Ad Placeholder Image

Kepo? Ini Penyebab Mata Minus Cepat Bertambah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Kok Bisa? Ini Penyebab Mata Minus Cepat Bertambah Lho

Kepo? Ini Penyebab Mata Minus Cepat BertambahKepo? Ini Penyebab Mata Minus Cepat Bertambah

Memahami Penyebab Mata Minus Cepat Bertambah: Faktor Utama dan Pencegahannya

Mata minus atau miopia adalah kondisi penglihatan buram saat melihat objek jarak jauh. Peningkatan minus yang cepat menjadi kekhawatiran umum, terutama pada anak-anak dan remaja. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup serta memerlukan penyesuaian lensa korektif yang lebih sering. Pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor pemicu penambahan minus adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan mata.

Peningkatan minus pada mata tidak terjadi tanpa sebab. Berbagai faktor, baik dari dalam tubuh maupun kebiasaan sehari-hari, berkontribusi pada percepatan miopia. Artikel ini akan mengulas secara rinci penyebab utama mata minus cepat bertambah dan bagaimana cara mengelola risikonya.

Apa Itu Mata Minus (Miopia)?

Mata minus atau miopia adalah kelainan refraksi di mana cahaya yang masuk ke mata jatuh di depan retina, bukan tepat di atasnya. Kondisi ini menyebabkan penglihatan objek jarak jauh menjadi kabur. Umumnya, miopia terjadi karena bentuk bola mata terlalu panjang dari depan ke belakang, atau karena kornea dan lensa terlalu melengkung.

Penyebab Mata Minus Cepat Bertambah

Pertambahan minus pada mata dapat dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor. Memahami penyebab ini penting untuk melakukan tindakan pencegahan yang efektif.

Faktor Pertumbuhan dan Usia

Pertumbuhan tubuh, khususnya pada usia remaja, menjadi penyebab signifikan penambahan minus. Selama periode ini, bola mata masih terus berkembang. Perubahan ukuran dan bentuk bola mata secara alami dapat mempercepat miopia, terutama jika ada kecenderungan genetik.

Kebiasaan Melihat Dekat Terlalu Lama

Aktivitas yang melibatkan fokus jarak dekat dalam waktu lama, seperti menatap layar gawai, membaca buku, atau bekerja di depan komputer, dapat memicu penambahan minus. Mata bekerja lebih keras untuk fokus pada objek dekat, yang berpotensi memicu peregangan bola mata secara bertahap.

Kurangnya Aktivitas Luar Ruangan

Paparan sinar matahari alami dan fokus pada objek jarak jauh saat beraktivitas di luar ruangan berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Kurangnya waktu di luar ruangan telah terbukti berhubungan dengan peningkatan risiko dan percepatan progresivitas miopia. Sinar ultraviolet (UV) tertentu dan pandangan jauh saat di luar ruangan diduga membantu mengatur pertumbuhan bola mata.

Faktor Genetik atau Keturunan

Riwayat miopia dalam keluarga sangat memengaruhi risiko seseorang untuk mengalami mata minus dan percepatan pertambahannya. Jika kedua orang tua memiliki miopia, kemungkinan anak untuk juga mengalaminya jauh lebih tinggi dibandingkan jika tidak ada riwayat keluarga.

Kurang Istirahat dan Pencahayaan Buruk

Mata yang kurang istirahat akibat jam tidur yang tidak cukup dapat memperburuk kelelahan mata. Selain itu, melakukan aktivitas visual dalam kondisi pencahayaan yang buruk membuat mata bekerja lebih keras, meningkatkan risiko ketegangan mata dan mempercepat penambahan minus.

Perubahan Bentuk Bola Mata

Miopia terjadi ketika bola mata tumbuh terlalu panjang atau kornea dan lensa terlalu melengkung. Perubahan bentuk bola mata ini, sering kali terjadi seiring pertumbuhan, menyebabkan cahaya tidak jatuh tepat pada retina. Jika perubahan ini berlangsung cepat, maka minus mata juga akan meningkat dengan cepat.

Kesalahan Penggunaan Kacamata

Penggunaan kacamata dengan ukuran yang tidak sesuai atau tidak pernah mengganti kacamata padahal minus sudah bertambah dapat memperburuk kondisi. Mata akan berusaha keras untuk mengakomodasi penglihatan, yang bisa mempercepat progresivitas miopia. Pemeriksaan mata rutin sangat penting untuk memastikan lensa korektif yang tepat digunakan.

Pencegahan dan Manajemen Mata Minus

Mengelola faktor risiko adalah kunci untuk memperlambat laju penambahan minus:

  • Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit melihat objek dekat, istirahatkan mata dengan melihat objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik.
  • Habiskan lebih banyak waktu di luar ruangan: Usahakan setidaknya 1-2 jam sehari di bawah sinar matahari alami.
  • Jaga jarak pandang yang benar: Pastikan ada jarak yang cukup antara mata dan layar gawai atau buku.
  • Perhatikan pencahayaan: Gunakan pencahayaan yang cukup dan merata saat membaca atau bekerja.
  • Istirahat cukup: Pastikan mendapatkan tidur yang cukup untuk mengistirahatkan mata.
  • Periksa mata secara rutin: Lakukan pemeriksaan mata setidaknya setahun sekali untuk mendeteksi perubahan minus dan mendapatkan lensa korektif yang sesuai.

Kesimpulan

Penyebab mata minus cepat bertambah melibatkan interaksi kompleks antara faktor genetik, kebiasaan gaya hidup, dan perubahan fisiologis mata. Dengan memahami faktor-faktor ini, langkah-langkah pencegahan yang tepat dapat diambil. Menerapkan kebiasaan baik seperti membatasi waktu layar, meningkatkan aktivitas luar ruangan, dan pemeriksaan mata rutin adalah kunci untuk mengelola kesehatan mata. Untuk konsultasi lebih lanjut atau pemeriksaan mata, segera buat janji temu dengan dokter spesialis mata melalui aplikasi Halodoc.