Ad Placeholder Image

Lateral Raises Latih Otot Apa? Bentuk Bahu Samping Idaman.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   02 April 2026

Lateral Raises: Resep Bahu Lebar, Ini Ototnya!

Lateral Raises Latih Otot Apa? Bentuk Bahu Samping Idaman.Lateral Raises Latih Otot Apa? Bentuk Bahu Samping Idaman.

Definisi Lateral Raises: Latihan Efektif untuk Bahu Lebar

Lateral raises adalah gerakan latihan kekuatan yang secara spesifik menargetkan otot bahu. Latihan ini melibatkan gerakan mengangkat beban, seperti dumbbell, ke samping tubuh hingga setinggi bahu, lalu menurunkannya kembali secara terkontrol. Tujuannya adalah untuk mengisolasi dan memperkuat otot-otot yang bertanggung jawab untuk mengangkat lengan menjauh dari tubuh, atau yang dikenal sebagai abduksi bahu.

Latihan ini sangat populer dalam program pembentukan otot karena efektivitasnya dalam membangun lebar dan definisi bahu. Dengan fokus pada otot deltoid lateral, lateral raises membantu menciptakan tampilan bahu yang lebih bulat dan atletis. Pemahaman tentang otot apa saja yang terlibat sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya.

Lateral Raises Melatih Otot Utama Apa Saja?

Fokus utama dari lateral raises adalah pada salah satu bagian terpenting dari otot bahu. Memahami otot ini membantu dalam eksekusi gerakan yang benar dan menargetkan pertumbuhan secara optimal.

Deltoid Lateral (Otot Bahu Samping)

Otot deltoid lateral, atau sering disebut otot bahu samping, adalah target utama dari gerakan lateral raises. Bagian tengah dari tiga kepala otot deltoid ini terletak di sisi luar bahu. Fungsi utamanya adalah untuk melakukan abduksi bahu, yaitu mengangkat lengan ke samping menjauhi tubuh. Dengan melatih otot ini secara konsisten, bahu akan terlihat lebih lebar, bulat, dan memiliki definisi yang jelas.

Otot Sekunder yang Bekerja pada Lateral Raises

Meskipun deltoid lateral adalah otot target utama, ada beberapa otot lain yang juga berperan sebagai penstabil atau membantu gerakan selama lateral raises. Keterlibatan otot-otot sekunder ini penting untuk memastikan gerakan yang aman dan efektif.

  • Deltoid Anterior (Otot Bahu Depan): Bagian depan dari otot deltoid ini berperan dalam gerakan mengangkat lengan ke depan. Dalam lateral raises, deltoid anterior membantu sebagai stabilisator, terutama pada fase awal pengangkatan.
  • Trapezius (Otot Punggung Atas): Otot trapezius terletak di punggung bagian atas dan leher. Selama lateral raises, terutama saat mengangkat beban mendekati puncak gerakan, trapezius bagian atas akan aktif untuk membantu menstabilkan tulang belikat.
  • Supraspinatus: Ini adalah salah satu otot kecil yang merupakan bagian dari rotator cuff, kelompok otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu. Supraspinatus berperan penting dalam membantu inisiasi gerakan abduksi bahu, terutama pada derajat awal pengangkatan lengan ke samping.

Manfaat Lateral Raises untuk Kesehatan Bahu

Melakukan lateral raises secara teratur memberikan berbagai manfaat yang tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga fungsionalitas dan kesehatan sendi bahu secara keseluruhan.

  • Membentuk Bahu yang Lebih Lebar dan Kuat: Ini adalah manfaat paling jelas. Dengan memperkuat deltoid lateral, seseorang dapat mencapai tampilan bahu yang lebih atletis dan proporsional.
  • Meningkatkan Rentang Gerak dan Stabilitas Bahu: Otot bahu yang kuat dan seimbang akan meningkatkan stabilitas sendi bahu, mengurangi risiko cedera. Gerakan abduksi yang terkontrol juga membantu menjaga kelenturan sendi.
  • Membantu Mendapatkan Definisi Otot Bahu: Dengan mengembangkan massa otot pada deltoid lateral, definisi otot di area bahu akan semakin terlihat jelas, terutama saat lemak tubuh rendah.

Tips Melakukan Lateral Raises dengan Benar

Untuk mendapatkan hasil maksimal dan menghindari cedera, penting untuk melakukan lateral raises dengan teknik yang benar.

  • Pilih beban yang sesuai agar dapat melakukan gerakan dengan kontrol penuh, bukan dengan momentum.
  • Berdiri tegak dengan sedikit tekukan pada siku, jaga agar dada tetap terbuka.
  • Angkat beban ke samping secara perlahan dan terkontrol, fokus pada kontraksi otot bahu samping.
  • Hindari mengangkat beban terlalu tinggi di atas bahu atau mengayunkan beban.
  • Turunkan beban secara perlahan untuk memaksimalkan waktu di bawah tegangan (time under tension).

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Ahli?

Meskipun lateral raises adalah latihan yang aman bagi sebagian besar orang, ada beberapa kondisi di mana konsultasi dengan profesional kesehatan atau pelatih fisik menjadi penting. Jika mengalami nyeri tajam atau kronis di area bahu selama atau setelah latihan, segera hentikan dan cari saran medis. Begitu juga jika memiliki riwayat cedera bahu, disarankan untuk berkonsultasi sebelum memulai program latihan baru.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Lateral raises adalah latihan yang sangat efektif untuk melatih otot deltoid lateral, yang berkontribusi pada lebar dan bentuk bahu yang ideal. Otot sekunder seperti deltoid anterior, trapezius, dan supraspinatus juga berperan penting dalam stabilisasi gerakan. Dengan memahami otot-otot yang terlibat dan melakukan gerakan dengan benar, individu dapat mencapai bahu yang lebih kuat, stabil, dan berdefinisi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknik latihan yang tepat, program kebugaran yang sesuai, atau jika terdapat kekhawatiran terkait nyeri atau cedera bahu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli fisioterapi melalui aplikasi Halodoc. Tim profesional kesehatan di Halodoc siap memberikan panduan dan rekomendasi yang personal dan terpercaya.