Ad Placeholder Image

Kepala Belakang Kiri Sakit? Ini Penyebab & Cara Atasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Kepala Belakang Kiri Sakit? Ini Penyebab & Cara Atasinya!

Kepala Belakang Kiri Sakit? Ini Penyebab & Cara AtasinyaKepala Belakang Kiri Sakit? Ini Penyebab & Cara Atasinya

Sakit Kepala Belakang Sebelah Kiri: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala belakang sebelah kiri adalah keluhan umum yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari penyebab ringan seperti sakit kepala tegang hingga kondisi yang lebih serius seperti migrain basilar, penting untuk memahami penyebab dan cara mengatasinya. Artikel ini akan membahas secara detail berbagai penyebab sakit kepala belakang sebelah kiri, gejala yang menyertai, serta kapan sebaiknya mencari pertolongan medis.

Penyebab Sakit Kepala Belakang Sebelah Kiri

Sakit kepala belakang sebelah kiri dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut beberapa penyebab umum dan yang perlu diwaspadai:

Penyebab Umum

  • Sakit Kepala Tegang (Tension Headache): Otot leher dan bahu yang kaku akibat stres, posisi duduk atau tidur yang salah, atau terlalu lama menunduk melihat ponsel dapat memicu sakit kepala tegang.
  • Migrain: Nyeri berdenyut yang seringkali hanya terasa di satu sisi kepala (dalam kasus ini, kiri), dapat disertai mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
  • Postur Tidur Salah: Penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau rendah, atau posisi tidur yang tidak sejajar dapat menekan saraf leher dan menyebabkan sakit kepala.
  • Gaya Hidup: Kurang tidur, stres, dehidrasi, atau melewatkan waktu makan dapat memicu sakit kepala.

Penyebab Lain yang Perlu Diwaspadai

  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Lonjakan tekanan darah dapat memicu sakit kepala di bagian belakang kepala.
  • Bruxism: Kebiasaan menggeretakkan gigi saat tidur dapat menyebabkan ketegangan otot rahang yang menjalar hingga kepala bagian belakang.
  • Masalah Saraf: Iritasi pada saraf oksipital atau saraf lainnya di sekitar kepala dan leher dapat menyebabkan nyeri tajam di bagian belakang kepala.
  • Migrain Basilar: Kondisi langka yang dapat menyebabkan gejala mirip stroke, seperti gangguan penglihatan, bicara, dan keseimbangan. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.

Gejala yang Menyertai

Gejala yang menyertai sakit kepala belakang sebelah kiri dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa gejala yang umum meliputi:

  • Nyeri tumpul dan tegang di bagian belakang kepala.
  • Nyeri berdenyut, terutama jika disebabkan oleh migrain.
  • Kekakuan pada otot leher dan bahu.
  • Sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan penglihatan, bicara, atau keseimbangan (pada kasus migrain basilar).

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun sebagian besar sakit kepala belakang sebelah kiri tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera. Segera cari pertolongan medis jika:

  • Sakit kepala sering kambuh dan semakin parah.
  • Sakit kepala disertai dengan gangguan penglihatan, bicara, atau keseimbangan.
  • Mengalami mual dan muntah terus-menerus.
  • Demam tinggi atau leher kaku menyertai sakit kepala.
  • Nyeri kepala sangat hebat dan muncul secara tiba-tiba (seperti disambar petir).

Cara Mengatasi Sakit Kepala Belakang Sebelah Kiri

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit kepala belakang sebelah kiri:

  • Istirahat Cukup: Pastikan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas setiap malam.
  • Kompres Hangat: Kompres hangat pada leher atau mandi air hangat dapat membantu meredakan ketegangan otot.
  • Peregangan Ringan: Lakukan peregangan ringan untuk otot leher dan bahu secara teratur.
  • Hindari Pemicu: Identifikasi dan hindari pemicu sakit kepala seperti makanan tertentu, alkohol, dan rokok.
  • Kelola Stres: Lakukan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk mengelola stres.

Rekomendasi Halodoc

Jika mengalami sakit kepala belakang sebelah kiri yang sering kambuh atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat membantu mendiagnosis penyebab sakit kepala dan memberikan penanganan yang tepat. Jangan tunda untuk mencari pertolongan medis jika diperlukan.