Ad Placeholder Image

Kenapa Testis Terasa Sakit? Kenali Gejala & Kapan ke Dokter.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 Mei 2026

Testis Terasa Sakit? Pahami Penyebab dan Kapan ke Dokter

Kenapa Testis Terasa Sakit? Kenali Gejala & Kapan ke Dokter.Kenapa Testis Terasa Sakit? Kenali Gejala & Kapan ke Dokter.

Nyeri pada testis atau buah zakar bisa menjadi pengalaman yang mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian serius. Kondisi ini dapat muncul secara tiba-tiba atau bertahap, dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Memahami berbagai penyebab potensial dari nyeri testis sangat penting untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Apa Itu Nyeri Testis?

Nyeri testis adalah rasa sakit yang timbul di salah satu atau kedua buah zakar, organ reproduksi pria yang terletak di dalam skrotum (kantong zakar). Rasa sakit ini bisa bermanifestasi sebagai nyeri tumpul yang konstan, nyeri tajam yang menusuk, atau sensasi tidak nyaman yang menjalar ke area lain seperti perut bagian bawah atau selangkangan. Berbagai kondisi medis dapat menyebabkan testis terasa sakit, mulai dari yang ringan hingga memerlukan tindakan medis darurat.

Kenapa Testis Terasa Sakit? Penyebab Umum

Ada banyak alasan kenapa testis terasa sakit, yang bisa dikelompokkan berdasarkan mekanisme atau jenis masalahnya. Penting untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami nyeri testis yang parah atau tiba-tiba, karena beberapa penyebab membutuhkan penanganan segera.

Torsio Testis (Testis Terpelintir)

Ini adalah kondisi darurat medis ketika tali sperma, yang membawa darah ke skrotum, terpelintir. Torsio testis menghambat aliran darah ke testis, menyebabkan nyeri hebat yang tiba-tiba, pembengkakan, dan kemerahan. Tanpa penanganan cepat, kondisi ini dapat menyebabkan kematian jaringan testis.

Epididimitis dan Orkitis (Infeksi)

Epididimitis adalah peradangan pada epididimis, saluran melingkar di belakang testis yang menyimpan dan membawa sperma. Sementara itu, orkitis adalah peradangan pada testis itu sendiri. Keduanya sering disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk infeksi menular seksual, atau virus seperti gondok. Gejalanya meliputi nyeri, pembengkakan, demam, dan rasa tidak nyaman saat buang air kecil.

Cedera pada Testis

Trauma fisik langsung pada area selangkangan atau testis, seperti akibat benturan, tendangan, atau kecelakaan, dapat menyebabkan nyeri yang signifikan. Tingkat keparahannya bervariasi, mulai dari memar ringan hingga kerusakan serius yang memerlukan intervensi medis.

Varikokel (Pembengkakan Pembuluh Darah)

Varikokel adalah pembengkakan pada pembuluh darah di dalam skrotum, mirip dengan varises di kaki. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan nyeri, tetapi pada beberapa kasus dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri tumpul yang memburuk saat berdiri lama atau beraktivitas fisik. Varikokel seringkali lebih terasa seperti kantong cacing di dalam skrotum.

Hidrokel (Penumpukan Cairan)

Hidrokel adalah penumpukan cairan di sekitar testis, menyebabkan pembengkakan skrotum. Kondisi ini biasanya tidak nyeri, tetapi ukuran pembengkakan dapat menyebabkan rasa berat atau tidak nyaman. Hidrokel umumnya tidak berbahaya dan sering menghilang dengan sendirinya.

Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis terjadi ketika sebagian usus atau jaringan lemak menonjol melalui titik lemah di dinding otot perut ke dalam selangkangan, dan kadang-kadang mencapai skrotum. Ini dapat menyebabkan nyeri, terutama saat batuk, membungkuk, atau mengangkat benda berat. Benjolan yang terlihat atau terasa di selangkangan atau skrotum adalah gejala umum hernia.

Batu Saluran Kemih

Meskipun batu saluran kemih (batu ginjal) tidak secara langsung memengaruhi testis, rasa sakit yang ditimbulkannya bisa menjalar ke skrotum atau area testis. Nyeri ini biasanya sangat tajam dan sering disertai dengan nyeri punggung bagian bawah atau samping, serta perubahan pola buang air kecil.

Kanker Testis

Kanker testis adalah pertumbuhan sel abnormal di dalam testis. Meskipun umumnya tidak menyebabkan nyeri pada tahap awal, beberapa pria dapat merasakan nyeri tumpul di testis atau skrotum, atau sensasi berat. Gejala yang lebih umum adalah adanya benjolan tanpa rasa sakit pada salah satu testis atau perubahan ukuran atau bentuk testis.

Gejala yang Menyertai Nyeri Testis

Selain rasa sakit, gejala lain dapat menyertai nyeri testis, yang bisa memberikan petunjuk mengenai penyebabnya. Gejala tersebut meliputi:

  • Pembengkakan pada skrotum
  • Kemerahan atau kehangatan pada kulit skrotum
  • Demam atau menggigil
  • Mual atau muntah
  • Nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi
  • Adanya benjolan atau perubahan tekstur pada testis
  • Darah dalam urine atau air mani

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika mengalami nyeri testis yang parah, nyeri yang muncul tiba-tiba, atau nyeri yang disertai dengan demam, pembengkakan skrotum, mual, muntah, atau adanya benjolan baru. Kondisi seperti torsio testis memerlukan penanganan darurat untuk menyelamatkan testis. Menunda kunjungan ke dokter dapat meningkatkan risiko komplikasi serius dan permanen.

Diagnosis Nyeri Testis

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan testis dan area selangkangan. Riwayat medis dan gejala yang dialami akan dikaji secara mendalam. Untuk menegakkan diagnosis, beberapa tes mungkin diperlukan, seperti tes urine untuk mendeteksi infeksi, tes darah, atau ultrasonografi skrotum untuk melihat kondisi di dalam testis dan pembuluh darah.

Pengobatan Nyeri Testis

Pengobatan nyeri testis sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Antibiotik akan diresepkan untuk infeksi bakteri seperti epididimitis. Untuk torsio testis, operasi darurat diperlukan untuk mengembalikan aliran darah. Varikokel dan hidrokel mungkin memerlukan tindakan bedah jika menyebabkan gejala signifikan. Pada kasus kanker testis, pengobatan melibatkan pembedahan, kemoterapi, atau radiasi, sesuai stadium penyakit.

Pencegahan Nyeri Testis

Meskipun tidak semua penyebab nyeri testis dapat dicegah, beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko. Mengenakan pelindung atletik saat berolahraga dapat mencegah cedera. Praktik seks aman mengurangi risiko infeksi menular seksual yang bisa menyebabkan epididimitis. Vaksinasi gondok dapat mencegah orkitis viral. Pemeriksaan diri testis secara teratur juga penting untuk mendeteksi benjolan atau perubahan sejak dini.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Nyeri pada testis adalah keluhan yang tidak boleh diabaikan. Dengan banyaknya potensi penyebab, mulai dari yang relatif ringan hingga kondisi medis darurat, evaluasi oleh profesional kesehatan adalah langkah yang paling bijak. Jika mengalami nyeri testis, terutama yang parah atau tiba-tiba, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.

Jangan menunda pemeriksaan. Manfaatkan fitur chat dengan dokter atau buat janji konsultasi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan akurat.