Ad Placeholder Image

Kisaran Harga Vaksin HPV dan Fakta Lain yang Perlu Diketahui

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   24 Februari 2026

Harga vaksin HPV bisa berbeda-beda tergantung pada jenis vaksin, lokasi dan fasilitas kesehatan yang dipilih.

Kisaran Harga Vaksin HPV dan Fakta Lain yang Perlu DiketahuiKisaran Harga Vaksin HPV dan Fakta Lain yang Perlu Diketahui

DAFTAR ISI


Human papillomavirus (HPV) adalah virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker serviks, kanker anus, dan kutil kelamin. Salah satu cara terbaik untuk mencegah infeksi HPV adalah dengan vaksinasi.

Lalu, berapa harga vaksin HPV dan apa saja fakta penting lainnya yang perlu kamu ketahui? Simak ulasannya berikut ini!

Harga Vaksin HPV di Indonesia

Harga vaksin HPV dapat bervariasi tergantung pada jenis vaksin, lokasi layanan kesehatan, dan apakah kamu mendapatkannya dari fasilitas pemerintah atau swasta.

Berikut perkiraan harga vaksin HPV di Indonesia:

  • Vaksin Gardasil 4 (melindungi dari 4 jenis HPV): Rp800.000 – Rp1.500.000 per dosis.
  • Vaksin Gardasil 9 (melindungi dari 9 jenis HPV): Rp1.600.000 – Rp2.500.000 per dosis.
  • Vaksin Cervarix (melindungi dari 2 jenis HPV): Rp600.000 – Rp1.200.000 per dosis.

Karena vaksin HPV perlu kamu daoatkan dalam beberapa dosis (biasanya 2 atau 3 kali), total biaya vaksinasi bisa mencapai jutaan rupiah.

Sebaiknya, kamu menghubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan informasi harga terbaru.

Vaksin HPV Bisa di Rumah Pakai Halodoc

vaksin hpv Nonavalen (Gardasil 9)

Kini kamu tak perlu antre di rumah sakit, karena ada cara lebih mudah untuk kamu mendapatkan vaksin HPV ini.

Kamu bisa menggunakan layanan Homecare Vaksinasi HPV Kuadrivalen (Gardasil) atau Vaksinasi HPV Nonavalen (Gardasil 9) dari Halodoc untuk mendapatkan vaksinasi HPV tanpa perlu ke luar rumah.

Berikut beberapa keunggulan melakukan lewat layanan Homecare by Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
  • Setelah vaksin, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Begini cara pemesanannya:

Kamu bisa order layanan Halodoc Homecare melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp Official Halodoc Homecare di 0888-0999-9226.

Kamu bisa ikuti cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:

  1. Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
  2. Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
  3. Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD
  4. Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.

Untuk pemesanan di aplikasi Halodoc, berikut ini langkahnya:

  • Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
  • Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Lab, Vaccine & Homecare’.
  • Pilih kategori layanan Homecare yang kamu butuhkan.
  • Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
  • Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Halodoc Homecare akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.

Tunggu apa lagi? Yuk booking sekarang!

Booking Vaksinasi HPV Nonavalen (Gardasil 9) Lebih Mudah du Rumah Lewat Halodoc, Mulai dari Rp 2.260.000.

Manfaat Vaksin HPV

Manfaat utama vaksin HPV adalah mencegah infeksi virus HPV yang dapat menyebabkan:

  • Kanker serviks
  • Kanker vulva dan vagina
  • Kanker penis
  • Kanker anus
  • Kanker orofaringeal (kanker yang berhubungan dengan mulut dan tenggorokan)
  • Kutil kelamin

Vaksinasi HPV secara signifikan mengurangi risiko terkena penyakit-penyakit tersebut.

Jenis Vaksin HPV yang Tersedia

Saat ini, ada tiga jenis vaksin HPV yang tersedia:

  • Gardasil 4 (Quadrivalent): Melindungi terhadap 4 jenis virus HPV (tipe 6, 11, 16, dan 18).
  • Gardasil 9 (Nonavalent): Memberikan perlindungan lebih luas karena melindungi terhadap 9 jenis virus HPV (tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58).
  • Cervarix: Melindungi terhadap 2 jenis virus HPV (tipe 16 dan 18).

Gardasil 9 menawarkan perlindungan yang paling komprehensif karena mencakup lebih banyak jenis virus HPV yang berisiko tinggi.

Kapan Vaksin HPV Diberikan?

