Ad Placeholder Image

Kenapa Ujung Mata Sakit? Bisa Mata Lelah atau Bintitan!

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Kenapa Ujung Mata Sakit? Ini Lho Penyebab dan Solusinya

Kenapa Ujung Mata Sakit? Bisa Mata Lelah atau Bintitan!Kenapa Ujung Mata Sakit? Bisa Mata Lelah atau Bintitan!

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi tajam, perih, atau nyeri berdenyut tepat di sudut mata? Keluhan ujung mata sakit merupakan kondisi yang cukup sering dialami masyarakat Indonesia. Area ini, yang secara medis dikenal sebagai kantus (canthus), sangat sensitif karena merupakan pertemuan kelopak mata atas dan bawah, serta lokasi saluran air mata berada. Rasa sakit di area ini tidak boleh diabaikan begitu saja karena bisa menandakan berbagai kondisi mulai dari iritasi ringan hingga infeksi serius.

Munculnya rasa tidak nyaman ini seringkali disertai dengan gejala lain seperti mata merah, gatal, berair, hingga munculnya benjolan kecil yang nyeri jika disentuh. Mengingat fungsinya yang vital untuk penglihatan dan estetika wajah, penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan. Banyak orang seringkali salah mengira keluhan ini sebagai mata lelah biasa, padahal faktor pemicunya bisa sangat beragam, mulai dari kebersihan lingkungan hingga paparan layar gadget yang berlebihan.

Memahami penyebab dan mencari solusi pengobatan yang aman adalah langkah awal yang bijak. Penggunaan obat tetes mata atau salep yang dijual bebas (OTC) dapat membantu meredakan gejala awal sebelum kondisi bertambah parah. Namun, pemilihan produk harus dilakukan secara cermat berdasarkan kandungan aktifnya agar sesuai dengan keluhan yang dirasakan. Jika keluhan ujung mata sakit tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosa yang tepat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu meredakan ketidaknyamanan tersebut? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Mata di Halodoc yang Ampuh

Untuk membantu kamu mengatasi rasa perih dan iritasi pada ujung mata, tersedia berbagai pilihan produk kesehatan mata yang aman dan terpercaya. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan oleh apoteker kami untuk penanganan mandiri di rumah:

1. Rohto Eye Drops 7 ml

Rohto Eye Drops merupakan salah satu produk perawatan mata paling populer di Indonesia. Produk ini mengandung zat aktif Tetrahydrozoline HCl 0.05% yang bekerja sebagai vasokonstriktor untuk mengecilkan pembuluh darah yang melebar di permukaan mata. Dengan mengecilnya pembuluh darah tersebut, kemerahan pada mata akan berkurang dengan cepat.

Manfaat utamanya adalah untuk meredakan mata merah akibat iritasi ringan yang disebabkan oleh debu, asap, polusi, atau setelah berenang. Sensasi dingin yang khas saat diteteskan memberikan rasa segar seketika pada ujung mata yang terasa panas atau perih.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada masing-masing mata yang sakit.
  • Gunakan 2 hingga 3 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan jangka panjang (lebih dari 3 hari berturut-turut) tanpa saran medis karena dapat menyebabkan efek rebound atau mata semakin merah.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rohto Eye Drops 7 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Insto Regular Eye Drops 7.5 ml

Insto Regular adalah solusi praktis untuk meredakan iritasi mata ringan. Mengandung kombinasi Tetrahydrozoline HCl 0.05% dan Benzalkonium Chloride 0.01% sebagai pengawet anti-bakteri. Produk ini efektif untuk mengatasi rasa “ngganjal” atau perih di ujung mata akibat paparan udara kering maupun iritan lingkungan lainnya.

Cara kerjanya adalah dengan menyempitkan pembuluh darah di selaput lendir mata (konjungtiva) sehingga mata yang merah kembali putih dan rasa nyeri berkurang. Untuk mengatasi iritasi akibat debu jalanan, kamu bisa membeli produk 100% asli dan produk diantar ke rumah melalui aplikasi Halodoc.

