Ad Placeholder Image

Kenapa Sendawa dan Kentut Terus? Ini Jawaban Lengkapnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Sering Sendawa dan Kentut Terus? Ini Solusinya!

Kenapa Sendawa dan Kentut Terus? Ini Jawaban Lengkapnya!Kenapa Sendawa dan Kentut Terus? Ini Jawaban Lengkapnya!

Sendawa dan kentut terus-menerus adalah kondisi umum yang sering dialami banyak orang. Meskipun biasanya tidak berbahaya, kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemahaman tentang penyebab dan cara mengatasinya menjadi penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Kondisi ini umumnya disebabkan oleh menelan udara berlebihan, konsumsi makanan tertentu, atau gangguan pencernaan ringan. Mengetahui pemicunya dapat membantu mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup.

Apa Itu Sendawa dan Kentut Terus-menerus?

Sendawa merupakan keluarnya gas dari saluran pencernaan bagian atas melalui mulut. Gas ini biasanya berasal dari udara yang tertelan saat makan atau minum.

Sementara itu, kentut atau flatus adalah keluarnya gas dari saluran pencernaan bagian bawah melalui anus. Gas ini terbentuk dari proses fermentasi makanan yang tidak tercerna sempurna di usus besar oleh bakteri.

Ketika kedua kondisi ini terjadi secara berlebihan dan terus-menerus, hal ini menandakan adanya akumulasi gas yang tidak biasa di dalam sistem pencernaan. Kondisi ini bisa sangat mengganggu kenyamanan. Gas yang berlebihan dapat menyebabkan perut kembung, nyeri, dan rasa tidak nyaman di area perut.

Penyebab Umum Sendawa dan Kentut Berlebihan

Berbagai faktor dapat memicu sendawa dan kentut terus-menerus. Memahami penyebabnya adalah langkah pertama untuk menemukan solusi yang tepat.

Menelan Udara (Aerofagia)

Aerofagia adalah kondisi menelan udara secara berlebihan. Kebiasaan makan atau minum terlalu cepat sering menjadi penyebab utama. Bicara saat makan, mengunyah permen karet, merokok, atau penggunaan sedotan juga dapat meningkatkan jumlah udara yang tertelan.

Udara yang tertelan ini akan terkumpul di lambung dan memicu sendawa. Sebagian udara juga bisa turun ke usus dan di dikeluarkan sebagai kentut.

Makanan dan Minuman Pemicu Gas

Beberapa jenis makanan dan minuman secara alami dapat menghasilkan lebih banyak gas saat dicerna. Makanan tinggi serat tertentu seperti kacang-kacangan, brokoli, kol, dan bawang adalah contohnya.

Minuman bersoda juga mengandung gas karbon dioksida yang dapat menambah jumlah gas dalam perut. Konsumsi makanan berlemak tinggi juga memperlambat pencernaan dan berpotensi meningkatkan produksi gas.

Gangguan Pencernaan Ringan

Kondisi medis tertentu dapat menyebabkan peningkatan produksi gas. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau penyakit asam lambung, dapat menyebabkan sering sendawa karena udara ikut tertelan saat asam lambung naik.

Intoleransi makanan, seperti intoleransi laktosa atau gluten, juga membuat tubuh sulit mencerna komponen makanan tertentu. Akibatnya, fermentasi yang berlebihan di usus menghasilkan gas yang banyak. Gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) juga sering dikaitkan dengan keluhan gas berlebihan.

Kapan Harus ke Dokter untuk Sendawa dan Kentut Terus-menerus?

Meskipun seringkali tidak berbahaya, sendawa dan kentut terus-menerus dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius. Penting untuk mencari bantuan medis jika gejala disertai dengan tanda-tanda berikut.

  • Nyeri perut hebat atau berkepanjangan.
  • Mual atau muntah yang tidak kunjung reda.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Perubahan pola buang air besar, seperti diare atau sembelit kronis.
  • Adanya darah dalam tinja.
  • Demam atau gejala lain yang mengkhawatirkan.

Tanda-tanda ini memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan yang mendasarinya.

Cara Mengatasi Sendawa dan Kentut Terus-menerus

Penanganan sendawa dan kentut berlebihan dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan, jika diperlukan, bantuan medis.

Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

  • Makan dan minum perlahan: Hindari menelan udara berlebihan dengan makan tanpa terburu-buru.
  • Hindari makanan pemicu gas: Kurangi konsumsi kacang-kacangan, kol, brokoli, bawang, jamur, dan minuman bersoda.
  • Perhatikan intoleransi makanan: Identifikasi dan hindari makanan yang memicu reaksi, seperti laktosa atau gluten.
  • Makan porsi kecil: Membagi makanan menjadi porsi yang lebih kecil dan sering dapat membantu pencernaan.
  • Kelola stres: Stres dapat memengaruhi sistem pencernaan, sehingga teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi dapat membantu.
  • Berhenti merokok: Merokok meningkatkan jumlah udara yang tertelan.

Bantuan Medis dan Obat-obatan

Jika perubahan gaya hidup tidak cukup, dokter mungkin akan merekomendasikan obat-obatan. Obat-obatan prokinetik atau pereda asam lambung dapat membantu mengatasi GERD.

Untuk meredakan demam atau nyeri ringan yang mungkin menyertai beberapa kondisi kesehatan, produk seperti Praxion Suspensi 60 ml tersedia. Namun, penggunaannya harus sesuai anjuran dokter, terutama untuk anak-anak. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan profesional medis sebelum menggunakan obat apa pun.

Pencegahan Sendawa dan Kentut Berlebihan

Mencegah sendawa dan kentut terus-menerus melibatkan kebiasaan sehat sehari-hari.

  • Kunyah makanan dengan baik: Ini membantu mengurangi udara yang tertelan dan memudahkan pencernaan.
  • Hindari minuman berkarbonasi: Pilihlah air putih atau minuman non-karbonasi.
  • Batasi permen karet dan permen keras: Keduanya dapat meningkatkan aerofagia.
  • Identifikasi dan hindari pemicu: Buat catatan makanan yang menyebabkan gas untuk membantu menentukan pemicu pribadi.
  • Olahraga teratur: Aktivitas fisik membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi akumulasi gas.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Sendawa dan kentut terus-menerus umumnya dapat diatasi dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Namun, penting untuk mengenali tanda-tanda yang memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Apabila gejala semakin parah atau disertai dengan tanda-tanda mengkhawatirkan, segera konsultasikan ke dokter. Melalui Halodoc, dapat menghubungi dokter terpercaya untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Jaga selalu kesehatan pencernaan untuk hidup yang lebih nyaman.