Ad Placeholder Image

Korpus Luteum: Pengertian, Fungsi, dan Prosesnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Korpus Luteum: Pengertian, Fungsi, dan Prosesnya

Korpus Luteum: Pengertian, Fungsi, dan ProsesnyaKorpus Luteum: Pengertian, Fungsi, dan Prosesnya

Korpus luteum adalah struktur penting dalam sistem reproduksi wanita yang berperan vital dalam siklus menstruasi dan kehamilan awal. Struktur sementara ini terbentuk di ovarium setelah ovulasi dan menghasilkan hormon progesteron yang mendukung penebalan dinding rahim serta pertumbuhan janin. Memahami fungsi dan potensi masalah yang terkait dengan korpus luteum penting untuk kesehatan reproduksi.

Apa Itu Korpus Luteum?

Korpus luteum adalah kelenjar endokrin sementara yang terbentuk di ovarium setelah sel telur dilepaskan saat ovulasi. Nama “luteum” berasal dari bahasa Latin yang berarti “kuning,” merujuk pada warnanya. Struktur ini berkembang dari folikel ovarium yang pecah dan memiliki peran krusial dalam memproduksi hormon, terutama progesteron.

Bagaimana Proses Terbentuknya Korpus Luteum?

Proses pembentukan korpus luteum dimulai setelah ovulasi, ketika sel telur matang dilepaskan dari folikel ovarium. Folikel yang kosong kemudian mengalami transformasi menjadi korpus luteum. Sel-sel granulosa dan teka di dalam folikel berproliferasi dan mengalami luteinisasi, yaitu proses perubahan menjadi sel-sel penghasil hormon. Proses ini dipicu oleh lonjakan hormon luteinisasi (LH) dari kelenjar pituitari.

Apa Saja Fungsi Utama Korpus Luteum?

Fungsi utama korpus luteum adalah memproduksi hormon progesteron, serta sejumlah kecil estrogen dan inhibin A. Progesteron sangat penting untuk:

  • Mempersiapkan lapisan rahim (endometrium) untuk implantasi embrio.
  • Mendukung kehamilan pada tahap awal dengan mencegah kontraksi rahim.
  • Mengatur hormon hipotalamus-hipofisis, sehingga menurunkan produksi LH dan FSH.

Apa yang Terjadi pada Korpus Luteum Jika Tidak Terjadi Pembuahan?

Jika tidak terjadi pembuahan, korpus luteum hanya bertahan sekitar 14 hari setelah ovulasi. Setelah itu, ia akan mengalami degenerasi (penyusutan) dan berubah menjadi jaringan parut berwarna putih yang disebut korpus albicans. Penurunan produksi progesteron akibat degenerasi korpus luteum memicu peluruhan lapisan rahim dan menyebabkan menstruasi.

Bagaimana Jika Terjadi Pembuahan?

Jika terjadi pembuahan, embrio yang terbentuk akan menghasilkan hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini mempertahankan korpus luteum, mengubahnya menjadi korpus luteum graviditatis. Korpus luteum graviditatis terus memproduksi progesteron untuk menjaga kehamilan hingga plasenta terbentuk dan mengambil alih fungsi produksi hormon, biasanya antara minggu ke-7 hingga ke-9 kehamilan.

Kista Korpus Luteum: Apa yang Perlu Diketahui?

Kista korpus luteum adalah kantung berisi cairan yang dapat terbentuk setelah ovulasi. Sebagian besar kista ini tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan. Namun, beberapa kista dapat menyebabkan gejala seperti nyeri panggul, perdarahan abnormal, atau penundaan menstruasi. Dalam kasus yang jarang terjadi, kista korpus luteum dapat pecah dan menyebabkan nyeri hebat atau perdarahan internal.

Apakah Korpus Luteum Berpengaruh pada Kesuburan?

Ya, korpus luteum sangat berpengaruh pada kesuburan. Produksi progesteron yang cukup dari korpus luteum sangat penting untuk mempersiapkan dan mempertahankan lapisan rahim agar siap menerima embrio. Kekurangan progesteron (defisiensi fase luteal) dapat menyebabkan kesulitan implantasi atau keguguran dini.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala-gejala berikut:

  • Nyeri panggul yang parah atau tiba-tiba
  • Perdarahan vagina yang tidak normal
  • Periode menstruasi yang tidak teratur
  • Kesulitan untuk hamil

Memahami peran korpus luteum dalam siklus reproduksi wanita dapat membantu dalam menjaga kesehatan reproduksi. Jika memiliki kekhawatiran atau pertanyaan tentang kesehatan reproduksi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat.