Ad Placeholder Image

Kenapa Sakit Gigi Sampai ke Telinga? Begini Ceritanya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Kenapa Sakit Gigi Sampai ke Telinga? Ini Jawaban Lengkapnya

Kenapa Sakit Gigi Sampai ke Telinga? Begini Ceritanya!Kenapa Sakit Gigi Sampai ke Telinga? Begini Ceritanya!

Mengapa Sakit Gigi Bisa Menjalar ke Telinga?

Nyeri pada gigi yang menjalar hingga ke telinga seringkali membingungkan dan menimbulkan kekhawatiran. Sakit gigi sampai ke telinga dapat terjadi karena adanya keterkaitan jaringan saraf di area mulut, rahang, dan telinga. Saraf trigeminal, salah satu saraf kranial utama, memiliki banyak cabang yang mempersarafi wajah, rahang, gigi, dan sebagian telinga.

Ketika ada masalah pada gigi atau gusi, sinyal nyeri dapat menyebar melalui jalur saraf ini dan terasa di lokasi yang berbeda, termasuk telinga. Fenomena ini dikenal sebagai nyeri alih (referred pain). Memahami penyebab utama kondisi ini sangat penting untuk penanganan yang tepat.

Penyebab Utama Sakit Gigi Sampai ke Telinga

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan nyeri gigi menjalar ke telinga. Kondisi-kondisi ini melibatkan gangguan pada gigi, rahang, maupun area sekitarnya.

  • Infeksi Gigi atau Gusi (Abses)
    Ini adalah penyebab paling umum dari sakit gigi yang menjalar ke telinga. Infeksi bakteri pada gigi yang berlubang parah atau gusi dapat menyebabkan penumpukan nanah (abses). Abses yang tidak ditangani dapat menyebar ke akar gigi atau jaringan di sekitarnya, memicu peradangan dan nyeri hebat yang menjalar melalui saraf rahang hingga ke telinga.
  • Gigi Berlubang Parah
    Lubang pada gigi yang mencapai pulpa (bagian terdalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah) dapat menyebabkan peradangan dan infeksi. Kondisi ini sangat nyeri dan dapat memicu respons saraf yang menjalar ke area telinga.
  • Gigi Bungsu Impaksi
    Gigi bungsu (gigi geraham ketiga) yang tumbuh tidak sempurna atau terjebak di bawah gusi (impaksi) seringkali menyebabkan peradangan dan tekanan. Posisi gigi bungsu yang dekat dengan saraf rahang bisa memicu nyeri yang menyebar ke telinga, tenggorokan, dan bahkan kepala.
  • Gangguan Sendi Temporomandibular (TMJ)
    Sendi temporomandibular adalah sendi yang menghubungkan rahang bawah ke tulang tengkorak, terletak tepat di depan telinga. Masalah pada sendi ini, seperti disfungsi, peradangan, atau kebiasaan menggemeretakkan gigi, dapat menyebabkan nyeri di area rahang, wajah, dan menjalar ke telinga.
  • Sinusitis
    Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus yang terletak di belakang pipi dan dahi. Sinus maksilaris, yang berada di dekat akar gigi atas, jika meradang dapat menyebabkan tekanan dan nyeri yang mirip dengan sakit gigi. Nyeri ini bisa menjalar ke telinga karena kedekatan anatomis.
  • Neuralgia Trigeminal
    Meskipun lebih jarang, kondisi ini melibatkan iritasi atau kompresi pada saraf trigeminal. Neuralgia trigeminal menyebabkan nyeri wajah yang sangat parah dan tiba-tiba, yang bisa dirasakan di sekitar gigi, rahang, dan telinga.

Gejala Tambahan yang Mungkin Muncul

Selain nyeri di gigi dan telinga, beberapa gejala lain yang dapat menyertai kondisi ini meliputi:

  • Pembengkakan pada gusi atau wajah.
  • Demam, terutama jika ada infeksi.
  • Kesulitan membuka mulut atau mengunyah.
  • Nyeri saat mengunyah atau menggigit.
  • Sensitivitas gigi terhadap suhu panas atau dingin.
  • Keluar cairan berbau busuk dari area gigi atau gusi.
  • Sakit kepala atau nyeri di leher.

Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?

Jika nyeri gigi sampai ke telinga berlangsung lebih dari satu atau dua hari, semakin parah, atau disertai dengan demam dan pembengkakan, sangat penting untuk segera mencari pertolongan medis. Penundaan penanganan dapat memperburuk kondisi, terutama jika disebabkan oleh infeksi serius.

Penanganan Awal untuk Meredakan Sakit Gigi dan Telinga

Sebagai langkah awal untuk meredakan nyeri sebelum mengunjungi dokter gigi, beberapa hal dapat dilakukan:

  • Berkumur dengan air garam hangat untuk mengurangi peradangan dan membersihkan area mulut.
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau paracetamol, sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Mengompres dingin pada area pipi yang bengkak dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  • Hindari makanan yang terlalu panas, dingin, atau manis yang dapat memperparah sensitivitas gigi.

Pencegahan Sakit Gigi Menjalar ke Telinga

Mencegah masalah gigi dan mulut adalah kunci untuk menghindari nyeri yang menjalar. Beberapa langkah pencegahan meliputi:

  • Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (flossing) setiap hari.
  • Mengunjungi dokter gigi secara rutin setiap enam bulan untuk pemeriksaan dan pembersihan.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman manis yang dapat menyebabkan gigi berlubang.
  • Hindari kebiasaan menggemeretakkan gigi atau mengunyah benda keras.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Sakit gigi yang menjalar ke telinga adalah kondisi yang mengindikasikan adanya masalah mendasar pada gigi, gusi, atau area rahang dan sekitarnya. Keterkaitan saraf di area tersebut menyebabkan nyeri dapat dirasakan di lokasi yang berbeda.

Jika mengalami kondisi ini, penting untuk tidak menunda pemeriksaan medis. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter gigi atau spesialis THT untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana perawatan yang sesuai. Penanganan yang tepat akan membantu mengatasi akar masalah dan meredakan nyeri.