Ad Placeholder Image

Kontraksi Itu Seperti Apa? Rasanya, Ciri dan Kapan ke RS

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Februari 2026

Kontraksi Itu Seperti Apa? Kenali Sensasinya!

Kontraksi Itu Seperti Apa? Rasanya, Ciri dan Kapan ke RSKontraksi Itu Seperti Apa? Rasanya, Ciri dan Kapan ke RS

Memahami kontraksi adalah hal penting bagi ibu hamil, terutama menjelang persalinan. Kontraksi merupakan bagian alami dari proses melahirkan, namun bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan pertanyaan. Artikel ini akan membahas secara detail mengenai kontraksi, mulai dari sensasi yang ditimbulkan, perbedaan antara kontraksi asli dan palsu, hingga kapan waktu yang tepat untuk pergi ke rumah sakit.

Apa Itu Kontraksi?

Kontraksi adalah kondisi ketika otot-otot rahim mengencang dan kemudian mengendur. Proses ini membantu mendorong bayi keluar dari rahim melalui jalan lahir. Sensasi kontraksi sering digambarkan seperti kram menstruasi yang sangat kuat.

Saat kontraksi terjadi, perut akan terasa mengeras seperti papan. Ibu hamil juga mungkin merasakan tekanan di area panggul, perut bagian bawah, atau bahkan hingga ke kemaluan. Nyeri kontraksi bisa menjalar dari punggung bawah ke perut.

Sensasi Kontraksi yang Mungkin Dirasakan

Setiap wanita dapat merasakan sensasi kontraksi yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa sensasi umum yang sering dirasakan:

  • Kram perut yang mirip dengan kram menstruasi, tetapi dengan intensitas yang lebih kuat dan menyakitkan.
  • Perut terasa mengeras saat kontraksi terjadi.
  • Tekanan kuat di area panggul, perut bawah, atau kemaluan.
  • Nyeri yang menjalar dari punggung bawah ke perut.

Perbedaan Kontraksi Asli (Persalinan) dan Kontraksi Palsu (Braxton Hicks)

Penting untuk bisa membedakan antara kontraksi asli (tanda persalinan) dan kontraksi palsu (Braxton Hicks). Berikut adalah perbedaannya:

Kontraksi Asli (Persalinan):

  • Teratur: Datang secara teratur dengan interval waktu yang semakin pendek (misalnya, setiap 5-10 menit).
  • Semakin kuat: Intensitas nyeri dan durasi kontraksi semakin bertambah seiring waktu.
  • Intensitas tinggi: Sangat kuat hingga sulit berbicara atau berjalan saat kontraksi terjadi.
  • Pola: Pola kontraksi konsisten dan tidak hilang meskipun berganti posisi.

Kontraksi Palsu (Braxton Hicks):

  • Tidak teratur: Sering hilang timbul dan polanya tidak pasti.
  • Ringan: Intensitasnya bervariasi, bisa ringan hingga kuat, tetapi tidak semakin parah.
  • Lokasi: Sering terasa di perut bagian depan saja.
  • Hilang: Bisa mereda setelah bergerak atau berganti posisi.

Kapan Harus ke Rumah Sakit?

Waktu yang tepat untuk pergi ke rumah sakit saat kontraksi adalah ketika:

  • Kontraksi asli sudah datang setiap 5 menit sekali, berlangsung sekitar 60 detik, dan semakin kuat.
  • Jika ini adalah kehamilan pertama, tunggu hingga jeda kontraksi sekitar 5 menit.
  • Jika sudah pernah melahirkan, bisa berangkat saat jeda kontraksi sekitar 10-15 menit.

Selain itu, segera pergi ke rumah sakit jika mengalami pecah ketuban, perdarahan, atau merasakan gerakan bayi berkurang.

Rekomendasi Halodoc

Jika Anda mengalami kebingungan atau kekhawatiran mengenai kontraksi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan melalui aplikasi Halodoc. Dokter dapat memberikan penjelasan yang lebih detail dan sesuai dengan kondisi kehamilan Anda.