Ad Placeholder Image

Kenapa Perut Bunyi Seperti Kentut? Cek Penyebab Dan Solusi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Kenapa Perut Bunyi Seperti Kentut? Ini Cara Mengatasinya

Kenapa Perut Bunyi Seperti Kentut? Cek Penyebab Dan SolusiKenapa Perut Bunyi Seperti Kentut? Cek Penyebab Dan Solusi

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi aneh di mana perut terasa kembung, begah, dan berbunyi seperti sedang “kentut” namun di dalam perut? Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan nyeri tajam yang berpindah-pindah. Dalam istilah medis, hal ini sering berkaitan dengan akumulasi gas berlebih di dalam saluran pencernaan yang tidak bisa dikeluarkan secara lancar.

Gas yang terperangkap ini bisa berasal dari udara yang tertelan saat makan atau hasil sampingan dari proses pemecahan makanan oleh bakteri di usus besar. Ketika gas ini tidak segera dikeluarkan melalui sendawa atau buang angin, tekanannya dapat meningkat dan menyebabkan dinding perut meregang, memicu rasa kembung yang hebat. Jika tidak ditangani, keluhan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa penanganan gejala gas berlebih ini bisa dilakukan dengan penggunaan produk kesehatan yang tepat. Berbagai jenis obat bebas dan suplemen tersedia untuk membantu memecah gelembung gas sehingga lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh. Selain itu, pemilihan obat yang mengandung antasida juga membantu jika kembung disertai dengan peningkatan asam lambung.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk mengatasi kondisi ini? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Kentut di dalam Perut yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk yang direkomendasikan untuk membantu mengatasi gejala gas berlebih, perut kembung, dan rasa tidak nyaman di saluran pencernaan yang sudah teruji keamanannya sebagai obat bebas.

1. Gazero 10 ml 6 Sachet

Gazero merupakan sirup herbal yang diformulasikan khusus untuk meredakan kembung dan perut begah. Produk ini bekerja dengan cara melapisi dinding lambung serta membantu mengeluarkan gas berlebih di dalam saluran cerna melalui kombinasi bahan alami yang sinergis.

Kandungan utama Gazero meliputi ekstrak Jahe, Kunyit, Adas, Daun Mint, Madu, dan akar manis. Jahe dan Adas dikenal memiliki efek karminatif yang sangat efektif dalam memecah gas di perut. Sementara itu, Daun Mint memberikan sensasi relaksasi pada otot saluran pencernaan sehingga gas lebih mudah dialirkan.

Manfaat Gazero antara lain mengatasi perut kembung, mual, serta rasa perih di ulu hati akibat gas yang menekan lambung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-3 sachet per hari saat mengalami kembung.
  • Dapat diminum langsung dari sachet atau dicampur dengan air hangat.

Obat ini termasuk kategori produk herbal. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Gazero 10 ml 6 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Polysilane Sirup 100 ml

Polysilane adalah kombinasi obat antasida dan anti-gas yang sudah sangat dikenal luas. Obat ini bekerja dengan menetralkan asam lambung dan menurunkan tegangan permukaan gelembung gas di dalam perut, sehingga gelembung tersebut pecah dan lebih mudah dikeluarkan.

Kandungan aktifnya terdiri dari Alumunium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Dimethicone (Simethicone). Dimethicone adalah komponen kunci yang menangani “kentut di dalam perut” karena fungsinya yang spesifik memecah gelembung gas.

Manfaat Polysilane mencakup pereda nyeri lambung, rasa terbakar di dada (heartburn), serta perut kembung dan penuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar, 3-4 kali sehari.
  • Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Pemicu Gas Berlebih di Perut
  1. Mengonsumsi makanan tinggi serat secara mendadak seperti kacang-kacangan atau kubis.
  2. Kebiasaan makan terlalu cepat yang menyebabkan banyak udara ikut tertelan (aerofagia).
  3. Mengonsumsi minuman berkarbonasi atau soda dalam jumlah banyak.

3. Antasida Doen 10 Tablet

Antasida Doen adalah pilihan ekonomis dan efektif untuk menangani gejala gangguan lambung. Tablet ini mengandung Aluminum Hidroksida dan Magnesium Hidroksida yang bekerja secara sinergis menetralisir keasaman lambung.

Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan pH lambung sehingga aktivitas pepsin menurun. Meski fokus utamanya adalah asam lambung, pengurangan keasaman ini juga membantu meredakan kram perut yang sering menyertai kondisi gas berlebih.

Manfaatnya adalah meringankan gejala maag, gastritis, serta perut kembung ringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 1/2-1 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Tablet harus dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Antasida Doen 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Mylanta Sirup 50 ml

Mylanta merupakan salah satu merek terpercaya untuk mengatasi masalah pencernaan. Produk sirup ini sangat cepat diserap oleh tubuh untuk menenangkan lambung yang bermasalah akibat tumpukan gas dan asam yang tinggi.