Vaksin HPV paling efektif diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual dan terpapar virus HPV. Usia ideal untuk vaksinasi adalah antara 11 hingga 12 tahun.

Namun, vaksin ini juga dapat diberikan hingga usia 26 tahun bagi yang belum divaksinasi sebelumnya.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, vaksinasi HPV sangat dianjurkan bagi remaja putri untuk mencegah kanker serviks di kemudian hari.

Jadwal vaksinasi HPV terdiri dari 2 atau 3 dosis, tergantung pada usia saat vaksinasi pertama kali dilakukan.

Jika dosis pertama diberikan sebelum usia 15 tahun, maka diperlukan 2 dosis dengan interval 6-12 bulan. Jika dosis pertama diberikan pada usia 15 tahun atau lebih, maka diperlukan 3 dosis.

Efek Samping Vaksin HPV

Seperti vaksin lainnya, vaksin HPV juga dapat menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum meliputi:

  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat suntikan
  • Demam ringan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Mual

Efek samping ini biasanya ringan dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Reaksi alergi yang parah sangat jarang terjadi.

Mitos dan Fakta Vaksin HPV

Ada banyak mitos yang beredar seputar vaksin HPV. Penting untuk mengetahui fakta yang benar:

  • Mitos: Vaksin HPV menyebabkan kemandulan. Faktanya, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa vaksin HPV menyebabkan kemandulan.
  • Mitos: Vaksin HPV hanya untuk wanita. Faktanya, vaksin HPV juga penting untuk pria karena dapat mencegah kutil kelamin dan kanker yang berhubungan dengan HPV.
  • Mitos: Vaksin HPV tidak efektif jika sudah aktif secara seksual. Faktanya, vaksin HPV tetap efektif meskipun sudah aktif secara seksual, tetapi efektivitasnya lebih tinggi jika diberikan sebelum terpapar virus HPV.

Fakta Penting tentang Vaksin HPV

Berikut beberapa fakta penting tentang vaksin HPV yang perlu kamu tahu:

1. Siapa yang Perlu Mendapatkan Vaksin HPV?

Vaksin HPV direkomendasikan untuk:

  • Remaja perempuan dan laki-laki usia 9-14 tahun (paling efektif diberikan sebelum aktif secara seksual).
  • Wanita hingga usia 45 tahun dan pria hingga usia 26 tahun jika belum divaksin sebelumnya.

2. Berapa Kali Vaksin HPV Diberikan?

  • Usia 9-14 tahun: 2 dosis (dosis kedua diberikan 6-12 bulan setelah dosis pertama).
  • Usia 15 tahun ke atas: 3 dosis (dosis kedua diberikan setelah 1-2 bulan, dan dosis ketiga setelah 6 bulan dari dosis pertama).

3. Apakah Vaksin HPV Aman?

Vaksin HPV telah terbukti aman dan efektif berdasarkan penelitian bertahun-tahun. Efek samping yang mungkin terjadi biasanya ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, atau demam ringan.

4. Apakah Vaksin HPV Hanya untuk Perempuan?

Tidak. Vaksin HPV juga penting bagi laki-laki karena dapat mencegah kanker yang terkait dengan HPV, seperti kanker anus dan kanker orofaring (tenggorokan).

5. Apakah Vaksin HPV Bisa Mengobati Infeksi yang Sudah Ada?

Tidak. Vaksin HPV berfungsi sebagai pencegahan, bukan pengobatan. Oleh karena itu, vaksinasi sebaiknya dilakukan sebelum terpapar virus.

6. Di Mana Bisa Mendapatkan Vaksin HPV?

Vaksin HPV tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, seperti:

  • Rumah sakit
  • Puskesmas tertentu
  • Klinik vaksinasi
  • Beberapa apotek dan layanan kesehatan swasta

Ingat, vaksin HPV adalah langkah penting untuk mencegah kanker serviks dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus HPV. 

Vaksin ini aman, efektif, dan direkomendasikan bagi remaja serta orang dewasa yang belum divaksin.

Jika kamu berencana mendapatkan vaksin HPV, sebaiknya tanyakan dulu dengan dokter spesialis di Halodoc untuk informasi lebih lanjut.

Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang!

Referensi:
Cancer. Diakses pada 2026. Human Papillomavirus (HPV) Vaccines.
CDC. Diakses pada 2026. Human Papillomavirus (HPV) Vaccination: What Everyone Should Know.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. HPV Vaccine.
WHO. Diakses pada 2026. Human Papillomavirus and Cancer.