Ad Placeholder Image

Laringofaringitis Akut: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Februari 2026

Laringofaringitis Akut: Gejala, Penyebab, & Pengobatan

Laringofaringitis Akut: Gejala, Penyebab, dan Cara MengatasiLaringofaringitis Akut: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Apa Itu Acute Laryngopharyngitis?

Acute laryngopharyngitis adalah peradangan mendadak yang menyerang laring (kotak suara) dan faring (tenggorokan) secara bersamaan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan biasanya berlangsung singkat, sekitar 1-2 minggu.

Peradangan ini menyebabkan berbagai gejala seperti suara serak atau hilang, sakit tenggorokan, rasa gatal, dan kesulitan menelan. Meskipun umumnya tidak berbahaya, penting untuk mengetahui penyebab dan cara penanganan yang tepat.

Gejala Utama Acute Laryngopharyngitis

Gejala acute laryngopharyngitis dapat bervariasi, namun beberapa gejala yang paling umum meliputi:

  • Perubahan Suara: Suara menjadi serak, parau, atau bahkan hilang sama sekali (afonia) akibat pembengkakan pita suara.
  • Sakit Tenggorokan: Tenggorokan terasa gatal, kering, nyeri, atau sakit saat menelan (disfagia).
  • Kesulitan Bernapas: Pada kasus yang lebih parah, terutama pada anak-anak, dapat terjadi kesulitan bernapas (dispnea) atau terdengar suara napas yang tidak normal seperti “mencicit” (stridor).
  • Gejala Lainnya: Batuk kering dan demam juga dapat menyertai kondisi ini.

Penyebab Acute Laryngopharyngitis

Beberapa faktor dapat menyebabkan terjadinya acute laryngopharyngitis, antara lain:

  • Infeksi Virus: Penyebab paling umum adalah infeksi virus, seperti virus influenza (flu) atau virus penyebab common cold (pilek).
  • Infeksi Bakteri: Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan laryngopharyngitis, meskipun lebih jarang terjadi dibandingkan infeksi virus.
  • Penggunaan Pita Suara Berlebihan: Berteriak, bernyanyi dengan volume tinggi, atau penggunaan suara berlebihan lainnya dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada laring dan faring.
  • Iritasi: Paparan zat-zat iritan seperti alkohol, asap rokok, atau alergen dapat memicu peradangan.

Cara Menangani Acute Laryngopharyngitis

Penanganan acute laryngopharyngitis bertujuan untuk meredakan gejala dan mempercepat proses penyembuhan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Istirahatkan Suara: Hindari berbicara atau berteriak untuk memberikan kesempatan pada pita suara untuk pulih.
  • Konsumsi Cairan yang Cukup: Minum banyak air putih untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan mencegah dehidrasi.
  • Obat-obatan: Pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa sakit. Obat kumur antiseptik juga dapat membantu membunuh bakteri dan meredakan peradangan.
  • Gunakan Humidifier: Alat pelembap udara (humidifier) dapat membantu melembapkan udara dan meredakan iritasi pada saluran pernapasan.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun acute laryngopharyngitis umumnya dapat sembuh sendiri, penting untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala berikut:

  • Kesulitan bernapas yang hebat.
  • Air liur menetes berlebihan.
  • Gejala tidak membaik setelah 1-2 minggu.

Gejala-gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi yang lebih serius, seperti epiglotitis, yang memerlukan penanganan medis segera.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis di Halodoc?

Jika mengalami gejala acute laryngopharyngitis dan membutuhkan saran medis atau penanganan lebih lanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat dan merekomendasikan penanganan yang sesuai dengan kondisi.