Ad Placeholder Image

Kesusupan pada Kulit? Ini Pertolongan Pertama yang Tepat

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Kesusupan adalah masalah umum yang sering terjadi, terutama pada mereka yang aktif bekerja dengan tangan.

Kesusupan pada Kulit? Ini Pertolongan Pertama yang TepatKesusupan pada Kulit? Ini Pertolongan Pertama yang Tepat

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan sensasi nyeri yang menusuk dan mengganjal di telapak tangan atau telapak kaki saat sedang beraktivitas? Kondisi yang sering disebut dengan istilah kesusupan ini terjadi ketika benda asing berukuran kecil, seperti serpihan kayu, duri tanaman, pecahan kaca, atau kepingan logam kecil, secara tidak sengaja menembus dan tertanam di bawah lapisan kulit.

Meskipun ukurannya sangat kecil dan sering kali disepelekan, kesusupan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Lapisan kulit kita berfungsi sebagai pelindung utama tubuh dari dunia luar. Ketika ada benda asing yang menembus pertahanan ini, tubuh secara otomatis akan menganggapnya sebagai ancaman. Sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan mengirimkan sel-sel darah putih ke area tersebut, yang memicu terjadinya peradangan. Inilah mengapa area yang kesusupan biasanya akan menjadi merah, bengkak, terasa panas, dan nyeri jika disentuh.

Jika serpihan tidak segera dikeluarkan dengan cara yang higienis, risiko terjadinya infeksi sekunder akan meningkat drastis. Benda asing yang masuk ke dalam kulit jarang sekali dalam keadaan steril; mereka membawa berbagai macam bakteri dan kotoran. Dalam kasus yang lebih parah, terutama jika kesusupan terjadi di luar ruangan atau melibatkan tanah, terdapat risiko infeksi tetanus yang berbahaya. Oleh karena itu, mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat adalah sebuah keharusan.

Kabar baiknya, sebagian besar kasus kesusupan yang ringan dapat ditangani sendiri di rumah asalkan kamu memiliki alat kesehatan dan produk antiseptik yang memadai. Untuk melengkapi kotak P3K di rumah, kamu bisa dengan mudah beli alat kesehatan dan antiseptik melalui aplikasi Halodoc. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang wajib kamu siapkan untuk menangani kesusupan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Pertolongan Pertama yang Ampuh

Dalam menangani kesusupan, menjaga sterilitas adalah kunci utama untuk mencegah infeksi. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk over-the-counter (OTC) atau obat bebas dan alat kesehatan yang sangat penting untuk kamu sediakan di rumah sebagai langkah pertolongan pertama:

1. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Betadine Antiseptic Solution adalah cairan antiseptik andalan yang mengandung bahan aktif Povidone-Iodine 10%. Povidone-Iodine bekerja dengan cara melepaskan yodium secara perlahan, yang kemudian membunuh berbagai jenis mikroorganisme, termasuk bakteri gram positif, bakteri gram negatif, jamur, spora, dan virus yang mungkin masuk bersama serpihan benda asing ke dalam kulit.

Produk ini sangat bermanfaat untuk membersihkan luka kecil akibat tusukan serpihan kayu atau kaca, mencegah terjadinya infeksi pada area kesusupan, serta mempercepat proses penyembuhan jaringan kulit yang rusak.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan area kulit yang kesusupan terlebih dahulu.
  • Setelah serpihan berhasil dikeluarkan, oleskan Betadine menggunakan kapas atau cotton bud pada area luka sebanyak 1-3 kali sehari sesuai kebutuhan.
  • Dapat dibiarkan terbuka atau ditutup dengan plester yang bersih.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan pada area kulit yang sangat luas atau pada individu yang memiliki riwayat alergi terhadap yodium.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Hansaplast Kain Elastis 10 Lembar

Setelah serpihan berhasil ditarik keluar dan luka telah diberi antiseptik, langkah selanjutnya adalah melindungi luka tersebut dari kotoran luar. Hansaplast Kain Elastis adalah plester luka yang terbuat dari bahan kain yang fleksibel dan memiliki pori-pori (breathable), sehingga memungkinkan kulit untuk tetap bernapas sambil memberikan perlindungan maksimal.

Manfaat utama dari plester ini adalah mencegah kotoran dan bakteri baru masuk ke dalam lubang luka bekas kesusupan, menyerap eksudat atau cairan luka ringan, serta mengurangi gesekan dengan pakaian yang dapat menyebabkan rasa sakit.

Aturan pakai:

  • Pastikan area luka bekas kesusupan sudah kering setelah diolesi antiseptik.
  • Buka kemasan plester dan tempelkan bantalan luka tepat di atas area tusukan.
  • Ganti plester setiap hari atau kapan pun plester menjadi basah dan kotor.

Produk ini merupakan alat kesehatan yang aman digunakan untuk pertolongan pertama di rumah.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Kain Elastis 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu & Kesalahan Umum Saat Kesusupan
  1. Memencet kulit: Jangan pernah memencet area sekitar kesusupan. Tekanan dari jari justru dapat mematahkan serpihan atau mendorongnya masuk lebih dalam ke jaringan kulit.
  2. Menggunakan alat kotor: Mengorek serpihan menggunakan jarum atau pinset yang belum disterilisasi adalah jalan pintas menuju infeksi parah.
  3. Mengabaikan ukuran serpihan: Serpihan organik (seperti kayu atau duri) lebih rentan memicu infeksi dan granuloma dibandingkan bahan anorganik (seperti kaca atau logam).

3. Onemed Alkohol 70% 100 ml

Alkohol 70% mengandung bahan aktif Etanol (Ethyl Alcohol) yang memiliki sifat bakterisidal. Cairan ini bekerja dengan cara denaturasi protein mikroorganisme, yang secara efektif menghancurkan sel-sel bakteri dan kuman patogen lainnya di permukaan.

Dalam konteks kesusupan, manfaat utama Alkohol 70% BUKAN disiram langsung ke luka dalam (karena akan merusak jaringan sehat dan terasa sangat perih), melainkan untuk mensterilkan alat-alat yang akan kamu gunakan, seperti pinset atau jarum, sebelum digunakan untuk mencabut serpihan. Cairan ini juga bisa digunakan untuk membersihkan kulit di sekitar area (bagian luar) sebelum tindakan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan secukupnya pada kapas atau kasa steril.
  • Usapkan pada pinset logam atau jarum yang akan digunakan untuk mengambil serpihan.
  • Biarkan mengering di udara selama beberapa detik sebelum alat digunakan.

Produk ini termasuk alat kesehatan (antiseptik/desinfektan luar). Hanya untuk pemakaian luar, jangan diminum atau diteteskan pada mata.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Onemed Alkohol 70% 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Rivanol 100 ml

Rivanol adalah cairan antiseptik berwarna kuning yang mengandung bahan aktif Ethacridine lactate sebesar 0.1%. Berbeda dengan povidone-iodine atau alkohol, Rivanol memiliki sifat antibakteri yang sangat lembut dan tidak menimbulkan rasa perih saat diaplikasikan pada luka terbuka atau jaringan yang meradang.

Jika area kesusupan sudah terlanjur mengalami peradangan, sedikit bernanah, atau serpihan sulit dikeluarkan, merendam area tersebut dengan Rivanol atau mengompresnya dapat membantu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab nanah (terutama golongan Staphylococcus) dan melunakkan kulit sehingga serpihan lebih mudah dicabut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan luka dari kotoran yang menempel.
  • Tuangkan Rivanol secukupnya pada kasa steril.
  • Kompreskan kasa pada area luka kesusupan selama beberapa menit, atau gunakan untuk mengusap luka secara perlahan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hanya untuk penggunaan luar tubuh.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rivanol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengeluarkan Serpihan dengan Aman di Rumah

1. Cuci Tangan dan Persiapkan Alat

Sebelum menyentuh area yang kesusupan, cuci tanganmu secara menyeluruh menggunakan sabun dan air mengalir. Siapkan pinset dengan ujung runcing dan kaca pembesar (jika perlu). Pastikan pencahayaan di ruangan cukup terang. Sterilkan ujung pinset dengan mengusapkan kapas yang telah dibasahi dengan cairan Alkohol 70%.

2. Tarik Searah dengan Jalur Masuknya

Amati arah masuknya serpihan ke dalam kulit. Jepit bagian serpihan yang menonjol di atas permukaan kulit menggunakan pinset. Tarik secara perlahan dengan sudut dan arah yang sama seperti saat serpihan tersebut masuk. Menariknya dengan arah yang berbeda dapat menyebabkan serpihan patah di dalam.

