Ad Placeholder Image

Kenapa Telinga Berkerak? Ini Dia Biang Keroknya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Mei 2026

Kenapa Telinga Berkerak? Ini Lho Penyebab dan Solusinya.

Kenapa Telinga Berkerak? Ini Dia Biang Keroknya!Kenapa Telinga Berkerak? Ini Dia Biang Keroknya!

Apa Itu Telinga Berkerak?

Telinga berkerak merujuk pada kondisi di mana terdapat lapisan kering atau serpihan pada liang telinga bagian luar maupun dalam. Kerak ini bisa berupa campuran sel kulit mati, serumen atau kotoran telinga yang mengering, atau cairan yang mengeras akibat peradangan atau infeksi. Kondisi ini seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman atau gatal.

Penyebab Telinga Berkerak

Kondisi telinga berkerak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi kulit hingga infeksi. Pemahaman mengenai penyebabnya penting untuk menentukan penanganan yang tepat.

1. Serumen Kering

Telinga secara alami memproduksi serumen (kotoran telinga) yang berfungsi melindungi liang telinga. Namun, jika lingkungan telinga terlalu kering atau terjadi pembersihan berlebihan, serumen bisa mengeras dan membentuk kerak. Pembersihan yang terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami pelindung telinga.

2. Dermatitis Seboroik

Ini adalah kondisi kulit yang mirip ketombe, tetapi bisa terjadi di area lain termasuk telinga. Dermatitis seboroik menyebabkan kulit di sekitar telinga menjadi merah, gatal, dan bersisik, yang kemudian dapat mengering menjadi kerak. Kondisi ini sering dipicu oleh kulit kering atau cuaca dingin.

3. Eksim (Dermatitis Atopik)

Eksim adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan kulit meradang, merah, gatal, dan kering. Ketika eksim menyerang telinga, kulit bisa menjadi sangat kering dan mengelupas, membentuk kerak. Reaksi alergi terhadap produk tertentu seperti sampo atau anting juga dapat memicu eksim di telinga.

4. Psoriasis

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mempercepat siklus pertumbuhan sel kulit, menyebabkan penumpukan sel kulit mati. Kondisi ini dapat muncul di telinga, menghasilkan bercak merah tebal yang tertutup sisik perak atau kerak. Area tersebut juga bisa terasa gatal dan nyeri.

5. Infeksi Telinga

Infeksi bakteri atau jamur pada liang telinga (otitis eksterna) juga dapat menyebabkan telinga berkerak. Infeksi ini bisa diawali dengan peradangan, yang kemudian mengeluarkan cairan. Cairan tersebut dapat mengering dan membentuk kerak di sekitar atau di dalam telinga.

6. Faktor Pemicu Lain

  • Kulit Kering: Lingkungan atau kondisi tubuh yang menyebabkan kulit kering secara umum dapat mempengaruhi telinga, membuat serumen lebih mudah mengering.
  • Alergi Produk: Penggunaan sampo, sabun, atau bahan kimia pada produk perawatan rambut dan anting-anting tertentu dapat memicu reaksi alergi dan iritasi pada kulit telinga.
  • Cuaca Dingin: Udara dingin dan kering dapat memperburuk kondisi kulit, termasuk kulit di area telinga, sehingga lebih rentan mengalami kekeringan dan pengelupasan.
  • Pembersihan Berlebihan: Membersihkan telinga terlalu sering atau menggunakan cotton bud secara agresif dapat menghilangkan minyak alami pelindung dan mendorong serumen lebih dalam, menyebabkan kekeringan dan penumpukan.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar kasus telinga berkerak ringan dapat diatasi dengan perawatan rumahan. Namun, disarankan untuk mencari bantuan medis jika kerak disertai dengan gejala lain. Gejala tersebut seperti nyeri telinga yang parah, keluar cairan berbau tidak sedap dari telinga, penurunan pendengaran, demam, atau jika kerak tidak membaik dengan perawatan sederhana.

Pemeriksaan oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dapat membantu menentukan penyebab pasti. Dokter akan memberikan penanganan yang sesuai, seperti obat tetes telinga, antijamur, atau antibiotik.

Pencegahan Telinga Berkerak

Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mencegah telinga berkerak atau mengurangi kekambuhannya.

  • Jaga kelembapan kulit di sekitar telinga dengan pelembap yang hipoalergenik jika kulit cenderung kering.
  • Hindari membersihkan telinga secara berlebihan. Biarkan telinga membersihkan dirinya sendiri secara alami.
  • Gunakan air hangat dan sabun lembut saat mandi untuk membersihkan bagian luar telinga.
  • Hindari penggunaan cotton bud atau benda tajam lainnya ke dalam liang telinga.
  • Identifikasi dan hindari pemicu alergi seperti produk sampo atau anting yang tidak cocok.
  • Jika memiliki riwayat dermatitis seboroik atau eksim, gunakan produk perawatan kulit yang direkomendasikan dokter.

Kesimpulan

Telinga berkerak adalah kondisi umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari serumen kering hingga infeksi atau kondisi kulit tertentu. Mengenali penyebab dan faktor pemicunya sangat penting untuk penanganan yang efektif. Jika kondisi ini disertai dengan gejala yang mengkhawatirkan atau tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter ahli melalui Halodoc. Tim dokter Halodoc siap memberikan saran dan penanganan yang tepat berdasarkan kondisi kesehatan.