Ad Placeholder Image

Lidah Bayi Terbelah? Tenang, Ini yang Perlu Bunda Tahu

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 22 Juni 2026

Lidah Bayi Terbelah: Kenali Bedanya dan Kapan Periksa

Lidah Bayi Terbelah? Tenang, Ini yang Perlu Bunda TahuLidah Bayi Terbelah? Tenang, Ini yang Perlu Bunda Tahu

DAFTAR ISI


Melihat buah hati lahir dengan kondisi fisik yang tidak biasa tentu bisa menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi setiap orang tua. Salah satu kondisi yang cukup jarang namun bisa terjadi adalah lidah bayi terbelah atau secara medis dikenal sebagai bifid tongue atau cleft tongue. Kondisi ini ditandai dengan adanya celah di bagian ujung atau sepanjang garis tengah lidah, sehingga lidah tampak seperti memiliki dua cabang atau bercabang di bagian depannya.

Lidah terbelah pada dasarnya merupakan kelainan kongenital atau bawaan lahir yang terjadi akibat kegagalan penyatuan (fusi) dua bagian lidah selama masa perkembangan janin di dalam rahim. Meskipun terlihat mengkhawatirkan, penting bagi kamu untuk tetap tenang dan memahami bahwa dengan kemajuan teknologi medis saat ini, kondisi ini dapat ditangani dengan baik oleh tim dokter spesialis yang tepat.

Kondisi ini tidak hanya berpengaruh pada estetika semata, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi dasar bayi, seperti kemampuan menyusu, menelan, hingga perkembangan bicaranya di kemudian hari. Oleh karena itu, deteksi dini dan pemahaman mengenai langkah penanganan yang tepat sangat krusial untuk memastikan tumbuh kembang Si Kecil tetap optimal tanpa hambatan yang berarti.

Nah, jika kamu mendapati kondisi serupa pada Si Kecil, sangat disarankan untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis awal yang akurat sebelum dilakukan tindakan medis lebih lanjut.

Mengenal Kondisi Lidah Terbelah pada Bayi

Lidah adalah organ otot yang sangat kompleks. Secara embriologis, lidah terbentuk dari beberapa tonjolan di dasar mulut janin. Sekitar minggu keempat hingga kedelapan kehamilan, bagian-bagian ini seharusnya menyatu dengan sempurna di garis tengah. Jika terjadi gangguan pada proses fusi ini, maka celah akan terbentuk, menghasilkan apa yang kita sebut sebagai lidah terbelah.

Penting untuk membedakan antara lidah terbelah (bifid tongue) dengan tongue-tie (ankyloglossia). Pada tongue-tie, lidah bayi sulit bergerak karena jaringan di bawah lidah (frenulum) terlalu pendek. Sedangkan pada lidah terbelah, struktur fisik lidahnya sendiri yang memiliki celah. Terkadang, lidah terbelah juga ditemukan bersamaan dengan kondisi celah langit-langit (cleft palate) atau kelainan pada area orofasial lainnya.

Apa Penyebab Lidah Bayi Terbelah?

Hingga saat ini, penyebab pasti dari lidah terbelah masih terus diteliti, namun para ahli medis sepakat bahwa faktor genetika dan lingkungan berperan besar selama masa kehamilan trimester pertama. Berikut adalah beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan kondisi ini:

1. Sindrom Genetik

Lidah terbelah jarang terjadi sebagai kondisi tunggal yang berdiri sendiri. Seringkali, ini merupakan bagian dari sindrom yang lebih luas, seperti Orofacial-Digital Syndrome (OFDS) tipe I, Sindrom Mohr (OFDS tipe II), atau Sindrom Robinow. Dalam kasus sindromik, biasanya terdapat kelainan lain pada jari tangan, kaki, atau struktur wajah.

2. Gangguan Perkembangan Embrio

Adanya hambatan pada migrasi sel-sel mesenkim selama perkembangan janin dapat menyebabkan kegagalan penyatuan lateral lidah. Faktor-faktor seperti paparan zat teratogenik (obat-obatan tertentu, alkohol, atau infeksi virus) pada ibu hamil di awal trimester pertama diduga dapat memicu gangguan ini.

3. Defisiensi Nutrisi Spesifik

Meskipun belum terbukti secara mutlak sebagai penyebab utama lidah terbelah, kekurangan asam folat dan vitamin B kompleks selama kehamilan diketahui meningkatkan risiko kelainan celah secara umum pada area wajah dan mulut janin.

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai
  1. Riwayat keluarga dengan kelainan orofasial (celah bibir atau langit-langit).
  2. Konsumsi obat-obatan tanpa pengawasan dokter selama masa kehamilan awal.
  3. Paparan asap rokok dan polutan lingkungan yang tinggi saat hamil.

