Ad Placeholder Image

Kencing Keluar Meski Pakai Kateter, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Pakai Kateter Tapi Kencing Keluar: Penyebab dan Solusi

Kencing Keluar Meski Pakai Kateter, Ini PenyebabnyaKencing Keluar Meski Pakai Kateter, Ini Penyebabnya

Apa Itu Kencing Keluar Saat Pakai Kateter?

Kencing yang keluar dari sela-sela selang kateter, atau dikenal sebagai rembesan, adalah kondisi yang menandakan adanya masalah. Fenomena ini tidak normal dan memerlukan perhatian medis. Urine seharusnya mengalir lancar melalui selang kateter menuju kantong penampung. Jika ada urine yang keluar di sekitar selang, ini menunjukkan adanya hambatan atau gangguan pada sistem kateterisasi.

Mengapa Pakai Kateter Tapi Kencing Keluar: Penyebab Utama

Ada beberapa alasan mengapa seseorang mungkin mengalami kencing yang keluar dari sela-sela selang kateter. Pemahaman mengenai penyebab ini penting untuk penanganan yang tepat.

Sumbatan pada Selang Kateter

Sumbatan adalah penyebab paling umum. Urine mungkin tidak dapat mengalir dengan baik ke kantong karena selang terlipat, tertekuk, atau terjepit. Selain itu, gumpalan darah, lendir, atau kristal urine dapat menyumbat saluran kateter, memaksa urine keluar melalui uretra di sekitar selang.

Posisi Kateter Bergeser atau Tertarik

Kateter memiliki balon kecil di ujungnya yang berfungsi menahan posisinya di dalam kandung kemih. Jika balon ini kempis, atau kateter bergeser dan tertarik, posisinya tidak lagi tepat. Pergeseran ini dapat menciptakan celah di sekitar kateter, sehingga urine merembes keluar.

Kejang Kandung Kemih

Kandung kemih dapat mengalami kejang atau kontraksi secara tidak sadar. Kontraksi ini dapat terjadi sebagai respons terhadap keberadaan kateter yang dianggap benda asing. Kejang kandung kemih mendorong urine keluar melalui sela-sela selang, bukan melaluinya.

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi pada saluran kemih dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan jaringan di sekitar uretra. Pembengkakan ini bisa mengganggu fungsi normal kateter atau menyebabkan iritasi yang memicu kejang kandung kemih, sehingga urine merembes.

Tanda dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Selain rembesan urine itu sendiri, ada beberapa gejala lain yang harus diperhatikan jika pakai kateter tapi kencing keluar. Gejala ini bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius.

  • Urine terus-menerus keluar melalui sela selang dan tidak masuk ke kantong.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di area kandung kemih atau uretra.
  • Demam tinggi yang tidak dapat dijelaskan.
  • Urine terlihat keruh, berbau menyengat, atau mengandung darah.
  • Pembengkakan atau kemerahan di sekitar tempat masuknya kateter.

Langkah Penanganan Awal di Rumah

Jika mengalami kencing rembes saat memakai kateter, ada beberapa langkah sementara yang dapat dilakukan di rumah sebelum mendapatkan bantuan medis.

  • Cek Sumbatan: Pastikan selang kateter tidak terlipat, tertekuk, atau terjepit oleh pakaian atau posisi tubuh.
  • Cek Posisi Kantong Urine: Pastikan kantong urine selalu berada lebih rendah dari posisi kandung kemih. Ini membantu aliran urine tetap lancar karena gravitasi.
  • Periksa Kebersihan: Pastikan area di sekitar selang kateter bersih dari gumpalan darah atau lendir yang mungkin menghambat aliran.
  • Cek Ujung Kateter: Pastikan kateter tidak tertarik keluar dari posisi awalnya.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Meskipun ada langkah penanganan awal, kondisi kencing yang merembes dari kateter seringkali membutuhkan intervensi profesional. Segera cari pertolongan medis jika:

  • Urine terus-menerus keluar melalui sela selang dan tidak masuk ke kantong meskipun sudah dilakukan pengecekan awal.
  • Timbul nyeri yang signifikan, demam tinggi, atau urine terlihat keruh dan berdarah.
  • Rembesan berlangsung terus-menerus dan menyebabkan iritasi kulit di sekitar area genital.

Rembesan yang terus-menerus dapat menyebabkan komplikasi seperti iritasi kulit, infeksi saluran kemih berulang, hingga kondisi serius seperti sepsis jika tidak segera ditangani.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Kencing yang keluar dari sela-sela selang kateter adalah tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan memerlukan evaluasi medis. Jangan menunda untuk mencari bantuan profesional. Untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat, segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter atau perawat. Mereka dapat melakukan pemeriksaan, mengganti kateter jika diperlukan, atau mengidentifikasi penyebab mendasar lainnya.

Pengguna dapat dengan mudah terhubung dengan dokter ahli melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis atau membuat janji temu. Mempertahankan kebersihan kateter dan area sekitarnya juga sangat penting untuk mencegah komplikasi.