• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah Lanjutan Setelah Vaksin Virus Corona

Langkah Lanjutan Setelah Vaksin Virus Corona

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Sampai saat ini vaksin virus corona masih dalam tahap pengembangan. Menurut World Health Organization, ketersediaan vaksin virus corona baru dapat digunakan pada 2021. Sambil menunggu vaksin, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sejauh ini China telah meng-update vaksin virus corona bikinannya yang diproduksi oleh Sinovac Biotech dan Sinopharm. Indonesia sendiri juga sedang mengembangkan vaksin virus coronanya sendiri bekerja sama dengan Eijkman dan Biofarma. Lantas, setelah vaksin corona berhasil dibuat dan didistribusikan, apakah pandemi akan segera berakhir?

Setelah Vaksin Virus Corona, Terus Apa?

Faktanya, penemuan vaksin masihlah permulaan untuk mengakhiri pandemi corona. Karena langkah selanjutnya masih sangat panjang. Proses penyaluran vaksin akan memakan waktu dari bulanan sampai tahunan. 

Setelah vaksin berhasil diberikan, sistem kerja pada tubuh juga tidak langsung seketika. Vaksin akan disuntikkan ke otot, sedangkan virus corona menyerang sistem pernapasan. Bisa dibilang proses perlindungan vaksin virus corona tidak langsung seketika melindungi tubuh. 

Baca juga: Tiba di Indonesia, Kapan Vaksin Corona Bisa Digunakan?

Selain itu, teknologi vaksin virus corona terkadang membutuhkan dua kali suntikan untuk membangun sistem pertahanan yang dibutuhkan. Menurut informasi kesehatan yang dipublikasikan oleh Center for Vaccines and Immunology di University of Georgia disebutkan kalau ada kemungkinan vaksin tahap awal ini tidak begitu efektif. 

Cara kerjanya juga tidak serta-merta menghentikan virus memasuki tubuh, melainkan memicu respons kekebalan yang mencegah seseorang mengembangkan penyakit COVID-19. Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh UC Health disebutkan kalau vaksin virus corona memiliki beberapa efek samping ringan. Beberapa diantaranya adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, dan reaksi di tempat suntikan.

Sejauh ini belum bisa dipastikan jangka waktu bertahannya vaksin. Orang yang divaksin virus corona tetap bisa jatuh sakit tetapi memiliki gejala yang lebih ringan dan tidak terlalu berbahaya. Ingin tahu lebih lanjut informasi mengenai vaksin virus corona, bisa langsung ditanyakan di Halodoc.    

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Pentingnya Tetap Mengikuti Protokol Kesehatan

Selagi menunggu vaksin virus corona, tetap menjalankan protokol kesehatan adalah satu-satunya upaya yang bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona. Pun, setelah vaksin virus corona didistribusikan ke masyarakat umum, pemberlakukan protokol kesehatan tetap harus dilakukan. 

Baca juga: Inilah Alasan Pentingnya Me Time untuk Ibu Saat Pandemi

Seperti dilansir dari jurnal kesehatan The Lancet disebutkan kalau penyebaran vaksin virus corona yang efektif sekalipun bila orang-orang yang divaksin meyakini kalau mereka kebal, sehingga mengurangi kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dapat meningkatkan risiko kesehatan.

Selain pertanyaan mengenai kapan vaksin virus corona akan diperoleh serta apa yang terjadi setelah vaksin virus corona diberikan, ternyata ada fakta unik yang bisa menjadi tantangan pendistribusian vaksin ini.

Baca juga: Alasan Yoga Mampu Meredakan Tingkat Stres, Wajib Dicoba!

Menurut hasil survei dari The Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research, ternyata ada ketidakyakinan dari kalangan masyarakat akan manfaat dari vaksin virus corona. Selain itu, keraguan ini datang lebih besar dari laki-laki ketimbang perempuan. 

Tampaknya, tantangan dari mengatasi pandemic corona tidak hanya berhenti sampai di penemuan vaksin virus corona melainkan juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemberian vaksin ini. 

Referensi:
Kompas.com. Diakses pada 2020. Setelah Vaksin Virus Corona Tersedia, Lalu Bagaimana Selanjutnya?
Detik health. Diakses pada 2020. Bukan Cuma Sinovac, Ini Sederet Vaksin COVID-19 yang Diuji di Indonesia
ABC.net.au. Diakses pada 2020. The global search for the COVID-19 vaccine will likely produce more than one winner
UC Health. Diakses pada 2020. Coronavirus vaccines 101: What you need to know
The Guardian. Diakses pada 2020. Covid vaccine rush could make pandemic worse, say scientists
National Geographic. Diakses pada 2020. Here’s how 
we’ll know when a COVID-19 vaccine is ready