Lidah Buaya Efektif untuk Menyembuhkan Luka Bakar, Benarkah?

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   13 November 2020
Lidah Buaya Efektif untuk Menyembuhkan Luka Bakar, Benarkah?Lidah Buaya Efektif untuk Menyembuhkan Luka Bakar, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Dilihat dari tingkat keparahannya, luka bakar terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu ringan, sedang, dan berat. Pengobatan yang dilakukan pada luka bakar bergantung pada tingkat keparahannya. Luka bakar dengan tingkatan sedang dan berat harus segera mendapatkan penanganan medis. Namun, luka bakar ringan perlu penanganan medis apabila area kulit yang terbakar terbilang luas.

Umumnya, luka bakar yang sifatnya ringan hanya merusak kulit bagian luar atau lapisan epidermis. Oleh karena itu, jika area yang terbakar tidak luas, kamu bisa mengobatinya dengan obat alami di rumah. Salah satunya adalah lidah buaya. Ya, kegunaan lidah buaya sebagai obat alami untuk luka memang sudah tidak diragukan lagi. 

Lidah Buaya sebagai Obat Luka Bakar

Tanaman ini membantu meningkatkan terbentuknya keratinosit sekaligus meningkatkan rangsangan migrasi pada sel kulit. Keratinosit sendiri adalah sel penyusun epidermis yang berfungsi mencegah keluar masuknya senyawa kimia asing. Tidak hanya itu, lidah buaya juga memiliki kandungan senyawa glukomanan.

Baca juga: Begini Perawatan yang Tepat Ketika Alami Luka Bakar

Senyawa glukomanan membantu mendorong terjadinya regenerasi sel dan terbentuknya kolagen, yaitu sejenis protein yang bisa membantu mempercepat sembuhnya luka. Studi yang diterbitkan dalam jurnal Wounds menyebutkan, lidah buaya memiliki efek antivirus, antiperadangan, dan antiseptik yang diyakini mampu menyembuhkan luka. 

Jika kamu ingin menggunakan lidah buaya sebagai obat alami untuk mengatasi luka bakar, sebaiknya langsung oleskan gel dari daging lidah buaya pada area kulit yang mengalami luka bakar. 

Namun, jika kamu menggunakan produk perawatan kulit, pastikan produk tersebut memiliki kandungan lidah buaya yang tinggi. Pun, sebaiknya hindari menggunakan produk yang mengandung tambahan, seperti parfum atau pewarna karena bisa membuat kulit rentan mengalami iritasi dan terasa perih. 

Baca juga: Pernah Mengalami Luka Bakar Perlu Divaksin Tetanus, Benarkah?

Bahan Alami Lain sebagai Obat Luka Bakar

Ternyata, selain lidah buaya, masih ada lagi obat alami untuk mengatasi luka bakar lain yang bisa dengan mudah kamu temukan di rumah, di antaranya:

  • Madu, tidak jauh berbeda dengan lidah buaya, madu memiliki kandungan antijamur, antibakteri, dan antiperadangan, sehingga sering dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi luka bakar. 
  • Air sejuk mengalir menjadi pertolongan pertama untuk luka bakar. Segera basuh area kulit yang terluka dengan air mengalir selama sekitar 15 hingga 20 menit hingga rasa perih perlahan berkurang. Hindari membasuh area luka langsung dengan air es. Sebaliknya, gunakan kompres selama 5 hingga 15 menit. Namun, jangan terlalu sering mengompres dengan es karena bisa mengakibatkan iritasi semakin buruk. 

Pengobatan Luka Bakar yang Perlu Dihindari

Apabila kamu ingin menggunakan produk salep guna mengobati luka bakar, kamu sebaiknya bertanya dulu pada dokter apakah obat yang hendak digunakan memang bisa meringankan luka bakar. Gunakan aplikasi Halodoc untuk tanya jawab dengan dokter atau membeli obat tanpa perlu ke apotek. 

Baca juga: Pertolongan Pertama Luka Bakar pada Anak yang Perlu Diketahui

Namun, hindari mengobati luka bakar dengan cara mengoleskan pasta gigi, karena bisa memicu terjadinya infeksi. Pun, hindari menggunakan minyak, termasuk minyak kelapa, zaitun, bahkan minyak goreng. Pasalnya, minyak bersifat menahan panas dan justru membuat kulit semakin terbakar. Jika terdapat gelembung, jangan memecahnya karena bisa mengakibatkan luka mengalami infeksi.

Meski bisa ditangani dengan perawatan dan obat rumahan, tetapi apabila luka bakar yang kamu alami tidak kunjung membaik hingga kurun waktu satu minggu, terdapat lepuhan besar, keluar cairan dari luka, hingga terjadi tanda infeksi, segera periksakan kondisimu ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.



Referensi: 
Teplicki, Eric, et al. 2018. Diakses pada 2020. The Effects of Aloe Vera on Wound Healing in Cell Proliferation, Migration, and Viability. Wounds 30(9): 263-268.
Healthline. Diakses pada 2020. Home Remedies for Burns.

Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan