Ad Placeholder Image

Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil: Segera Periksa Ya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 April 2026

Atasi Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil

Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil: Segera Periksa Ya!Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil: Segera Periksa Ya!

Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil: Tanda Bahaya dan Penanganannya

Keputihan kuning kehijauan saat hamil adalah kondisi yang perlu diwaspadai secara serius oleh setiap wanita. Kondisi ini sering kali menjadi indikasi adanya infeksi pada area vagina atau leher rahim yang memerlukan perhatian medis segera. Mengabaikan keputihan dengan warna dan tekstur yang tidak biasa selama kehamilan dapat berisiko membahayakan kesehatan ibu maupun janin, termasuk peningkatan risiko kelahiran prematur.

Memahami Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil

Secara umum, keputihan adalah cairan yang diproduksi oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim untuk menjaga organ kewanitaan tetap bersih dan lembap, serta melindunginya dari infeksi. Selama kehamilan, peningkatan kadar hormon dan aliran darah ke area panggul dapat menyebabkan peningkatan volume keputihan. Keputihan normal saat hamil umumnya berwarna bening atau putih susu, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal atau iritasi.

Namun, jika keputihan berubah menjadi kuning kehijauan, berbau tidak sedap, disertai rasa gatal, terbakar, atau nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim, ini adalah tanda bahaya. Perubahan warna dan gejala lain menunjukkan adanya infeksi yang memerlukan diagnosis dan penanganan medis dari dokter kandungan.

Gejala Lain yang Menyertai Keputihan Kuning Kehijauan

Selain perubahan warna keputihan menjadi kuning kehijauan, infeksi pada vagina atau leher rahim juga dapat menimbulkan beberapa gejala lain. Gejala-gejala ini berfungsi sebagai petunjuk penting bagi wanita hamil untuk mencari bantuan medis.

  • Bau tak sedap yang menyengat atau amis.
  • Rasa gatal atau terbakar pada area kemaluan.
  • Nyeri atau perih saat buang air kecil.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual.
  • Pembengkakan atau kemerahan di sekitar vulva.
  • Tekstur keputihan yang berbusa atau kental.

Penyebab Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil

Beberapa jenis infeksi atau kondisi lain dapat menyebabkan keputihan kuning kehijauan saat hamil. Penting untuk memahami penyebabnya agar penanganan yang tepat dapat diberikan.

  • Trikomoniasis: Ini adalah infeksi parasit menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Keputihan akibat trikomoniasis seringkali berbusa, berwarna kehijauan atau kekuningan, berbau busuk, dan dapat disertai rasa gatal atau perih pada vagina.
  • Vaginosis Bakterialis: Disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri alami di vagina, di mana bakteri jahat tumbuh berlebihan. Keputihan biasanya berwarna abu-abu keputihan atau kekuningan dengan bau amis yang khas, terutama setelah berhubungan intim.
  • Gonore: Infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gonore dapat menyebabkan keputihan kuning kehijauan, nyeri saat buang air kecil, dan perdarahan di antara periode menstruasi.
  • Klamidia: Juga merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Infeksi ini sering tanpa gejala, tetapi bisa menyebabkan keputihan abnormal (kuning atau kehijauan), nyeri panggul, dan perdarahan.
  • Iritasi: Meskipun lebih jarang menyebabkan keputihan kuning kehijauan, iritasi dari sabun kewanitaan yang keras, pewangi, atau pakaian dalam yang tidak menyerap keringat dapat mengubah lingkungan vagina dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

Bahaya Keputihan Kuning Kehijauan Bagi Kehamilan dan Janin

Mengabaikan infeksi penyebab keputihan kuning kehijauan saat hamil dapat menimbulkan komplikasi serius. Infeksi yang tidak diobati berisiko memicu kelahiran prematur, ketuban pecah dini, dan infeksi pada janin saat melewati jalan lahir. Selain itu, infeksi juga dapat meningkatkan risiko infeksi pasca persalinan pada ibu.

Penanganan Keputihan Kuning Kehijauan Saat Hamil

Apabila mengalami keputihan kuning kehijauan saat hamil, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mengambil sampel keputihan untuk dianalisis di laboratorium, dan mendiagnosis penyebabnya. Penanganan akan disesuaikan dengan jenis infeksi yang ditemukan.

Pengobatan infeksi selama kehamilan umumnya melibatkan pemberian antibiotik atau antijamur yang aman untuk ibu hamil dan janin. Obat-obatan ini harus diresepkan dan digunakan sesuai petunjuk dokter untuk memastikan efektivitas dan keamanan.

Pencegahan Infeksi Vagina Selama Kehamilan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi vagina dan keputihan abnormal selama kehamilan.

  • Menjaga kebersihan area kewanitaan dengan membersihkan dari depan ke belakang setelah buang air besar.
  • Menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat.
  • Menghindari penggunaan sabun kewanitaan beraroma kuat atau douching, karena dapat mengganggu keseimbangan pH vagina.
  • Membilas area genital dengan air bersih setelah berenang atau berendam.
  • Mengelola gula darah dengan baik jika memiliki diabetes, karena kadar gula tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi jamur.
  • Mempraktikkan seks aman dan setia pada satu pasangan.

Keputihan kuning kehijauan saat hamil bukan kondisi yang bisa dianggap remeh. Segera konsultasikan dengan dokter kandungan jika mengalami gejala ini untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat demi kesehatan ibu dan janin. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau konsultasi medis yang praktis, fitur chat dengan dokter di aplikasi Halodoc dapat menjadi pilihan yang mudah dan terpercaya.