Ad Placeholder Image

Kremian: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   20 Februari 2026

Kremian: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi Gatal Akibat Cacing

Kremian: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan MencegahKremian: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati dan Mencegah

Kremian adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut infeksi cacing kremi. Kondisi ini menyebabkan rasa gatal yang sangat mengganggu di area sekitar anus, terutama pada malam hari. Infeksi ini sangat mudah menular, terutama pada anak-anak. Untungnya, kremian umumnya tidak berbahaya dan dapat diobati dengan obat-obatan.

Apa Itu Kremian?

Kremian adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing kremi (Enterobius vermicularis). Cacing ini berukuran kecil, tipis, dan berwarna putih. Infeksi terjadi ketika seseorang menelan atau menghirup telur cacing kremi. Telur ini kemudian menetas di usus kecil dan berkembang menjadi cacing dewasa di usus besar.

Cacing betina dewasa akan bergerak ke area anus untuk bertelur, biasanya pada malam hari. Hal inilah yang menyebabkan rasa gatal hebat di sekitar anus.

Penyebab Kremian

Penyebab utama kremian adalah telur cacing kremi yang masuk ke dalam tubuh. Telur ini sangat kecil dan dapat dengan mudah menempel pada berbagai permukaan, seperti:

  • Tangan
  • Pakaian
  • Seprai
  • Mainan
  • Makanan

Penularan terjadi ketika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi telur cacing kremi, kemudian menyentuh mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet atau sebelum makan juga meningkatkan risiko terkena kremian.

Gejala Kremian

Gejala utama kremian adalah gatal hebat di sekitar anus, terutama pada malam hari. Gejala lain yang mungkin timbul meliputi:

  • Sulit tidur atau gelisah akibat gatal
  • Iritabilitas
  • Pada anak perempuan, infeksi saluran kemih atau radang vagina (vulvovaginitis) dapat terjadi, meskipun jarang

Diagnosis Kremian

Diagnosis kremian umumnya dilakukan dengan menggunakan selotip bening untuk mengambil sampel telur cacing kremi di sekitar anus. Selotip tersebut kemudian ditempelkan pada kaca objek dan diperiksa di bawah mikroskop.

Pengobatan Kremian

Pengobatan kremian biasanya melibatkan penggunaan obat cacing yang diresepkan oleh dokter. Beberapa jenis obat cacing yang umum digunakan adalah mebendazole dan pyrantel pamoate. Obat ini biasanya diminum dalam dosis tunggal, kemudian diulang setelah dua minggu untuk membunuh cacing yang baru menetas.

Penting untuk mengobati seluruh anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah, karena kremian sangat mudah menular. Selain itu, menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga penting untuk mencegah infeksi berulang.

Untuk meredakan gatal, dokter mungkin juga merekomendasikan penggunaan krim atau losion anti-gatal.

Pencegahan Kremian

Pencegahan kremian sangat penting untuk menghindari infeksi dan penularan. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan
  • Menghindari menggaruk area anus
  • Memotong kuku pendek dan menjaga kebersihannya
  • Mengganti pakaian dalam dan seprai setiap hari
  • Mencuci seprai, pakaian tidur, dan pakaian dalam dengan air panas
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan

Mitos Tentang Kremian

Ada mitos yang beredar di masyarakat bahwa makan kelapa parut dapat menyebabkan kremian. Faktanya, makan kelapa parut tidak secara langsung menyebabkan kremian. Namun, jika kelapa parut tersebut terkontaminasi telur cacing kremi, maka seseorang dapat terinfeksi setelah mengonsumsinya.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala kremian yang mengganggu, terutama jika gatal sangat parah atau tidak membaik setelah melakukan perawatan rumahan. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan meresepkan obat yang sesuai.

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang kremian, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc. Dokter terpercaya kami siap membantu memberikan informasi dan saran medis yang akurat.