Ad Placeholder Image

Lidah Pendek: Susah Bicara atau Menyusu? Atasi di Sini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   13 Maret 2026

Lidah Pendek? Atasi Sulit Menyusu dan Bicara, Cek Caranya

Lidah Pendek: Susah Bicara atau Menyusu? Atasi di Sini!Lidah Pendek: Susah Bicara atau Menyusu? Atasi di Sini!

Apa Itu Lidah Pendek (Ankyloglossia)?

Lidah pendek, atau dikenal secara medis sebagai ankyloglossia, adalah kelainan bawaan sejak lahir di mana pita jaringan tipis yang menghubungkan bagian bawah lidah ke dasar mulut (disebut frenulum lingual) terlalu pendek, kaku, atau tebal. Kondisi ini menyebabkan gerakan lidah menjadi terbatas, karena frenulum yang kaku menghalangi lidah untuk bergerak bebas. Keterbatasan ini dapat memengaruhi berbagai fungsi, mulai dari proses menyusui pada bayi hingga kemampuan berbicara dan menelan pada anak-anak serta orang dewasa.

Gejala Lidah Pendek: Membedakan pada Bayi, Anak, dan Dewasa

Gejala lidah pendek sangat bervariasi tergantung pada usia penderita dan tingkat keparahan kondisi. Penting untuk mengenali tanda-tandanya agar penanganan dapat diberikan secepat mungkin.

  • Gejala pada Bayi
    Pada bayi, lidah pendek seringkali terdeteksi karena kesulitan dalam proses menyusui. Gejala yang umum meliputi kesulitan bayi menempel pada puting ibu secara mendalam atau perlekatan dangkal, sering lepas saat menyusu, dan asupan ASI yang kurang maksimal. Bayi mungkin juga tampak gelisah saat menyusu, sering tersedak atau gumoh, serta mengalami pertambahan berat badan yang lambat. Ibu yang menyusui bayi dengan lidah pendek sering merasakan nyeri pada puting.
  • Gejala pada Anak dan Dewasa
    Pada anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, gejala lidah pendek lebih sering berkaitan dengan kemampuan bicara dan aktivitas mulut lainnya. Penderita mungkin mengalami kesulitan menjulurkan lidah melewati bibir bawah, menjilat es krim atau bibir, serta kesulitan menggerakkan lidah ke samping. Gangguan bicara sering terjadi, terutama dalam melafalkan huruf konsonan tertentu seperti “t”, “d”, “z”, “s”, “n”, “l”, dan “r”. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kesulitan dalam membersihkan sisa makanan di mulut dengan lidah.

Penyebab Lidah Pendek

Ankyloglossia atau lidah pendek merupakan kelainan kongenital, yang berarti sudah ada sejak lahir. Kondisi ini terjadi ketika frenulum lingual, yaitu jaringan yang seharusnya terpisah atau menipis sebelum kelahiran, tetap terlalu pendek dan tebal. Dalam banyak kasus, lidah pendek memiliki komponen genetik dan cenderung diturunkan dalam keluarga. Namun, penyebab pasti mengapa frenulum tidak berkembang sebagaimana mestinya masih belum sepenuhnya dipahami.

Diagnosis Lidah Pendek

Diagnosis lidah pendek umumnya dilakukan melalui pemeriksaan fisik, terutama pada bayi baru lahir. Dokter atau konsultan laktasi dapat memeriksa bentuk dan fungsi frenulum lingual dengan melihat dan merasakan di bawah lidah bayi. Mereka akan menilai sejauh mana lidah dapat bergerak dan apakah ada batasan yang signifikan. Pada anak-anak yang lebih besar atau dewasa, diagnosis juga melibatkan evaluasi kemampuan bicara dan gerakan lidah.

Pengobatan Lidah Pendek

Penanganan lidah pendek didasarkan pada tingkat keparahan gejala dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Jika lidah pendek tidak menyebabkan masalah yang signifikan, beberapa kasus ringan dapat membaik dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Namun, jika kondisi ini mengganggu proses menyusui, perkembangan bicara, atau kualitas hidup lainnya, tindakan medis mungkin diperlukan.

Prosedur utama untuk mengatasi lidah pendek adalah **frenotomy**. Frenotomy adalah prosedur medis sederhana, cepat, dan aman yang melibatkan pengguntingan frenulum lingual yang kaku untuk membebaskan gerakan lidah. Prosedur ini dapat dilakukan dengan anestesi lokal dan seringkali memberikan hasil yang instan, terutama pada bayi yang kesulitan menyusui. Dalam beberapa kasus, terutama pada anak yang lebih besar atau jika frenulum sangat tebal, mungkin diperlukan prosedur yang lebih kompleks yang disebut frenuloplasty.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Jika terdapat kekhawatiran mengenai lidah pendek pada bayi, anak, atau bahkan diri sendiri, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Segera cari bantuan medis jika kondisi ini menyebabkan masalah serius seperti:

  • Kesulitan menyusu yang signifikan, menyebabkan penurunan berat badan pada bayi.
  • Nyeri puting yang parah dan berkelanjutan pada ibu menyusui.
  • Gangguan bicara yang jelas, terutama kesulitan melafalkan konsonan.
  • Kesulitan dalam melakukan aktivitas mulut dasar seperti menjilat atau menelan.

Pemeriksaan dini dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Kesimpulan

Lidah pendek atau ankyloglossia adalah kondisi kongenital yang dapat memengaruhi fungsi lidah, mulai dari menyusu pada bayi hingga bicara pada anak dan dewasa. Pengenalan gejala dan diagnosis dini sangat penting untuk menentukan penanganan yang tepat. Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala lidah pendek yang mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau dokter umum. Melalui aplikasi Halodoc, Anda dapat dengan mudah mencari informasi lebih lanjut, melakukan janji temu dengan dokter spesialis, atau bahkan melakukan konsultasi daring untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya.