Ad Placeholder Image

Keputihan Karena Jamur: Cara Cepat Hilangkan Gatalnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Keputihan Karena Jamur? Kenali Tanda dan Cara Atasinya

Keputihan Karena Jamur: Cara Cepat Hilangkan GatalnyaKeputihan Karena Jamur: Cara Cepat Hilangkan Gatalnya

DAFTAR ISI


Keputihan sebenarnya adalah proses alami tubuh wanita untuk membersihkan dan melindungi vagina dari infeksi. Dalam kondisi normal, cairan yang keluar biasanya berwarna bening atau putih susu, tidak berbau menyengat, dan tidak menimbulkan rasa gatal. Namun, ketika keseimbangan flora alami di area kewanitaan terganggu, masalah keputihan abnormal bisa terjadi. Salah satu penyebab paling umum dari keputihan abnormal ini adalah infeksi jamur, khususnya dari jenis Candida albicans.

Infeksi jamur vagina, yang dalam istilah medis dikenal sebagai kandidiasis vulvovaginal, sangat umum dialami oleh wanita. Jamur Candida sebenarnya hidup secara alami di vagina dalam jumlah kecil dan tidak berbahaya. Namun, ketika ada pemicu tertentu yang membuat jamur ini berkembang biak tak terkendali, kamu akan mulai merasakan gejala yang sangat tidak nyaman. Jika kamu mengalami ciri-ciri keputihan karena jamur seperti keluarnya cairan kental menyerupai keju hancur, rasa gatal yang hebat, hingga sensasi terbakar saat buang air kecil, penanganan yang tepat sangat dibutuhkan.

Mengabaikan infeksi jamur tidak hanya membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu karena rasa gatal dan perih, tetapi juga bisa menyebabkan iritasi parah pada kulit di sekitar vulva. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan area kewanitaan dengan produk yang tepat, serta mengonsumsi suplemen yang mendukung keseimbangan bakteri baik (probiotik) di dalam tubuh sebagai langkah pertolongan pertama maupun pencegahan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk menjaga kesehatan area kewanitaan dan meredakan ketidaknyamanan akibat jamur? Berikut ulasan lengkapnya!

Rekomendasi Produk Perawatan Kewanitaan yang Ampuh

Untuk mengatasi rasa tidak nyaman dan menjaga kebersihan area kewanitaan, kamu bisa menggunakan beberapa produk pembersih luar, krim antijamur topikal untuk iritasi luar, serta suplemen probiotik. Berikut adalah rekomendasi produk yang bisa kamu pertimbangkan:

1. Betadine Feminine Hygiene 60 ml

Betadine Feminine Hygiene adalah cairan pembersih area kewanitaan yang mengandung bahan aktif Povidone Iodine 10%. Povidone Iodine bekerja sebagai antiseptik spektrum luas yang efektif membunuh bakteri, jamur (termasuk Candida albicans), dan parasit penyebab gatal serta bau tak sedap di area kewanitaan.

Produk ini sangat bermanfaat untuk mengatasi gejala iritasi ringan, gatal, serta keputihan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri dan jamur. Penggunaan produk ini difokuskan pada area luar vagina (vulva) dan sangat disarankan untuk digunakan saat mengalami gejala keputihan abnormal atau selama masa menstruasi untuk menjaga kebersihan ekstra.

Dosis dan aturan pakai:

  • Larutkan satu tutup botol (sekitar 8 ml) Betadine Feminine Hygiene ke dalam 1 liter air bersih.
  • Basuhkan larutan tersebut pada area luar kewanitaan.
  • Diamkan selama 1 menit, lalu bilas dengan air bersih hingga tuntas.
  • Gunakan 1-2 kali sehari selama masih ada gejala, atau maksimal 2 kali seminggu untuk kebersihan rutin.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Feminine Hygiene 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Lactacyd Feminine Wash Daily Care 60 ml

Lactacyd Feminine Wash Daily Care diformulasikan khusus dengan kandungan Lactic Acid (asam laktat) alami dan ekstrak susu (Lactoserum). Kombinasi kedua bahan ini bekerja secara sinergis untuk mempertahankan pH alami (tingkat keasaman) area kewanitaan, yang berkisar antara 3,5 hingga 4,5.

Menjaga pH yang asam sangat penting karena lingkungan asam akan mencegah pertumbuhan jamur Candida dan bakteri patogen, sekaligus mendukung pertumbuhan bakteri baik (Lactobacillus). Sabun ini bermanfaat untuk membersihkan, menyegarkan, dan mencegah timbulnya bau tidak sedap tanpa menimbulkan iritasi pada kulit sensitif di area vulva.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan secukupnya pada telapak tangan.
  • Usapkan dengan lembut pada area luar kewanitaan hingga sedikit berbusa.
  • Bilas menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa sabun, lalu keringkan.
  • Dapat digunakan setiap hari, saat mandi pagi dan sore.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lactacyd Feminine Wash Daily Care 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Berkembangnya Jamur di Vagina
  1. Penggunaan Antibiotik: Antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat, tetapi juga bakteri baik di vagina yang bertugas mengontrol populasi jamur.
  2. Pakaian Dalam Terlalu Ketat: Celana ketat atau berbahan nilon menciptakan lingkungan yang lembap dan hangat, ideal bagi jamur untuk berkembang biak.
  3. Gula Darah Tinggi: Kadar gula darah yang tidak terkontrol (pada penderita diabetes atau konsumsi gula berlebih) membuat sekresi vagina lebih manis, menjadi makanan lezat bagi ragi (jamur).

3. Canesten Krim 5 g

Infeksi jamur vagina seringkali menyebabkan rasa gatal yang sangat parah di area bibir vagina (vulva). Untuk meredakan gatal eksternal ini, Canesten Krim yang mengandung bahan aktif Clotrimazole 1% bisa menjadi solusi. Clotrimazole adalah agen antijamur yang bekerja dengan cara merusak dinding sel jamur, sehingga isi sel bocor dan jamur pun mati.

Penting untuk dicatat bahwa krim ini berfungsi untuk mengatasi gejala gatal dan kemerahan di *bagian luar* area kewanitaan (kandidiasis vulva bagian luar), bukan untuk dimasukkan ke dalam liang vagina. Untuk infeksi jamur internal, kamu harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat spesifik.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan krim secara tipis pada area luar (vulva) yang terasa gatal atau kemerahan.
  • Gunakan 2-3 kali sehari secara teratur.
  • Sebelum mengoleskan krim, pastikan area kewanitaan sudah dicuci bersih dan dikeringkan dengan lembut.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Canesten Krim 5 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Synbio 30 Kapsul

Selain perawatan dari luar, perawatan dari dalam juga sangat krusial. Synbio adalah suplemen probiotik yang mengandung kombinasi Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium longum, serta tambahan FOS (Fructo-oligosaccharides) sebagai prebiotik (makanan bagi bakteri baik).

Manfaat utama suplemen ini adalah mengembalikan dan menjaga keseimbangan mikroflora normal di saluran cerna dan seluruh tubuh, termasuk membantu mendukung populasi bakteri Lactobacillus di area kewanitaan. Ketika bakteri baik mendominasi, mereka akan memproduksi asam laktat dan hidrogen peroksida yang secara alami akan menekan pertumbuhan jamur Candida penyebab keputihan abnormal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul per hari.
  • Sebaiknya dikonsumsi bersama makanan untuk penyerapan dan kelangsungan hidup bakteri baik yang lebih optimal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Synbio 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

5. Andalan Fresh Intimate Wash 60 ml

Andalan Fresh Intimate Wash diformulasikan dengan ekstrak Daun Sirih (Piper betle) yang sudah dipercaya secara turun-temurun oleh wanita Indonesia. Daun sirih memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami berkat kandungan minyak atsirinya. Selain itu, produk ini juga diperkaya dengan Chamomile dan Aloe Vera.

Manfaat dari pembersih ini adalah memberikan rasa segar yang tahan lama, mencegah gatal akibat iritasi ringan, dan mengurangi bau tidak sedap. Kandungan Chamomile dan Aloe Vera berfungsi untuk menenangkan kulit sensitif di area kewanitaan, sehingga sangat nyaman digunakan setiap hari tanpa membuat area tersebut menjadi kering.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan secukupnya pada telapak tangan yang bersih.
  • Busakan sedikit, lalu basuhkan pada area kewanitaan dari arah depan ke belakang.
  • Bilas dengan air bersih hingga tuntas.
  • Gunakan secara rutin saat mandi pagi dan sore hari.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Andalan Fresh Intimate Wash 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Gejala dan Faktor Pemicu Keputihan Karena Jamur

1. Mengenali Gejala Khas

Gejala infeksi jamur vagina biasanya sangat khas dan mudah dibedakan dari jenis infeksi lainnya. Tanda utama yang sering muncul adalah keluarnya cairan putih kental yang menggumpal seperti keju cottage, biasanya tidak berbau. Selain itu, penderita akan merasakan gatal yang luar biasa di bibir vagina (vulva), kemerahan, bengkak, serta rasa perih seperti terbakar saat buang air kecil atau saat berhubungan intim.

2. Pemicu Gaya Hidup

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penggunaan sabun mandi biasa yang wangi untuk membersihkan vagina (douching) dapat merusak pH alami. Selain itu, sering menggunakan pantyliner yang tidak rutin diganti, atau berlama-lama mengenakan pakaian olahraga yang basah oleh keringat juga menciptakan habitat sempurna bagi jamur untuk berkembang pesat.

Cara Alami Mencegah Infeksi Jamur Berulang

1. Pemilihan Pakaian Dalam yang Tepat

Pastikan kamu selalu menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari 100% katun. Material katun memiliki rongga yang memungkinkan sirkulasi udara berjalan lancar, sehingga area kewanitaan tetap kering dan tidak lembap. Hindari pemakaian celana yang terlalu ketat dalam waktu yang lama.

2. Teknik Membasuh yang Benar

Setelah buang air kecil atau buang air besar, biasakan membasuh atau mengelap area kewanitaan dari arah depan (vagina) ke belakang (anus). Teknik ini sangat krusial untuk mencegah berpindahnya bakteri maupun jamur dari area anus ke vagina yang dapat memicu infeksi saluran kemih maupun keputihan abnormal.

Studi Mengenai Kandidiasis Vulvovaginal

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa sekitar 75% wanita di seluruh dunia akan mengalami setidaknya satu episode infeksi jamur vagina (Kandidiasis Vulvovaginal) sepanjang hidup mereka.

Studi tersebut juga menekankan bahwa ketidakseimbangan mikrobioma, terutama penurunan jumlah bakteri Lactobacillus, berkolerasi langsung dengan lonjakan pertumbuhan Candida. Oleh karena itu, penggunaan probiotik baik secara oral maupun menjaga pH lokal sangat disarankan sebagai langkah pencegahan infeksi berulang.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Jika gejala gatal, keputihan menggumpal, dan perih tidak kunjung membaik setelah 3 hari perawatan mandiri, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter kandungan. Infeksi jamur yang parah memerlukan obat antijamur oral yang harus diresepkan oleh dokter.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk kewanitaan di atas maupun beli obat online di Halodoc dengan praktis, aman, dan pesananmu akan langsung diantar ke rumah.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Yeast infection (vaginal) – Symptoms and causes.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2024. Vaginal Candidiasis.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Reproductive Health and Infections.
NCBI. Diakses pada 2024. Vulvovaginal Candidiasis: Epidemiology, Microbiology and Risk Factors.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Vaginal Yeast Infection: Symptoms, Causes, Treatment & Prevention.

FAQ

1. Apa saja ciri-ciri keputihan karena jamur yang paling mudah dikenali?

Ciri utamanya adalah keluarnya cairan keputihan yang sangat kental, berwarna putih, dan menggumpal menyerupai keju cottage (keju hancur). Selain itu, kondisi ini selalu disertai dengan rasa gatal yang hebat dan sensasi terbakar di sekitar vagina, namun tidak memiliki bau yang menyengat atau amis.

2. Apakah keputihan karena jamur bisa sembuh sendiri tanpa diobati?

Pada beberapa kasus infeksi yang sangat ringan, sistem imun tubuh dan bakteri baik di vagina bisa menyeimbangkan kembali kondisinya. Namun, sebagian besar kasus membutuhkan intervensi berupa menjaga kebersihan pH, penggunaan krim antijamur eksternal, hingga obat medis jika gejalanya mengganggu aktivitas.

3. Apakah boleh menggunakan sabun mandi biasa untuk area kewanitaan?

Sangat tidak disarankan. Sabun mandi biasa umumnya memiliki sifat basa dan mengandung pewangi buatan yang keras. Hal ini bisa merusak pH alami vagina yang asam, mematikan bakteri baik, dan justru membuat jamur semakin leluasa berkembang biak.

4. Apakah infeksi jamur vagina bisa menular ke pasangan seksual?

Meskipun infeksi jamur vagina (kandidiasis) tidak diklasifikasikan sebagai Penyakit Menular Seksual (PMS), jamur ini bisa berpindah ke pasangan saat berhubungan intim. Pria yang tertular bisa mengalami gatal atau ruam merah pada organ intimnya. Oleh karena itu, disarankan untuk menunda hubungan seksual hingga infeksi benar-benar sembuh.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang