Ad Placeholder Image

Kliyengan Saat Hamil Itu Normal, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Kliyengan Saat Hamil: Wajar Kok, Ini Cara Mengatasinya!

Kliyengan Saat Hamil Itu Normal, Ini Cara MengatasinyaKliyengan Saat Hamil Itu Normal, Ini Cara Mengatasinya

Kliyengan Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kliyengan atau pusing ringan adalah keluhan yang cukup sering dialami oleh ibu hamil. Kondisi ini umumnya normal dan dapat disebabkan oleh berbagai perubahan fisiologis dalam tubuh selama kehamilan. Memahami penyebab dan cara mengatasi kliyengan dapat membantu ibu hamil menjaga kenyamanan serta kesehatan.

Sebagian besar kasus kliyengan tidak berbahaya, tetapi penting untuk mengenali kapan kondisi ini memerlukan perhatian medis lebih lanjut. Informasi yang akurat dapat membantu ibu hamil membuat keputusan yang tepat terkait kesehatan mereka.

Penyebab Umum Kliyengan pada Ibu Hamil

Ada beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap munculnya kliyengan selama kehamilan. Penyebab ini sebagian besar berkaitan dengan adaptasi tubuh terhadap pertumbuhan janin dan perubahan internal.

Perubahan hormon yang signifikan terjadi sejak awal kehamilan. Hormon progesteron, misalnya, dapat menyebabkan pembuluh darah melebar. Pelebaran pembuluh darah ini dapat menurunkan tekanan darah, yang pada gilirannya mengurangi aliran darah dan oksigen ke otak, sehingga memicu sensasi kliyengan.

Selain itu, volume darah dalam tubuh ibu hamil meningkat untuk mendukung janin. Namun, peningkatan ini tidak selalu diimbangi dengan peningkatan sel darah merah yang cukup, sehingga dapat menyebabkan anemia fisiologis. Anemia juga bisa memperburuk perasaan pusing.

Gula darah rendah atau hipoglikemia juga menjadi pemicu umum. Tubuh ibu hamil membutuhkan lebih banyak energi, dan jika asupan makanan tidak teratur atau tidak mencukupi, kadar gula darah dapat turun drastis. Hal ini membuat otak kekurangan suplai glukosa yang vital.

Dehidrasi, yaitu kurangnya cairan dalam tubuh, merupakan faktor lain. Kebutuhan cairan meningkat selama kehamilan. Jika asupan air tidak cukup, volume darah dapat berkurang dan memicu kliyengan.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kliyengan Saat Hamil

Kliyengan saat hamil dapat dikelola dengan beberapa langkah sederhana yang berfokus pada perubahan gaya hidup. Tindakan pencegahan ini juga dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas kliyengan.

  • Cukup Istirahat: Pastikan waktu istirahat dan tidur yang memadai setiap hari. Kelelahan dapat memperburuk kondisi kliyengan.
  • Minum Banyak Air: Jaga hidrasi dengan minum air putih secara teratur sepanjang hari. Hindari minuman berkafein atau manis berlebihan yang dapat memperburuk dehidrasi.
  • Makan Teratur: Konsumsi makanan sehat dalam porsi kecil namun sering untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sertakan camilan sehat seperti kurma yang kaya serat dan energi, buah-buahan, atau kacang-kacangan.
  • Hindari Perubahan Posisi Mendadak: Saat akan berdiri dari posisi duduk atau berbaring, lakukan secara perlahan. Ini memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan tekanan darah.
  • Kenakan Pakaian Nyaman: Pilih pakaian yang longgar dan tidak menekan, terutama di area pinggang. Pakaian ketat dapat menghambat sirkulasi darah.
  • Hindari Berdiri Terlalu Lama: Jika harus berdiri untuk waktu yang lama, coba gerakkan kaki atau duduk sesekali untuk melancarkan aliran darah.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter

Meskipun kliyengan seringkali normal, ada kondisi tertentu yang memerlukan evaluasi medis. Penting untuk segera mencari pertolongan dokter jika kliyengan disertai dengan gejala berikut:

  • Pandangan kabur atau perubahan penglihatan.
  • Nyeri perut yang hebat atau tidak biasa.
  • Pendarahan vagina.
  • Sakit kepala parah atau migrain yang tidak membaik.
  • Jantung berdebar-debar atau dada terasa sesak.
  • Kliyengan yang sangat parah hingga menyebabkan pingsan.
  • Mati rasa atau kesemutan pada bagian tubuh tertentu.

Gejala-gejala tersebut bisa menjadi tanda adanya kondisi yang lebih serius, seperti preeklamsia, anemia berat, atau masalah kesehatan lainnya yang memerlukan penanganan segera.

Rekomendasi Halodoc untuk Kesehatan Ibu Hamil

Kesehatan ibu hamil adalah prioritas. Untuk memastikan kehamilan berjalan lancar dan mengurangi kekhawatiran, disarankan untuk selalu berkomunikasi dengan dokter atau tenaga medis. Pemantauan rutin dan pemeriksaan prenatal penting untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Jika mengalami kliyengan yang mengkhawatirkan atau disertai gejala lain, jangan ragu untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis yang akurat dan rencana penanganan yang sesuai untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.