalah kondisi ketika mata terasa tidak nyaman, lelah, dan terkadang disertai nyeri. Dalam istilah medis, kondisi mata lelah ini dikenal sebagai asthenopia. Ini terjadi ketika otot-otot mata bekerja terlalu keras atau terpapar ketegangan dalam jangka waktu yang lama.

Asthenopia bukanlah penyakit mata serius yang permanen. Namun, kondisi ini dapat sangat mengganggu kualitas hidup seseorang. Rasa pegal bisa muncul setelah melakukan aktivitas visual intens atau karena faktor lain yang memengaruhi kesehatan mata.

Gejala Mata Pegal yang Perlu Diperhatikan

Berbagai gejala dapat menyertai mata pegal, yang mengindikasikan bahwa mata mengalami kelelahan atau masalah lain. Gejala-gejala ini dapat bervariasi intensitasnya pada setiap individu dan dapat memburuk jika tidak diatasi.

Memperhatikan gejala yang muncul membantu dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya. Berikut adalah beberapa gejala umum yang sering dirasakan seseorang saat mengalami mata pegal:

  • Mata terasa kering atau justru berair secara tidak normal.
  • Rasa nyeri atau sakit di sekitar mata, kening, atau pelipis yang seringkali menjalar menjadi sakit kepala.
  • Penglihatan menjadi buram sementara atau sulit untuk fokus.
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia), sehingga merasa tidak nyaman di tempat terang.
  • Sering mengedipkan mata atau menggosok mata karena rasa tidak nyaman.

Kenapa Mata Pegal Sering Terjadi? (Penyebab Utama)

Mata pegal umumnya disebabkan oleh mata lelah, terutama akibat aktivitas visual intens yang membebani otot-otot mata. Penyebab ini berkaitan erat dengan gaya hidup modern yang banyak melibatkan penggunaan teknologi.

Memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk mengurangi risiko mata pegal. Berikut adalah beberapa pemicu utama yang sering menjadi alasan kenapa mata pegal sering dikeluhkan:

  • Terlalu Lama Menatap Layar Gawai atau Komputer: Paparan layar digital dalam waktu lama memaksa mata bekerja ekstra untuk fokus dan beradaptasi dengan cahaya. Hal ini adalah penyebab paling umum kenapa mata pegal sering dialami.
  • Membaca dalam Cahaya Redup: Pencahayaan yang tidak memadai membuat mata berusaha lebih keras untuk memproses informasi visual. Kondisi ini meningkatkan ketegangan pada otot-otot mata, menyebabkan kelelahan.
  • Fokus pada Satu Objek Terlalu Lama: Aktivitas seperti menyetir jarak jauh, menjahit, atau membaca buku secara terus-menerus tanpa istirahat dapat membuat otot mata tegang. Kurangnya kedipan mata juga memperburuk kekeringan dan ketidaknyamanan.

Penyebab Lain Mata Pegal yang Tidak Boleh Diabaikan

Selain kelelahan mata, ada beberapa kondisi lain yang dapat menjadi alasan kenapa mata pegal muncul. Beberapa kondisi ini memerlukan perhatian lebih karena bisa mengindikasikan masalah kesehatan yang mendasari.

Penting untuk tidak mengabaikan kemungkinan-kemungkinan ini, terutama jika mata pegal terjadi secara persisten. Penyebab tersebut meliputi:

  • Kacamata atau Lensa Kontak yang Tidak Sesuai: Resep kacamata yang tidak tepat memaksa mata bekerja lebih keras untuk mendapatkan penglihatan yang jelas. Ini dapat menyebabkan ketegangan dan kelelahan mata.
  • Kurang Tidur: Kualitas tidur yang buruk atau durasi tidur yang tidak cukup membuat mata tidak memiliki waktu istirahat yang memadai. Mata yang tidak beristirahat cenderung lebih mudah pegal dan terasa berat.
  • Sinusitis: Peradangan pada sinus dapat menimbulkan tekanan di sekitar mata dan dahi, yang seringkali dirasakan sebagai rasa pegal atau nyeri. Nyeri ini dapat menyebar ke area mata dan menyebabkan ketidaknyamanan.
  • Migrain: Sakit kepala migrain seringkali disertai dengan sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia) dan nyeri di sekitar mata. Mata pegal bisa menjadi bagian dari gejala migrain yang dirasakan.
  • Kondisi Medis Serius: Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, mata pegal bisa menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius, seperti glaukoma. Glaukoma adalah kondisi kerusakan saraf optik yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen jika tidak ditangani segera.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter Mata?

Meskipun mata pegal umumnya bukan kondisi yang berbahaya dan dapat membaik dengan istirahat, ada situasi di mana konsultasi medis dengan dokter spesialis mata diperlukan. Penanganan lebih lanjut mungkin dibutuhkan untuk mengidentifikasi penyebab mendasar yang lebih serius.

Jika mata pegal terjadi terus-menerus, tidak membaik dengan istirahat, atau disertai gejala tertentu, sebaiknya segera periksakan diri. Segera hubungi dokter mata jika mengalami:

  • Mata pegal yang sangat intens dan tidak mereda dalam beberapa hari.
  • Perubahan penglihatan yang tiba-tiba, seperti penglihatan buram atau ganda.
  • Melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu, yang bisa menjadi tanda glaukoma.
  • Mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan yang tidak biasa.
  • Rasa sakit yang hebat di mata, terutama jika disertai mual atau muntah.

Cara Mengatasi Mata Pegal di Rumah

Untuk keluhan mata pegal yang ringan dan disebabkan oleh kelelahan, beberapa langkah dapat dilakukan di rumah untuk meredakannya. Tindakan ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan memberikan relaksasi pada mata.

Penerapan langkah-langkah ini secara rutin dapat membantu menjaga kenyamanan mata. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dicoba:

  • Istirahatkan Mata dengan Aturan 20-20-20: Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini membantu mengistirahatkan otot fokus mata dan mengurangi ketegangan.
  • Kompres Mata: Gunakan kompres hangat atau dingin pada mata tertutup selama beberapa menit. Ini dapat meredakan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi darah di sekitar mata.
  • Gunakan Tetes Mata Lubrikan: Tetes mata yang dirancang untuk melembapkan mata dapat membantu mengatasi mata kering yang sering menyertai mata pegal, memberikan rasa nyaman instan.
  • Pijat Lembut Area Mata: Pijat perlahan area sekitar mata dan pelipis dengan jari yang bersih. Ini dapat membantu meredakan ketegangan otot di wajah dan sekitar mata.
  • Cukup Tidur: Pastikan tidur 7-9 jam setiap malam agar mata memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan pulih sepenuhnya. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan mata.

Pencegahan Mata Pegal Agar Tidak Kambuh

Mencegah mata pegal agar tidak kambuh lebih baik daripada mengobati, terutama untuk kondisi yang sering berulang. Mengadopsi kebiasaan baik dalam aktivitas sehari-hari dapat secara signifikan mengurangi risiko mata pegal.

Perubahan kecil dalam rutinitas dapat membuat perbedaan besar dalam kesehatan mata. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Sesuaikan Pencahayaan: Pastikan area kerja atau membaca memiliki pencahayaan yang cukup, tidak terlalu terang atau terlalu redup. Hindari pantulan cahaya langsung ke layar atau mata.
  • Optimalkan Layar Digital: Gunakan filter anti-silau pada monitor, sesuaikan kecerahan dan kontras layar agar nyaman di mata. Pastikan posisi layar setinggi mata dengan jarak yang nyaman, sekitar 50-70 cm.
  • Sering Mengedipkan Mata: Berkedip membantu menyebarkan air mata secara merata di permukaan mata, menjaga mata tetap lembap dan mengurangi kekeringan. Usahakan berkedip lebih sering saat menatap layar.
  • Jaga Jarak Pandang: Pertahankan jarak yang sehat antara mata dengan buku atau layar gawai. Hindari mendekatkan objek terlalu dekat ke mata untuk waktu yang lama.
  • Gunakan Kacamata yang Tepat: Pastikan resep kacamata atau lensa kontak sesuai dengan kebutuhan penglihatan saat ini. Periksa mata secara rutin ke dokter mata untuk memastikan resep tetap akurat.

Kesimpulan

Mata pegal adalah keluhan umum yang sering disebabkan oleh kelelahan mata akibat aktivitas visual intens. Penyebabnya bervariasi dari kebiasaan buruk hingga kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian lebih.

Penting untuk mengenali gejala dan penyebabnya agar dapat melakukan penanganan yang tepat dan efektif. Jika mata pegal tidak kunjung membaik atau disertai gejala serius seperti perubahan penglihatan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Melalui aplikasi Halodoc, seseorang dapat dengan mudah berbicara dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan diagnosis dan rekomendasi penanganan yang akurat. Konsultasi dini membantu mencegah komplikasi lebih lanjut dan menjaga kesehatan mata optimal.