Mengandung Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simetikon. Simetikon di dalamnya bertindak sebagai agen antibuih yang efektif menggabungkan gelembung-gelembung gas kecil menjadi lebih besar agar bisa dikeluarkan melalui sendawa.

Manfaat Mylanta Sirup meliputi pereda kembung, begah, serta mual yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 5-10 ml, 3-4 kali sehari.
  • Anak 6-12 tahun: 2.5-5 ml, 3-4 kali sehari.
  • Diminum saat perut kosong atau sebelum makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mylanta Sirup 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. Disflatyl 40 mg 10 Tablet Kunyah

Jika kamu mencari obat yang spesifik hanya untuk menangani gas tanpa pengaruh ke tingkat keasaman lambung, Disflatyl adalah solusinya. Obat ini murni berfokus pada penghancuran gelembung gas.

Kandungan aktifnya adalah Simetikon 40 mg. Senyawa ini bersifat inert secara fisiologis, artinya tidak diserap ke dalam aliran darah melainkan bekerja langsung di permukaan saluran cerna untuk mengubah tegangan permukaan gas.

Manfaat utamanya adalah meredakan perut kembung, rasa penuh di perut bagian atas, dan nyeri akibat gas pasca operasi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Kunyah 1-2 tablet setelah makan dan sebelum tidur.
  • Pastikan tablet dikunyah sampai hancur sempurna sebelum ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Disflatyl 40 mg 10 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Awal Mengatasi Perut Begah
  1. Berjalan santai selama 10-15 menit untuk merangsang pergerakan usus.
  2. Lakukan kompres hangat pada area perut yang terasa penuh.
  3. Hindari penggunaan sedotan saat minum untuk meminimalisir udara yang masuk.

Penyebab Gas Terperangkap di Perut

1. Kebiasaan Makan dan Gaya Hidup

Makan terlalu cepat, mengunyah permen karet, dan merokok secara tidak sadar membuat kamu menelan banyak udara. Gas oksigen dan nitrogen dari udara ini kemudian terjebak di saluran cerna dan menimbulkan bunyi di perut.

2. Intoleransi Makanan

Banyak orang Indonesia mengalami intoleransi laktosa. Jika kamu tidak bisa mencerna gula dalam susu, bakteri usus akan memprosesnya dan menghasilkan produk sampingan berupa gas yang melimpah, menyebabkan perut terasa meletup-letup di dalam.

3. Gangguan Pencernaan Fungsional

Kondisi seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau dispepsia fungsional sering kali menyebabkan pergerakan usus yang tidak teratur, sehingga gas sulit bergerak keluar dan tertahan di lekukan usus.

Studi Mengenai Gas Pencernaan

The American Journal of Gastroenterology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan Simethicone secara signifikan mengurangi rasa nyeri perut yang disebabkan oleh akumulasi gas berlebih.

Studi tersebut menemukan bahwa zat aktif ini bekerja efektif dalam waktu singkat untuk menyatukan gelembung gas kecil menjadi massa gas besar yang lebih mudah dikeluarkan secara alami. Hal ini membuktikan bahwa penanganan farmakologi dengan anti-gas adalah langkah yang tepat untuk gejala kembung akut.

Jika kamu merasakan gejala kentut di dalam perut ini secara terus-menerus lebih dari dua minggu, atau disertai dengan penurunan berat badan dan buang air besar berdarah, sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang akurat.

Kamu juga bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk-produk di atas dengan jaminan keaslian 100% dan pengiriman yang cepat langsung ke depan pintu rumah kamu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gas and gas pains.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Bloated Stomach: Causes, Symptoms & Treatments.
Healthline. Diakses pada 2026. Why Does My Stomach Make Noises?
WebMD. Diakses pada 2026. Antacids and Gas Relief.

FAQ

1. Apa penyebab perut bunyi tapi tidak lapar?

Perut berbunyi atau borborygmi terjadi karena pergerakan cairan dan gas di dalam usus melalui proses peristaltik, yang tidak selalu berkaitan dengan rasa lapar tetapi sering kali karena adanya gas yang terperangkap.

2. Apakah bahaya jika gas terus terperangkap di perut?

Secara umum tidak berbahaya, namun bisa sangat menyakitkan. Namun, jika gas disertai nyeri hebat yang tak kunjung hilang, hal itu bisa menandakan adanya sumbatan usus yang memerlukan penanganan medis segera.

3. Bagaimana cara tercepat mengeluarkan gas di perut?

Cara tercepat adalah dengan mengonsumsi obat yang mengandung Simetikon dan melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau melakukan pose yoga “wind-relieving pose”.

4. Makanan apa yang harus dihindari saat kembung?

Sebaiknya hindari makanan pemicu gas seperti kol, brokoli, kacang-kacangan, minuman bersoda, dan produk susu jika kamu memiliki sensitivitas terhadap laktosa.

## Punya Keluhan Kentut di Dalam Perut? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut kembung atau rasa kentut di dalam perut, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.