• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kuping Kemasukan Air, Haruskah Pergi ke THT?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kuping Kemasukan Air, Haruskah Pergi ke THT?

Kuping Kemasukan Air, Haruskah Pergi ke THT?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 06 Maret 2021
Kuping Kemasukan Air, Haruskah Pergi ke THT?

Halodoc, Jakarta – Apakah perlu ke THT ketika kuping kemasukan air? Perlu diketahui air yang terperangkap biasanya hilang tanpa adanya tindakan dokter. Faktanya, perawatan rumahan dapat membantu meredakan ketidaknyamanan. 

Namun, jika air masih terperangkap setelah 2 hingga 3 hari atau ketika menunjukkan tanda-tanda infeksi, ada baiknya segera menghubungi dokter. Informasi selengkapnya mengenai penanganan kuping kemasukan air bisa dibaca di sini!

Penanganan Kuping Kemasukan Air tanpa Dokter

Bagaimana cara mengetahui kalau kuping kemasukan air? Kuping yang kemasukan air kerap kali memberikan sensasi menggelitik di telinga. Sensasi ini bisa meluas ke tulang rahang atau tenggorokan. Kamu mungkin juga tidak dapat mendengar dengan baik atau hanya mendengar suara teredam.

Biasanya, air mengalir keluar dengan sendirinya. Jika tidak, air yang terperangkap dapat menyebabkan infeksi telinga. Tadi sudah disingung kalau kuping kemasukan air bisa ditangani sendiri, bagaimana penanganannya? 

1. Mengguncang Daun Telinga

Cara pertama ini dapat langsung mengeluarkan air dari telinga. Tarik atau goyangkan daun telinga dengan lembut sambil memiringkan kepala dengan gerakan ke bawah ke arah bahu. Kamu juga dapat mencoba menggelengkan kepala dari satu sisi ke sisi lain. 

2. Memiringkan Telinga 

Dengan teknik ini, gravitasi akan membantu air mengalir keluar dari dalam telinga. Berbaring miring selama beberapa menit, dengan kepala di atas handuk untuk menyerap air. Air mungkin perlahan keluar dari telinga.

3. Ciptakan Ruang Hampa

Cara ini akan membuat ruang hampa yang dapat menyedot air keluar. Miringkan kepala ke samping, dan sandarkan telinga ke telapak tangan yang ditangkupkan, untuk membuat penutup yang rapat. Lalu miringkan kepala ke bawah agar air mengalir.


Jika pengobatan rumahan tidak berhasil, jangan gunakan penyeka telinga, jari, atau benda lain untuk menggali bagian dalam telinga. Melakukan ini dapat memperburuk keadaan dengan menambahkan bakteri ke area tersebut, mendorong air lebih dalam ke telinga, melukai saluran telinga, dan menusuk gendang telinga. 

Tanda Infeksi Telinga

Telinga yang kemasukan air dapat menyebabkan infeksi. Bagaimana tahu kalau telinga mengalami infeksi? Kamu harus segera menghubungi dokter jika:

1. Gejala tidak membaik dalam 3 hari.

2. Suhu tubuh naik karena demam yang menyertai dapat mengindikasikan infeksi yang lebih serius.

3. Infeksi telinga dialami secara teratur, karena pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

4. Gejala infeksi telinga muncul pada anak di bawah 6 bulan.

5. Ada keluarnya cairan, nanah atau cairan berdarah dari telinga.

6. Sakitnya menjadi parah.

7. Gejala lain muncul dengan sendirinya termasuk muntah, sakit kepala, leher kaku, kantuk dan kehilangan keseimbangan.

Informasi selengkapnya mengenai infeksi telinga bisa ditanyakan langsung melalui Halodoc. Butuh beli obat? Pesan saja melalui Halodoc, ya!

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. 12 Ways to Get Water Out of Your Ear.

Get Well Urgent Care. Diakses pada 2021. When Should You Go to the Doctor for an Ear Infection?