3. Perawatan Pasca Pencabutan

Jika serpihan berhasil dikeluarkan seluruhnya, tekan perlahan area luka agar sedikit darah keluar (ini membantu membilas kuman dari dalam). Cuci kembali area tersebut dengan air dan sabun, keringkan, lalu oleskan cairan antiseptik seperti Betadine atau Rivanol. Tutup luka menggunakan plester pelindung.

Kapan Kesusupan Harus Ditangani oleh Dokter?

1. Lokasi yang Berbahaya dan Terlalu Dalam

Tidak semua kesusupan bisa diatasi sendiri. Jika serpihan tertancap sangat dalam di kulit, berada di bawah kuku, atau dekat dengan area mata, hindari mencongkelnya sendiri. Mencongkel area sensitif tanpa anestesi lokal dapat merusak jaringan dan saraf di sekitarnya. Kamu perlu konsultasi ke dokter Halodoc jika serpihan tidak bisa dijangkau dengan pinset.

2. Tanda-tanda Infeksi Bermunculan

Pantau area luka selama beberapa hari setelah kejadian. Jika kulit di sekitarnya menjadi sangat merah, membengkak secara signifikan, terasa berdenyut, mengeluarkan cairan nanah, atau kamu mengalami demam, ini adalah tanda pasti terjadinya infeksi. Dokter mungkin perlu meresepkan antibiotik oral atau melakukan tindakan insisi kecil untuk membersihkan area tersebut.

Studi Mengenai Benda Asing pada Kulit

Journal of the American Academy of Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa luka akibat benda asing organik (seperti kayu dan duri) memiliki tingkat reaksi peradangan yang lebih tinggi dibandingkan material anorganik (logam, kaca).

Studi ini menekankan bahwa tubuh manusia bereaksi kuat terhadap minyak dan resin alami yang terdapat pada serpihan kayu. Jika tidak dikeluarkan dengan tuntas, sisa serpihan kayu dapat memicu pembentukan granuloma benda asing, yakni sebuah benjolan keras berisi sel-sel radang yang mengelilingi benda tersebut, yang pada akhirnya seringkali membutuhkan tindakan bedah minor untuk pengangkatannya.

Kesusupan memang sering kali dianggap sebagai luka sepele. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan yang higienis, dampaknya bisa meluas menjadi infeksi yang menyakitkan. Jika serpihan patah, menimbulkan nanah, atau berlokasi di area yang sulit dijangkau, segera cari bantuan medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan produk pertolongan pertama antiseptik dan alat-alat kesehatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami jika gejala peradangan pada kulit semakin memburuk.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. First aid: Splinters.
American Academy of Dermatology (AAD). Diakses pada 2024. How to remove a splinter.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Splinter Removal: Do’s and Don’ts.
WebMD. Diakses pada 2024. How to Remove a Splinter.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Foreign Body Granuloma.

FAQ

1. Apakah kesusupan bisa sembuh sendiri tanpa dikeluarkan?

Terkadang, lapisan kulit secara perlahan akan mendorong serpihan berukuran mikroskopis ke permukaan seiring regenerasi sel kulit mati. Namun, untuk serpihan yang lebih besar, membiarkannya tertanam sangat berisiko memicu infeksi dan pembentukan nanah (abses), sehingga disarankan untuk segera mengeluarkannya.

2. Bolehkah menggunakan jarum jahit biasa untuk mencongkel kesusupan?

Menggunakan jarum biasa sangat tidak disarankan kecuali telah disterilisasi terlebih dahulu menggunakan alkohol 70% atau direbus. Jarum yang tidak steril membawa jutaan bakteri yang justru akan masuk lebih dalam ke aliran darah dan memicu infeksi serius.

3. Bagaimana cara melunakkan kulit agar serpihan mudah dicabut?

Kamu bisa merendam bagian kulit yang kesusupan di dalam air hangat yang dicampur garam epsom atau sabun antiseptik selama 10-15 menit. Air hangat akan membantu membuka pori-pori dan melunakkan lapisan keratin kulit, sehingga serpihan lebih mudah terlihat dan ditarik.

4. Apakah luka kesusupan membutuhkan suntikan tetanus?

Jika kesusupan disebabkan oleh paku berkarat, kawat, atau serpihan kayu yang sangat kotor karena tanah, dan kamu belum mendapatkan vaksinasi *booster* tetanus dalam 5 hingga 10 tahun terakhir, maka suntikan anti-tetanus dari dokter sangat dianjurkan sebagai langkah pencegahan darurat.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang