• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenapa Virus Corona Belum Disebut Pandemi?

Kenapa Virus Corona Belum Disebut Pandemi?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Walaupun wabah corona hingga minggu ini sudah menyebar ke-40 negara, tetapi World Health Organization (WHO) belum menyatakan kalau COVID-19 sebagai pandemi. The US Centers for Disease Control and Prevention menyebutkan kalau corona sudah memenuhi dua kriteria dari tiga kriteria pandemi. 

Virus corona sejauh ini sudah menyebar di antara orang ke orang dan menyebabkan korban jiwa. Namun, virus ini belum menyebar ke seluruh dunia, sehingga belum bisa dikatakan sebagai pandemi. Informasi selengkapnya mengenai kriteria suatu wabah dikatakan pandemi bisa dibaca di bawah ini!

Pertimbangan Sebelum Dinyatakan Pandemi

Seperti yang dilansir dari New Scientist, beberapa pakar epidemi mengatakan sebenarnya tidak ada kriteria tertentu untuk menyebutkan kalau suatu wabah sudah mendunia. Hanya saja memang WHO lebih berhati-hati menyebut suatu wabah pandemi mengingat dampak penanggulangan pandemi yang cukup memakan biaya yang sebenarnya tidak diperlukan. 

Baca juga: 4 Tips Jaga Imunitas untuk Cegah Penularan Corona

Pada tahun 2009 ketika H1N1 (virus influenza) dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO, badan kesehatan dunia ini dikritik karena satu dan berbagai hal. Ketika suatu keadaan disebut sebagai pandemi, maka tindakan yang harus dilakukan adalah mengisolasi setiap orang yang diduga mengidap virus tersebut, termasuk juga melacak orang per orangnya dan melakukan karantina. 

Kemudian, tindakan yang harus dilakukan adalah melakukan mitigasi untuk memperlambat penyebaran virus. Itu berarti pemerintah harus menutup sekolah, melarang adanya pertemuan-pertemuan di tempat umum, bahkan menutup seluruh kota. Situasi ini pastinya membutuhkan anggaran besar dan mematikan perekonomian.

Selain itu “strategi” untuk tidak menggunakan kata “pandemi” disinyalir dilakukan untuk menghindari kepanikan massal, sehingga pusat-pusat kesehatan bisa fokus pada penanggulangan penyakit—bukan kepanikan.

Walaupun begitu, tetap saja beberapa pakar kesehatan, komunikasi, dan penanggulangan krisis beranggapan memberitahu publik mengenai situasi yang sebenarnya adalah tindakan yang paling masuk akal ketimbang menyembunyikannya. 

Epidemi Vs Pandemi

Kemudian timbul pertanyaan, apa beda epidemi dan pandemi? Menurut The Centers for Disease Control and Prevention, epidemi adalah adalah wabah penyakit yang terjadi di wilayah geografis yang luas dan memengaruhi sebagian besar populasi. Pada epidemi, penyakit menyebar secara aktif. 

Pandemi sendiri berhubungan dengan penyebaran geografis dan digunakan untuk menggambarkan penyakit yang menyerang seluruh negara atau seluruh dunia. Perbedaan antara epidemi dan pandemi penting dilakukan untuk mengarahkan respons baik kepada pemerintah, lembaga yang berkaitan, dan terlebih juga masyarakat untuk mengendalikan dan mencegah penyakit dengan lebih baik.

Baca juga: Obat HIV dan Kurkumin Ampuh Atasi Corona? Ini Fakta Medisnya

Sampai saat ini status corona masih dinilai “berpotensi” untuk menjadi pandemi.  Sebagai informasi, berikut ini pandemi yang tercatat di dalam sejarah:

  1. HIV yang telah menewaskan lebih dari 39 juta orang sejak 1982.
  2. Wabah Justinianus pada tahun 541 Masehi yang disebabkan oleh wabah pes dan memusnahkan 25–50 juta orang dalam kurun satu tahun.
  3. Wabah Hitam yang menewaskan lebih dari 75 juta orang dari tahun 1347–1351.
  4. Pandemi flu Spanyol tahun 1918 membunuh lebih dari 50 juta orang dalam satu tahun, termasuk 675.000 orang Amerika.
  5. Pandemi cacar pada abad ke-20 merenggut antara 300 hingga 500 juta jiwa. 
  6. Pandemi Tuberkulosis yang berkelanjutan terus membunuh lebih dari 1,5 juta orang setiap tahun. 

Informasi lebih lengkap mengenai corona dapat ditanyakan langsung di HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:

Very Well Health. Diakses pada 2020. Difference Between an Epidemic and a Pandemic.
New Scientist. Diakses pada 2020. Covid-19: Why won't the WHO officially declare a coronavirus pandemic?
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Situation Summary.
World Health Organization. Diakses pada 2020. What is the pandemic (H1N1) 2009 virus?