Dosis dan aturan pakai:

  • 2-3 tetes pada setiap mata yang mengalami gangguan.
  • Gunakan maksimal 3-4 kali dalam sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan gunakan produk ini jika cairan sudah berubah warna atau menjadi keruh.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Regular Eye Drops 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Ujung Mata Sakit
  1. Terapkan aturan 20-20-20: Setiap 20 menit menatap layar, lihatlah benda sejauh 20 kaki selama 20 detik.
  2. Selalu bersihkan tangan sebelum menyentuh area mata atau mengganti lensa kontak.
  3. Hindari mengucek mata terlalu keras karena dapat merusak jaringan sensitif di sudut mata.

3. Cendo Lyteers Eye Drops 15 ml

Jika ujung mata sakit disebabkan oleh mata kering (dry eye syndrome), Cendo Lyteers adalah pilihan yang sangat tepat. Berbeda dengan tetes mata sebelumnya, produk ini berfungsi sebagai “air mata buatan” (artificial tears). Mengandung Sodium Chloride dan Potassium Chloride yang diformulasikan menyerupai komposisi air mata alami manusia.

Manfaatnya adalah melumasi permukaan mata, mengurangi gesekan kelopak mata saat berkedip, dan membasuh debu atau benda asing kecil yang terjebak di sudut mata. Sangat direkomendasikan bagi pengguna komputer aktif, orang lanjut usia, atau mereka yang sering berada di ruangan ber-AC.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1-2 tetes pada setiap mata sesuai kebutuhan atau sesuai anjuran dokter.
  • Bisa digunakan sesering mungkin karena sifatnya yang hanya melumasi.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Meskipun aman, pastikan ujung botol tidak menyentuh mata atau permukaan lain untuk menjaga sterilitas cairan di dalamnya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cendo Lyteers Eye Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Insto Dry Eyes 7.5 ml

Insto Dry Eyes secara khusus dirancang untuk mengatasi gejala mata kering yang sering kali memicu rasa sakit tajam di ujung mata. Mengandung bahan aktif Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC) yang bertindak sebagai lubrikan tahan lama untuk mempertahankan kelembapan mata.

Manfaatnya meliputi peredaan rasa gatal, panas, dan perih yang timbul akibat kurangnya produksi air mata atau penguapan air mata yang terlalu cepat. Lapisan pelindung yang dibentuk oleh HPMC membantu melindungi kornea dari iritasi lebih lanjut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 1-2 tetes pada mata yang bermasalah.
  • Ulangi penggunaan 3 kali sehari atau jika mata terasa kering kembali.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Lepaskan lensa kontak sebelum menggunakan obat ini dan tunggu setidaknya 15 menit sebelum memakainya kembali.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Insto Dry Eyes 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Ujung Mata Sakit

Mengetahui penyebab di balik rasa sakit pada sudut mata sangat penting untuk menentukan terapi yang tepat. Berikut adalah beberapa faktor penyebab yang paling sering ditemui:

1. Mata Lelah (Digital Eye Strain)

Di era digital, menatap layar komputer atau smartphone dalam waktu lama membuat mata jarang berkedip. Hal ini menyebabkan permukaan mata kering, terutama di bagian ujung, yang memicu rasa perih dan nyeri tumpul.

2. Bintitan (Hordeolum)

Infeksi bakteri pada kelenjar minyak di kelopak mata dapat menyebabkan benjolan merah yang menyakitkan. Jika lokasinya berada di sudut mata (medial canthus), hal ini akan menyebabkan nyeri hebat setiap kali mata berkedip.

3. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada tepi kelopak mata yang biasanya disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih atau penyumbatan kelenjar minyak. Gejalanya meliputi ujung mata yang bersisik, merah, dan terasa sangat sakit saat bangun tidur.

4. Dakriosistitis

Kondisi ini terjadi ketika saluran air mata tersumbat sehingga terjadi infeksi pada kantung air mata. Penderita biasanya merasakan nyeri hebat, bengkak, dan kemerahan tepat di sudut dalam mata dekat hidung.

Cara Mengatasi Nyeri Mata di Rumah

Selain menggunakan obat tetes mata yang tepat, kamu bisa melakukan beberapa langkah perawatan mandiri berikut ini:

1. Kompres Hangat

Lakukan kompres hangat pada area sudut mata selama 5-10 menit, minimal 2 kali sehari. Suhu hangat membantu melancarkan sumbatan pada kelenjar minyak dan meredakan ketegangan otot di sekitar mata.

2. Pembersihan Kelopak Mata

Gunakan kain bersih atau kapas yang dibasahi air hangat untuk membersihkan kotoran mata atau kerak di sudut mata. Hal ini sangat efektif untuk penderita blefaritis guna mengurangi koloni bakteri.

3. Hindari Penggunaan Makeup Sementara

Jika ujung mata sedang sakit atau merah, hindari menggunakan eyeliner, maskara, atau eyeshadow. Bahan kimia dalam kosmetik dapat memperburuk peradangan dan menghambat proses penyembuhan.

Studi Mengenai Kesehatan Mata

The Ocular Surface Journal menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa peningkatan waktu layar selama pandemi secara signifikan meningkatkan insiden mata kering dan nyeri kantus (sudut mata) pada populasi dewasa.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan lubrikan mata (artificial tears) seperti Sodium Chloride atau HPMC terbukti efektif dalam menurunkan skor nyeri pada penderita kelelahan mata digital. Selain itu, menjaga hidrasi tubuh secara keseluruhan juga berperan penting dalam menjaga kualitas lapisan air mata.

Kesehatan mata adalah aset yang sangat berharga. Jika rasa sakit pada ujung mata disertai dengan penglihatan kabur, nyeri yang sangat hebat, atau keluarnya nanah, jangan menunda untuk mencari bantuan medis profesional. Diagnosa dini dapat mencegah komplikasi yang mungkin mengancam penglihatan kamu di masa depan.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Cukup pesan lewat aplikasi, dan produk kesehatan pilihanmu akan segera diantar ke lokasi.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang lebih spesifik dan akurat sesuai kondisi medis kamu.

Punya Keluhan Mata tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan ujung mata sakit, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

FAQ

1. Kenapa ujung mata sakit saat berkedip?

Kondisi ini paling sering disebabkan oleh benda asing, bintitan, atau iritasi pada selaput mata. Saat berkedip, kelopak mata bergesekan dengan area yang teriritasi sehingga memicu rasa sakit.

2. Apakah ujung mata sakit berbahaya?

Sebagian besar kasus disebabkan oleh iritasi ringan atau mata lelah yang tidak berbahaya. Namun, jika nyeri disertai bengkak parah di sudut dekat hidung, bisa jadi itu tanda infeksi saluran air mata yang memerlukan antibiotik.

3. Bolehkah memberikan tetes mata jika ujung mata perih?

Boleh, gunakan tetes mata lubrikan atau air mata buatan yang aman jika penyebabnya adalah mata kering atau iritasi debu. Namun, pastikan memilih produk yang sesuai dengan gejala.

4. Bagaimana cara membedakan mata lelah dan infeksi mata?

Mata lelah biasanya mereda setelah istirahat atau tidur. Sedangkan infeksi mata umumnya disertai dengan mata sangat merah, keluarnya kotoran mata (belek) yang kental/hijau, dan rasa nyeri yang menetap meski mata sudah diistirahatkan.

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2026. What Is Eye Strain?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Blepharitis: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Dacryocystitis (Tear Duct Infection).
National Eye Institute. Diakses pada 2026. Dry Eye: Causes, Symptoms, and Treatment.