Dampak Lidah Terbelah pada Pertumbuhan Si Kecil

Kondisi lidah yang tidak sempurna tentu akan memengaruhi kualitas hidup bayi jika tidak segera ditangani. Berikut adalah beberapa dampak yang mungkin terjadi:

1. Kesulitan Menyusu dan Makan

Bayi menggunakan lidahnya untuk menciptakan tekanan negatif saat menyusu di puting ibu atau botol. Celah pada lidah dapat menyebabkan kebocoran udara, sehingga bayi cepat lelah, sering tersedak, atau tidak mendapatkan ASI yang cukup. Hal ini berisiko menyebabkan berat badan bayi sulit naik.

2. Gangguan Artikulasi Bicara

Lidah memegang peranan vital dalam pembentukan bunyi huruf konsonan tertentu seperti ‘t’, ‘d’, ‘l’, ‘n’, dan ‘s’. Anak dengan lidah terbelah mungkin akan mengalami kesulitan dalam artikulasi yang jelas, sehingga membutuhkan terapi wicara setelah tindakan koreksi bedah.

3. Masalah Kebersihan Mulut

Sisa makanan atau susu dapat terjebak di dalam celah lidah. Jika tidak dibersihkan dengan teliti, ini bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang memicu bau mulut (halitosis) atau infeksi jamur (candidiasis oral) pada bayi.

Kapan Bunda Harus Menghubungi Dokter?

Jika kamu melihat ujung lidah bayi tampak tidak rata atau terbagi menjadi dua bagian, langkah pertama adalah melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis anak atau dokter spesialis bedah mulut. Diagnosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik sederhana segera setelah bayi lahir.

Tindakan medis yang umum dilakukan adalah prosedur pembedahan yang disebut glosoplasty atau tongue repair. Operasi ini bertujuan untuk menyatukan kembali otot-otot lidah agar fungsinya kembali normal. Waktu terbaik untuk operasi biasanya ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan dan kondisi kesehatan umum bayi, namun seringkali disarankan dilakukan sebelum anak memasuki usia belajar bicara yang intensif.

Untuk mendukung kesehatan mulut bayi secara umum dan menjaga daya tahan tubuhnya, Bunda bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk seperti vitamin tetes bayi atau pembersih gusi yang direkomendasikan dokter.

Studi Mengenai Kondisi Bifid Tongue

Journal of Clinical and Diagnostic Research menerbitkan studi di tahun 2015 yang menjelaskan bahwa lidah terbelah (bifid tongue) adalah anomali langka yang sering kali dikaitkan dengan sindrom orofasial-digital.

Studi tersebut menekankan pentingnya pemeriksaan multidisiplin yang melibatkan dokter bedah plastik, bedah mulut, dan ahli genetika. Penanganan bedah dini tidak hanya memperbaiki fungsi fungsional seperti menelan dan bicara, tetapi juga memberikan hasil psikologis yang lebih baik bagi anak saat mereka tumbuh besar dan bersosialisasi.

Khawatir dengan Kondisi Lidah Si Kecil? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada Si Kecil, tapi bingung harus mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Apabila kondisi lidah Si Kecil disertai dengan demam, sulit makan yang ekstrem, atau kelainan di bagian tubuh lain, jangan menunda untuk mendapatkan bantuan profesional. Penanganan yang cepat dan tepat adalah kunci utama kesembuhan.

Kamu bisa mendapatkan kebutuhan kesehatan untuk bayi dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Congenital Anomalies of the Tongue.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2026. Bifid Tongue: A Rare Entity.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Orofacial-Digital Syndrome.
Journal of Pediatric Surgery. Diakses pada 2026. Surgical Management of Cleft Tongue in Infants.

FAQ

1. Apakah lidah bayi terbelah bisa sembuh sendiri?

Tidak, kondisi lidah terbelah merupakan kelainan struktur fisik yang membutuhkan tindakan medis berupa pembedahan untuk menyatukannya kembali. Jaringan otot lidah tidak akan menyatu secara alami tanpa intervensi bedah.

2. Apakah operasi lidah terbelah pada bayi berbahaya?

Setiap operasi memiliki risiko, namun prosedur perbaikan lidah umumnya dianggap aman dan rutin dilakukan oleh dokter spesialis bedah mulut atau bedah plastik. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum tindakan dilakukan.

3. Apakah anak dengan lidah terbelah pasti akan mengalami gangguan bicara?

Berisiko tinggi, namun tidak selalu “pasti” permanen. Jika dilakukan operasi koreksi sejak dini dan diikuti dengan terapi wicara (speech therapy) yang tepat, banyak anak yang dapat berbicara dengan normal dan jelas.

4. Bisakah lidah terbelah dideteksi sejak dalam kandungan?

Beberapa kasus lidah terbelah yang signifikan atau yang berkaitan dengan sindrom tertentu dapat terdeteksi melalui USG 3D atau 4D pada trimester kedua, meskipun terkadang sulit karena posisi bayi dalam rahim.